
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Polemik penunjukan pelaksana pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta kian memanas. Pihak SISKS Pakubuwana (PB) XIV Purbaya resmi melayangkan surat keberatan atas terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan yang menunjuk KGPA Tedjowulan sebagai Pelaksana Pelestarian dan Pemanfaatan Keraton Solo. Jika tak direspons, gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) disiapkan.
Kuasa hukum PB XIV Purbaya, Billy Suryowibowo, mengatakan keberatan tersebut ditujukan terhadap SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 serta SK Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Nomor 21/L/KB.09.06.2026.
“Kami sudah menyampaikan surat keberatan. Ini sekaligus menjadi jawaban resmi kami atas terbitnya SK tersebut,” kata Billy saat jumpa pers di Talang Paten, Kompleks Keraton Surakarta, Minggu (18/1/2026). Billy menilai penerbitan dua SK tersebut dilakukan tanpa transparansi dan tanpa melibatkan pihak PB XIV Purbaya.
Menurutnya, hal itu bertentangan dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. “Penerbitan dua SK ini secara nyata bertentangan dengan aturan hukum yang berlaku,” tegasnya. Dalam SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026, KGPA Tedjowulan ditunjuk sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Tidak Sah
Sementara GKR Koes Murtiyah Wandansari (Gusti Moeng) disebut sebagai Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta. Namun, pihak PB XIV Purbaya menilai jabatan KGPA Tedjowulan dan Gusti Moeng sudah tidak sah secara adat maupun hukum negara, karena keduanya diangkat oleh PB XIII Hangabehi yang wafat pada awal November 2025.
“Secara hukum negara dan paugeran Keraton Surakarta, masa jabatan KGPA Tedjowulan dan GKR Wandansari telah berakhir seiring mangkatnya PB XIII,” ujar Billy. Dalam surat keberatan itu, pihak PB XIV Purbaya secara tegas meminta Menteri Kebudayaan Fadli Zon mencabut dan membatalkan kedua SK tersebut.
“Jika dalam waktu 90 hari tidak ada tanggapan atau perubahan, maka kami anggap sebagai tindakan melawan hukum dan akan kami gugat melalui PTUN,” katanya.
Sementara itu, GKR Panembahan Timoer Rumbai, Pengageng Sasana Wilapa versi PB XIV Purbaya, turut angkat bicara terkait insiden adu mulut yang terjadi di hadapan Fadli Zon saat penyerahan SK di Keraton Surakarta. Timoer mengaku sengaja menyela acara tersebut karena merasa keluarga besar PB XIII dan PB XII tidak dihargai dan tidak dilibatkan.
“Kami seperti tidak diorangkan. Tidak diundang, tidak diajak bicara, padahal kami keluarga besar keraton,” kata Timoer. Ia menegaskan bahwa Keraton Surakarta saat ini telah memiliki raja yang sah, yakni PB XIV Purbaya, berdasarkan wasiat mendiang PB XIII Hangabehi dan penetapan sebagai Putra Mahkota sejak 2022. Timoer juga menyayangkan acara penyerahan SK yang digelar tanpa seizin pihaknya. “Kami ini tuan rumah, tapi tidak diberitahu dan tidak memberikan izin,” ujarnya.
Senada, kuasa hukum PB XIV Purbaya menyesalkan langkah Kementerian Kebudayaan yang menggelar kegiatan di Keraton Surakarta tanpa koordinasi. “Ini Keraton, ada Sinuhun Raja dan Permaisuri. Tapi kami tidak tahu-menahu. Tidak ada kula nuwun, tidak ada komunikasi. Menurut kami, ini tidak pantas,” pungkas Billy. (tb)
Lapas Purwodadi Siapkan Layanan Kunjungan Tahanan Online
NEWSREAL.ID, PURWODADI- Urusan menjenguk tahanan di Lapas Purwodadi ke depan bakal lebih praktis. Nggak perlu lagi ribet antre lama, karena pendaftarannya dirancang bisa lewat sistem...
Jelang Lebaran, Pemkot Semarang Siapkan 240 Operasi Pasar
NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemerintah Kota Semarang memperkuat intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui program Gerakan Pangan...
Semarang Diterjang Hujan Angin, 86 Pohon Tumbang Dievakuasi dalam Semalam
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Semarang pada Rabu (4/3/2026) sore memicu puluhan pohon tumbang di berbagai ruas jalan. Pemerintah Kota Semarang...
Jateng Siapkan Giant Sea Wall 274,7 Kilometer di Pantura, Terpanjang di Jawa
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah diproyeksikan mencapai 274,7 kilometer. Proyek tersebut disebut menjadi...
Pemprov Jateng Aktifkan Posko THR Idulfitri 2026
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengaktifkan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) guna memastikan hak pekerja terpenuhi menjelang Idulfitri 2026. Pengawasan ini ditujukan untuk melindungi...
Intervensi Harga, Pemkot Siapkan Pasar Murah Keliling
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperketat pengawasan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting). Langkah tersebut...
Pemkot Semarang Siapkan Ekspansi Bus Listrik, Medan Tanjakan hingga Banjir Jadi Fokus
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana memperluas operasional bus listrik sebagai bagian dari penguatan transportasi publik yang dikelola BLU Trans Semarang. Kebijakan tersebut menjadi...
Jalan Nasional di Jateng Siap Sambut 17,7 Juta Pemudik
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kabar baik buat para pemudik. Pemerintah memastikan jalan nasional di Jawa Tengah dalam kondisi siap tempur jelang Lebaran 2026. Tingkat kemantapan jalan nasional...
Ekspedisi Ramadan PTPN I di Semarang, Perkuat Sinergi dan Integritas di Bulan Suci
NEWSREAL.ID, SEMARANG- PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) menggelar kegiatan Ekspedisi Ramadan 1447 H/2026 di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/2/206). Kegiatan ini menjadi bagian dari...
Perkuat Regulasi, Kakanwil Kemenkum Jateng Lantik Tujuh Pejabat Fungsional
NEWSREAL.ID, SEMARANG– Penguatan kualitas regulasi dan tata kelola arsip di Jawa Tengah makin digeber. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah resmi melantik tujuh...
Tedjowulan Minta BPK Audit Keuangan Keraton Solo
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pelaksana Pelindungan Keraton Surakarta, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, resmi mengajukan permohonan audit keuangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Audit tersebut diminta untuk...
Tujuh Kabupaten di Jateng Siaga Hujan Ekstrem
NEWSREAL.ID, CILACAP- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menetapkan tujuh kabupaten di Jawa Tengah dalam status siaga curah hujan tinggi pada Dasarian III Februari 2026....

