
NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila terjadi serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke wilayah pantai maupun pulau-pulau mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dewan Pertahanan Nasional Iran dan dikutip kantor berita Fars, Senin (23/3/2026). Dalam pernyataannya, Iran menegaskan bahwa setiap agresi militer dari pihak yang mereka sebut sebagai “musuh” akan dibalas dengan langkah strategis yang dapat melumpuhkan jalur pelayaran penting dunia.
Iran menyebut, penebaran ranjau akan dilakukan di berbagai jalur akses dan komunikasi maritim di kawasan tersebut. Ranjau yang digunakan tidak hanya terbatas pada satu jenis, melainkan mencakup berbagai varian, termasuk ranjau terapung yang bisa diluncurkan langsung dari garis pantai.
Langkah ini dinilai sangat serius karena berpotensi membuat seluruh kawasan Teluk Persia berada dalam kondisi serupa dengan Selat Hormuz, jalur sempit namun vital bagi perdagangan energi global.
Jika ancaman itu benar-benar direalisasikan, maka lalu lintas kapal, terutama pengangkut minyak, bisa terhenti dalam waktu lama. “Seluruh Teluk Persia akan menghadapi kondisi seperti Selat Hormuz untuk jangka panjang,” demikian isi pernyataan tersebut.
Iran juga menegaskan bahwa tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan akan berada di pihak yang memulai serangan. Lebih lanjut, Iran menyebut hanya negara-negara yang dianggap “non-agresif” yang dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman, itupun harus melalui koordinasi langsung dengan pihak Teheran.
Kontrol Ketat
Pernyataan ini memperlihatkan potensi kontrol ketat Iran terhadap salah satu jalur energi terpenting di dunia. Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur vital yang setiap harinya dilalui sekitar 20 juta barel minyak. Gangguan terhadap jalur ini sejak awal Maret telah memicu lonjakan biaya pengiriman serta mendorong kenaikan harga minyak global.
Eskalasi konflik di kawasan ini terus meningkat sejak serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan drone dan rudal ke berbagai target, termasuk wilayah Israel serta negara-negara seperti Yordania, Irak, dan sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.
Serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, hingga gangguan pada aktivitas penerbangan dan pasar global. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran internasional akan potensi krisis energi dan keamanan jalur pelayaran dunia.
Jika ancaman Iran benar-benar diwujudkan, dampaknya tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi mengguncang perekonomian global secara luas. (tb)
Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo
PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...
Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam
NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...
Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA
PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi
JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....
Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo
PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...
Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris
PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...
Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla
JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...
Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia
SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...
Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One
JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...
19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji
MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...
Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza
GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...
Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...