
NEWSREAL.ID, KARACHI- Hubungan Indonesia dan Pakistan kembali diperkuat lewat pertemuan tingkat tinggi. Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti bertemu dengan Ibu Negara Pakistan sekaligus Anggota Majelis Nasional (MNA) Aseefa Bhutto Zardari untuk membahas perluasan kerja sama bilateral lintas sektor, mulai dari perdagangan hingga isu perubahan iklim.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Bilawal, Karachi, Pakistan, Sabtu (10/1/2026), dan menjadi tindak lanjut dari kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Pakistan pada 8-9 Desember 2025.
Dalam pertemuan itu, Wamendag Roro mendorong peningkatan status kerja sama perdagangan Indonesia-Pakistan dari Indonesia-Pakistan Preferential Trade Agreement (IP-PTA) menjadi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang ditargetkan terealisasi pada 2027.
“Saya berharap peningkatan kerja sama dari IP-PTA menuju CEPA akan memberikan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha serta membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Pakistan,” ujar Roro Esti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, (11/1/2026).
Selain perdagangan, kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang strategis, antara lain pemberdayaan perempuan, ketahanan iklim, kesejahteraan sosial, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan hubungan antarmasyarakat atau people-to-people ties.
Kedatangan Wamendag Roro disambut hangat oleh Aseefa Bhutto Zardari. Dalam pertemuan tersebut, Aseefa sempat menyinggung adanya keterkaitan leluhur Wamendag dengan Pakistan, yang menurutnya membuat dialog berlangsung lebih akrab dan bermakna dalam konteks hubungan bilateral kedua negara.
Simpati Pakitan
Aseefa Bhutto juga menyampaikan simpati dan duka cita atas bencana banjir dan tanah longsor yang baru-baru ini melanda Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Sumatera.
Menanggapi hal tersebut, Roro Esti menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Pakistan selama ini dibangun di atas nilai persahabatan, solidaritas, serta komitmen bersama untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Indonesia dan Pakistan memiliki banyak kesamaan nilai, terutama dalam memperjuangkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan juga menyoroti tantangan perubahan iklim ekstrem yang belakangan semakin dirasakan secara global. Roro Esti menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk mempelajari pengalaman Provinsi Sindh dalam membangun perumahan tangguh iklim dalam skala besar, khususnya setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 2022.
Ia menilai kebijakan kepemilikan rumah atas nama perempuan kepala keluarga sebagai langkah progresif yang sejalan dengan agenda pemberdayaan perempuan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Provinsi Sindh ini sangat inspiratif. Membangun hunian yang tangguh terhadap iklim sekaligus memastikan kepemilikan rumah atas nama perempuan adalah langkah nyata dari pemerintah terhadap perempuan,” kata Roro.
Di bidang ekonomi, Wamendag Roro juga menyoroti peluang penguatan kerja sama, termasuk di sektor produksi minyak nabati (edible oil), investasi, pengembangan rantai nilai, serta ketahanan pangan.
“Kami melihat potensi besar untuk memperluas kolaborasi ekonomi kedua negara, tidak hanya dalam perdagangan, tetapi juga investasi dan penguatan rantai nilai yang mendukung ketahanan pangan jangka panjang,” jelasnya.
Sementara itu, Aseefa Bhutto menyambut baik kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial, khususnya bagi perempuan dan anak.
Ia juga mencatat bahwa Pakistan memiliki tujuan serupa melalui program unggulan Benazir Income Support Programme, yang menjadi instrumen utama perlindungan sosial di negara tersebut. (tb)
Garuda Indonesia Tekor Rp5,4 Triliun Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Maskapai pelat merah Garuda Indonesia kembali mencatat kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar 319,39 juta dollar AS atau setara...
BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih Bertahan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak luas ke kawasan Asia Tenggara. Sejumlah negara kompak menaikkan harga bahan bakar...
Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi
NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...
Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...
Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...
Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...
Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...
Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...
Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...
Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...
ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...
Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

