Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Tetapkan Status Darurat, Maduro Kerahkan Pertahanan Militer dan Rakyat

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 3 Januari 2026 17:42 WIB
Tetapkan Status Darurat, Maduro Kerahkan Pertahanan Militer dan Rakyat
NEWSREAL.ID - Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, CARACAS- Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengerahkan mobilisasi besar-besaran pertahanan negara yang melibatkan militer dan rakyat sipil, menyusul serangkaian serangan yang mengguncang ibu kota Caracas pada Sabtu (3/1/2026) pagi waktu setempat.

Pemerintah Venezuela menuding Amerika Serikat (AS) berada di balik serangan tersebut dan langsung menetapkan keadaan darurat nasional. Mengutip laporan AFP, CNN, serta sejumlah media arus utama di Amerika Serikat, serangan yang memicu ledakan di beberapa fasilitas strategis di Caracas diduga melibatkan militer AS.

Namun hingga Sabtu, (3/1/2026) sore, Gedung Putih maupun Departemen Pertahanan AS (Pentagon) belum menyampaikan pernyataan resmi. Sejumlah media AS, seperti CBS News dan Fox News melaporkan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi keterlibatan militer AS dalam serangan tersebut.

Menanggapi situasi itu, Maduro secara resmi menetapkan keadaan darurat setelah ledakan terjadi di sejumlah titik di ibu kota. Pemerintah Venezuela menyatakan serangan tersebut sebagai bentuk agresi militer terhadap kedaulatan negara.

“Republik Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan komunitas internasional atas agresi militer berat yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah Venezuela dan penduduknya di Caracas,” demikian pernyataan resmi pemerintah Venezuela yang dikutip dari kantor berita nasional AVN.

Siaga Penuh

Maduro juga memerintahkan Komando Pertahanan Komprehensif Venezuela serta seluruh lembaga pemerintahan di tingkat negara bagian untuk bersiaga penuh dan terlibat langsung dalam upaya pembelaan negara. Selain itu, pemerintah menyerukan mobilisasi rakyat sebagai bagian dari pertahanan semesta untuk menjaga kedaulatan nasional.

“Pemerintah Venezuela meminta mobilisasi populasi setelah serangan AS,” lapor AFP mengutip pernyataan otoritas setempat. Aktivasi pertahanan semesta tersebut dilakukan setelah Maduro menandatangani dekrit yang menyatakan Venezuela berada dalam kondisi “Gangguan Eksternal”.

Langkah ini membuka ruang bagi pengerahan sumber daya nasional secara menyeluruh, baik militer maupun sipil. Reuters melaporkan serangan tidak hanya terjadi di Caracas, tetapi juga meluas ke Negara Bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Sejumlah ledakan hebat dilaporkan terjadi sejak sekitar pukul 02.00 waktu setempat, dengan warga menyaksikan asap hitam membumbung di beberapa wilayah ibu kota.

The Associated Press mencatat sedikitnya tujuh ledakan beruntun terdengar, disertai suara pesawat yang terbang rendah di atas langit Caracas. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun kerusakan fasilitas akibat serangan tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara pemerintahan Maduro dan Amerika Serikat. Presiden Venezuela sebelumnya kerap menuding Washington berupaya menekan negaranya melalui ancaman politik dan kekuatan militer, terutama terkait kepentingan atas cadangan minyak besar yang dimiliki Venezuela.

Ketegangan juga dilaporkan terjadi di wilayah perairan. Pada malam Tahun Baru, militer AS disebut menyerang lima kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba, dengan korban tewas sedikitnya lima orang. Secara keseluruhan, tercatat sekitar 35 insiden serangan kapal di kawasan Karibia dan Pasifik Timur, dengan jumlah korban meninggal dilaporkan mencapai sedikitnya 115 orang, termasuk warga negara Venezuela dan Kolombia.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah pusat Venezuela maupun pihak oposisi belum merilis data resmi mengenai korban akibat ledakan, termasuk yang terjadi di sekitar pangkalan militer Fortuna. (tb)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...