
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Setelah melewati tahun 2025 yang penuh dinamika, sektor properti nasional tak kehilangan optimisme. Memasuki 2026, sejumlah subsektor diprediksi tetap tumbuh, dengan pergudangan dan industri menjadi motor utama pergerakan pasar.
Knight Frank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan properti tahun depan masih akan meningkat di beberapa sektor strategis. Optimisme ini tercermin dari daya tahan pasar yang tetap solid di tengah pasokan yang melimpah.
“Setelah menghadapi dinamika pasar sepanjang 2025, sektor properti nasional optimistis memasuki 2026 dengan outlook yang lebih konstruktif,” ujar Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip, dalam media gathering di Jakarta, Jumat, (23/1/2026).
Menurutnya, resiliensi pasar terlihat dari meningkatnya penetrasi green office buildings, transformasi sektor ritel yang mampu mendorong trafik konsumen, serta ekspansi subsektor pergudangan yang kian mengukuhkan diri sebagai growth engine properti nasional.
Pada akhir 2025, Knight Frank Indonesia juga menggelar Property Outlook Survey untuk memetakan pandangan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan properti di 2026. Survei ini menjadi indikator penting dalam membaca pergerakan pasar di tengah laju perekonomian nasional yang cukup agresif.
Fase Transisi
Tahun 2026 diproyeksikan menjadi fase transisi penting bagi sektor properti, ditandai dengan perubahan pola permintaan, penguatan tren keberlanjutan lingkungan, serta fokus pada ketahanan jangka panjang.
Hasil survei menunjukkan pertumbuhan properti diperkirakan tetap berlanjut dan meningkat di beberapa subsektor. Meski begitu, mayoritas responden atau sekitar 61 persen menilai pertumbuhan investasi properti akan bergerak secara moderat.
Para pemangku kepentingan, mulai dari konsultan, pengembang, perbankan, akademisi, hingga investor menyebut subsektor industri dan pergudangan masih akan menjadi penopang utama pertumbuhan.
Sementara dari sisi pengembang, tren positif juga diprediksi merambah subsektor lain seperti hotel dan apartemen sewa, seiring meningkatnya kebutuhan hunian fleksibel dan sektor pariwisata.
Selain itu, sektor gaya hidup (lifestyle), e-commerce, energi terbarukan, pariwisata, serta makanan dan minuman dinilai memiliki daya ungkit positif terhadap kinerja properti sepanjang 2026.
Meski prospeknya menjanjikan, para pelaku industri tetap mengingatkan sejumlah tantangan yang membayangi, mulai dari pelemahan daya beli, tingginya harga tanah, hingga tekanan inflasi yang berpotensi menahan laju pertumbuhan properti tahun depan. (tb)
Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco
JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...
Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI
JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...
KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...
Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...
Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...
Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...