Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Konsumsi Ikan Melonjak 20 Persen saat Ramadan, KKP Jamin Stok dan Harga Tetap Terkendali

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 20 Februari 2026 19:31 WIB
Konsumsi Ikan Melonjak 20 Persen saat Ramadan, KKP Jamin Stok dan Harga Tetap Terkendali
NEWSREAL.ID - HASIL TANGKAPAN: Sejumlah nelayan menurunkan hasil tangkapan ikan dari perahu ke dalam bak berisi es untuk menjaga kesegaran sebelum didistribusikan ke pasar di salah satu pelabuhan . (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memproyeksikan konsumsi ikan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 meningkat sekitar 10-20 persen dibandingkan bulan biasa. Lonjakan permintaan tersebut dinilai masih dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan, sehingga tidak memicu kenaikan harga yang signifikan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menyebut kenaikan konsumsi ikan saat Ramadan merupakan pola tahunan yang dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan survei kami, kenaikannya sekitar 10-20 persen dari bulan biasa. Untuk kebutuhan Januari-Maret sekitar 1,94 juta ton, maka pada Ramadan dan Idulfitri diperkirakan mencapai sekitar 700 ribu ton,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).

Machmud menjelaskan, pergerakan harga ikan menjelang Ramadan umumnya dipengaruhi mekanisme permintaan dan pasokan. Jika stok terbatas sementara permintaan naik, harga berpotensi meningkat. Namun secara umum, kondisi harga masih relatif stabil.

Ia mencontohkan harga ikan budidaya seperti lele berada di kisaran Rp25 ribu-Rp26 ribu per kilogram, sementara nila sekitar Rp28 ribu per kilogram. Fluktuasi harga lebih sering terjadi pada ikan tangkap yang sangat bergantung pada musim dan hasil tangkapan nelayan.

Tumbuh Positif

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, TB Haeru Rahayu, menyampaikan produksi perikanan budidaya pada awal 2026 diproyeksikan tumbuh positif dengan rata-rata peningkatan sekitar 19,09 persen. Beberapa komoditas mengalami kenaikan produksi, di antaranya kerapu sebesar 11,32 persen, kakap dan lobster naik sekitar 12,27 persen, serta udang tumbuh 3,63 persen. Produksi ikan nila juga meningkat 10,24 persen.

Namun demikian, produksi ikan mas tercatat turun sekitar 4,11 persen. Penurunan ini dipicu tingginya curah hujan sepanjang 2025 yang berdampak pada sejumlah sentra budidaya. “Ikan mas memang minus 4,11 persen. Dari laporan di lapangan, salah satu penyebabnya adalah curah hujan yang cukup tinggi pada 2025,” kata Haeru.

Curah hujan ekstrem di beberapa wilayah, termasuk sentra budidaya seperti Karawang, turut memengaruhi produktivitas ikan mas. Meski begitu, komoditas lain seperti nila dinilai lebih adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan.

Secara keseluruhan, KKP memastikan produksi perikanan nasional tetap mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Kenaikan harga komoditas perikanan diperkirakan berada di kisaran 0,25–1,39 persen dan dinilai tidak akan memberi tekanan inflasi yang berarti.

Dari sisi keamanan pangan, Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, menegaskan tidak ditemukan produk ikan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin dalam pengawasan terbaru.

“Selama pengawasan yang sudah kami lakukan, tidak ada produk yang ditemukan mengandung formalin,” ujarnya. KKP, lanjut Ishartini, rutin melakukan sosialisasi kepada pedagang dan pemasok agar tidak menggunakan bahan berbahaya.

Jika ditemukan pelanggaran, produk akan segera ditarik dari peredaran dan pelaku usaha dapat dikenai sanksi, termasuk pencabutan izin. Ia mencontohkan, pernah dilakukan penarikan produk ikan di salah satu pasar di Jawa Tengah setelah ditemukan pelanggaran. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah sebagai pengelola pasar tradisional untuk memastikan produk tersebut tidak lagi diperdagangkan. (tb)

Berita Terbaru

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...

Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...

Harga BBM Nonsubsidi Belum Naik, Pertamina Tanggung Selisih Sementara

NEWSEAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetap stabil meski terjadi lonjakan harga minyak dunia. Untuk sementara, selisih harga tersebut ditanggung oleh...

RI-Korsel Teken Sepuluh MoU Strategis, Kerja Sama Ekonomi hingga Energi Bersih

NEWSREAL.ID, SEOUL- Hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan kembali diperkuat melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis lintas sektor. Sebanyak 10 nota kesepahaman (Memorandum of...

Korsel-RI Perkuat Kemitraan Strategis

NEWSREAL.ID, SEOUL- Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama strategis dengan Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal ini disampaikan...

Zulhas Ngebut PSEL: 30 Proyek Disiapkan, Sampah Mau Disulap Jadi Listrik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di berbagai daerah. Total ada 30 proyek yang disiapkan untuk...

BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun MBG Langsung untuk Perbaikan Gizi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa sebagian besar anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dialokasikan langsung untuk peningkatan kualitas gizi masyarakat. Dari total anggaran...

Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...