Nasional

Nusron Temui Prabowo, Alih Fungsi Lahan Bikin 554 Ribu Hektare Sawah Menyusut

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 29 Januari 2026 10:07 WIB
Nusron Temui Prabowo, Alih Fungsi Lahan Bikin 554 Ribu Hektare Sawah Menyusut
NEWSREAL.ID - MEMBAJAK SAWAH: Seorang petani di Kabupaten Pekalongan tengah membajak sawah. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan perumahan terus menggerus luas sawah nasional. Dalam kurun lima tahun terakhir, Indonesia tercatat kehilangan sekitar 554 ribu hektare sawah. Data tersebut disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kepada Presiden Prabowo Subianto.

Laporan itu disampaikan Nusron usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1) malam. Ia menyebut penyusutan lahan sawah terjadi sepanjang periode 2019 hingga 2024 dan berlangsung hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Dari tahun 2019 sampai 2024, sawah-sawah di Indonesia itu hilang, berubah menjadi kawasan industri maupun perumahan, sekitar 554 ribu hektare,” ujar Nusron kepada wartawan.

Menurut Nusron, kondisi tersebut berpotensi mengancam ketahanan pangan nasional jika tidak segera ditangani. Padahal, dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030, pemerintah telah menetapkan bahwa lahan sawah yang masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) minimal harus mencapai 87 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS).

Revisi RTRW

Namun, realisasi di daerah masih jauh dari ketentuan tersebut. Nusron mengungkapkan, baru 64 kabupaten yang dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW)-nya menetapkan LP2B di atas 87 persen dari LBS. Sementara itu, sebanyak 409 kabupaten/kota dinilai perlu segera melakukan revisi RTRW.

“LP2B ini adalah lahan sawah yang harus diproteksi dan tidak boleh dialihfungsikan menjadi apa pun. Minimal 87 persen dari total LBS,” tegasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan evaluasi, rata-rata LP2B yang tercantum dalam RTRW provinsi maupun kabupaten/kota masih berada di kisaran 67,8 persen. Bahkan, jika mengacu pada RTRW tingkat kabupaten, angka tersebut hanya sekitar 41 persen.

“Kondisi ini sudah bisa dikatakan darurat RTRW untuk kepentingan ketahanan pangan. Karena itu, perlu segera dilakukan revisi RTRW,” ujar Nusron.

Sebagai langkah konkret, Kementerian ATR/BPN akan melakukan pengetatan kebijakan tata ruang. Bagi daerah yang belum menetapkan LP2B minimal 87 persen dalam RTRW, seluruh Lahan Baku Sawah akan dianggap sebagai LP2B dan tidak boleh dialihfungsikan hingga ada penetapan yang jelas.

“Sampai daerah menentukan mana yang LP2B dan mana yang bukan, semua sawahnya kami anggap LP2B,” katanya.

Sementara itu, bagi daerah yang telah menetapkan LP2B 87 persen namun belum terpenuhi, pemerintah meminta revisi RTRW dilakukan paling lambat dalam enam bulan ke depan. Langkah ini diharapkan dapat menghentikan laju alih fungsi lahan dan menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. (tebe)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...