Nasional

Prabowo Gaspol Bangun Desa Nelayan, Laut Jadi Mesin Ekonomi Baru

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 14 Februari 2026 14:32 WIB
Prabowo Gaspol Bangun Desa Nelayan, Laut Jadi Mesin Ekonomi Baru
NEWSREAL.ID - PIDATO PRESIDEN: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Foto: Setpres)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 1.000 Kampung atau Desa Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia pada 2026. Program ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk menghadirkan total 5.000 desa nelayan hingga 2029.

Target tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam ajang Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jumat, (13/2/2026). “Target kita 2026 ini akan sampai 1.000 desa nelayan, dan selanjutnya total sampai 2029 target kita adalah 5.000 desa nelayan,” ujar Presiden.

Prabowo menilai, sejak Indonesia berdiri, nelayan kerap luput dari perhatian pembangunan. Karena itu, pada masa pemerintahannya, sektor kelautan diposisikan sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional melalui penguatan desa nelayan.

Setiap desa nelayan nantinya akan dilengkapi fasilitas penunjang lengkap, mulai dari pabrik es, cold storage hasil laut, dermaga, kapal, hingga kendaraan operasional. Tujuannya memastikan hasil tangkapan nelayan dapat terdistribusi secara efisien dan bernilai tambah lebih tinggi.

Skema Koperasi

Namun, Presiden menegaskan program ini bukan sekadar bantuan gratis. Seluruh desa nelayan akan dikelola dalam skema koperasi agar berkelanjutan secara ekonomi. “Ini semua bukan hand out, bukan kita bagi-bagi. Kita organisasi dalam koperasi. Semua pengeluaran mereka akan bayar kembali ke bank-bank dan ke pemerintah,” tegasnya.

Prabowo memastikan skema pengembalian investasi tidak akan memberatkan nelayan. Jangka waktu pengembalian disiapkan antara 10 hingga 12 tahun, yang menurutnya masih tergolong adil jika dibandingkan dengan dunia usaha besar yang kerap mendapatkan restrukturisasi kredit hingga belasan tahun. “Pengusaha-pengusaha besar juga kadang-kadang minta kredit belasan tahun, bahkan sering minta restrukturisasi,” kata Presiden.

Selain desa nelayan, Prabowo juga menyoroti percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa. Dalam waktu dekat, ratusan koperasi ditargetkan mulai beroperasi, dengan total hampir 30.000 koperasi dan gudang yang saat ini sudah dalam tahap pembentukan.

Setiap koperasi akan dilengkapi gudang, cold storage, gerai kebutuhan pokok, klinik desa, farmasi desa murah, hingga layanan pembiayaan mikro berbunga ringan untuk memutus ketergantungan masyarakat pada rentenir.

Presiden menjelaskan, pendanaan program tersebut bersumber dari optimalisasi dana desa yang telah digulirkan selama satu dekade terakhir. Ke depan, dana desa akan diarahkan lebih terstruktur dan produktif agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Langkah ini sekaligus menegaskan visi Prabowo menjadikan laut sebagai masa depan ekonomi Indonesia, di mana desa nelayan tak lagi berada di pinggiran pembangunan, melainkan tumbuh sebagai pusat ekonomi baru yang modern, mandiri, dan berdaya saing global. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...