
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memproyeksikan konsumsi ikan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 meningkat sekitar 10-20 persen dibandingkan bulan biasa. Lonjakan permintaan tersebut dinilai masih dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan, sehingga tidak memicu kenaikan harga yang signifikan.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menyebut kenaikan konsumsi ikan saat Ramadan merupakan pola tahunan yang dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Berdasarkan survei kami, kenaikannya sekitar 10-20 persen dari bulan biasa. Untuk kebutuhan Januari-Maret sekitar 1,94 juta ton, maka pada Ramadan dan Idulfitri diperkirakan mencapai sekitar 700 ribu ton,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
Machmud menjelaskan, pergerakan harga ikan menjelang Ramadan umumnya dipengaruhi mekanisme permintaan dan pasokan. Jika stok terbatas sementara permintaan naik, harga berpotensi meningkat. Namun secara umum, kondisi harga masih relatif stabil.
Ia mencontohkan harga ikan budidaya seperti lele berada di kisaran Rp25 ribu-Rp26 ribu per kilogram, sementara nila sekitar Rp28 ribu per kilogram. Fluktuasi harga lebih sering terjadi pada ikan tangkap yang sangat bergantung pada musim dan hasil tangkapan nelayan.
Tumbuh Positif
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, TB Haeru Rahayu, menyampaikan produksi perikanan budidaya pada awal 2026 diproyeksikan tumbuh positif dengan rata-rata peningkatan sekitar 19,09 persen. Beberapa komoditas mengalami kenaikan produksi, di antaranya kerapu sebesar 11,32 persen, kakap dan lobster naik sekitar 12,27 persen, serta udang tumbuh 3,63 persen. Produksi ikan nila juga meningkat 10,24 persen.
Namun demikian, produksi ikan mas tercatat turun sekitar 4,11 persen. Penurunan ini dipicu tingginya curah hujan sepanjang 2025 yang berdampak pada sejumlah sentra budidaya. “Ikan mas memang minus 4,11 persen. Dari laporan di lapangan, salah satu penyebabnya adalah curah hujan yang cukup tinggi pada 2025,” kata Haeru.
Curah hujan ekstrem di beberapa wilayah, termasuk sentra budidaya seperti Karawang, turut memengaruhi produktivitas ikan mas. Meski begitu, komoditas lain seperti nila dinilai lebih adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan.
Secara keseluruhan, KKP memastikan produksi perikanan nasional tetap mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Kenaikan harga komoditas perikanan diperkirakan berada di kisaran 0,25–1,39 persen dan dinilai tidak akan memberi tekanan inflasi yang berarti.
Dari sisi keamanan pangan, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, menegaskan tidak ditemukan produk ikan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dalam pengawasan terbaru.
“Selama pengawasan yang sudah kami lakukan, tidak ada produk yang ditemukan mengandung formalin,” ujarnya. KKP, lanjut Ishartini, rutin melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pemasok agar tidak menggunakan bahan berbahaya.
Jika ditemukan pelanggaran, produk akan segera ditarik dari peredaran dan pelaku usaha dapat dikenai sanksi, termasuk pencabutan izin. Ia mencontohkan, pernah dilakukan penarikan produk ikan di salah satu pasar di Jawa Tengah setelah ditemukan pelanggaran. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah sebagai pengelola pasar tradisional untuk memastikan produk tersebut tidak lagi diperdagangkan. (tb)
Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI
JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...
KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...
Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan
JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...
Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...
Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...
Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun
BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

