Internasional

RI-Australia Teken Traktat Bisa Saling Bantu Hadapi Musuh, Mirip NATO?

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 12 November 2025 17:37 WIB
RI-Australia Teken Traktat Bisa Saling Bantu Hadapi Musuh, Mirip NATO?
NEWSREAL.ID - DI ATAS KAPAL: Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto di atas kapal perang HMAS Canberra di Sydney, Australia, Rabu (12/11). (Foto: Setpres)

NEWSREAL.ID, SYDNEY- Indonesia dan Australia berencana menyepakati traktat kerja sama keamanan dan pertahanan bersama yang dapat membuat kedua negara saling bantu jika ada salah satu yang merasa terancam keamanannya oleh musuh.

Kesepakatan traktat ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto di atas kapal perang HMAS Canberra di Sydney, Australia, Rabu (12/11).

“Hari ini saya berdiri di samping sahabat saya, Presiden Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk menyampaikan pengumuman yang bersejarah,” kata Albanese dalam pernyataan resmi yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dia lalu berujar, “Pemerintah Australia dan Indonesia baru saja menyelesaikan negosiasi substansial mengenai perjanjian bilateral baru tentang keamanan bersama.”

Albanese mengatakan traktat keamanan ini menggambarkan era baru kemitraan Australia-Indonesia, terutama dalam kerja sama keamanan dan pertahanan.

Sang PM menuturkan traktat ini akan menjadikan Indonesia dan Australia rutin berkonsultasi terkait isu keamanan yang menjadi perhatian “on daily basis” dalam tingkat kementerian bahkan pemimpin negara.

Traktat tersebut, kata Albanese, merupakan pengakuan kedua negara bahwa cara terbaik mengamankan perdamaian dan stabilitas adalah dengan bertindak bersama. Perjanjian itu juga menandai era baru dalam hubungan Australia-Indonesia.

“Dan jika keamanan salah satu atau kedua negara terancam, untuk berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah-langkah apa yang dapat diambil, baik secara individu maupun bersama-sama, untuk menghadapi ancaman tersebut,” ucap Albanese.

Kesepakatan itu sebagian besar berdasarkan perjanjian keamanan yang ditandatangani pemerintahan Paul Keating dan Soeharto pada 30 tahun lalu.

Perjanjian Lombok

Albanese mengatakan perjanjian ini juga akan dibangun berdasarkan Perjanjian Lombok 2006 (Lombok Treaty) yang menegaskan kembali integritas dan kedaulatan wilayah Indonesia.

“Traktat ini sebenarnya didasari oleh perjanjian keamanan yang diteken PM Keating dan Presiden Soeharto 30 tahun lalu. Ini juga dibangun dari kerja sama keamanan yang disepakati kedua negara tahun lalu,” ucap Albanese.

Jika dilihat sekilas, traktat keamanan ini mirip dengan skema aliansi NATO di Eropa, di mana serangan atau ancaman terhadap suatu negara dianggap serangan dan ancaman terhadap seluruh negara anggota.

Dengan begitu, NATO bisa mengerahkan seluruh kekuatan militer negara anggota untuk membantu negara yang tengah menghadapi serangan musuh. Meski begitu, belum jelas bagaimana pelaksanaan traktat keamanan ini ke depannya.

Sementara itu, Prabowo juga menyambut baik kesepakatan traktat keamanan RI-Australia ini. “Kami telah berdiskusi dengan sangat baik, dan saya rasa, kami telah mencapai kesepakatan penting, sebuah perjanjian penting antara Australia dan Indonesia, yang berkomitmen untuk bekerja sama erat di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar dia.

Prabowo menyinggung bahwa negara tidak bisa memilih siapa negara tetangganya. Karena itu, menurutnya, Indonesia dan Australia harus saling bekerja sama untuk melengkapi, terutama dalam bidang kerja sama pertahanan dan keamanan untuk menjaga stabilitas di kawasan.

“Determinasi kami adalah menjaga hubungan terbaik untuk menjamin keamanan bagi kedua negara. Saya rasa, pada dasarnya, itulah tujuannya. Saya telah berulang kali menekankan bahwa kita tidak dapat memilih tetangga kita, terutama negara-negara seperti kita,” ujar Prabowo.

“Adalah nasib kita untuk menjadi tetangga langsung. Jadi mari kita hadapi nasib kita dengan tujuan terbaik. Saya percaya dengan good neighbour policy,” paparnya menambahkan. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment