Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 11 Maret 2026 15:35 WIB
IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran
NEWSREAL.ID - PARADE PASUKAN: Anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berbaris saat parade, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas klaim Trump yang menyebut konflik akan segera berakhir.

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps menyatakan masa depan konflik di kawasan Timur Tengah berada di tangan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan, Selasa (10/3/2026) sebagai respons terhadap komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya mengatakan perang akan segera berakhir.

Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa pihak yang memiliki kendali atas akhir konflik bukanlah Amerika Serikat. “Kamilah yang akan menentukan kapan perang ini berakhir,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip dari AFP.

IRGC juga menyatakan bahwa situasi dan masa depan kawasan Timur Tengah saat ini berada di tangan angkatan bersenjata Iran. Mereka menilai pasukan Amerika Serikat tidak memiliki peran dalam menentukan akhir konflik tersebut.

Pernyataan Trump

Sebelumnya, Donald Trump menyampaikan bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang pecah sejak 28 Februari diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Dalam konferensi pers di Florida pada Senin (9/3/2026), Trump mengatakan konflik tersebut akan segera berakhir.

“Ini akan segera berakhir, dan jika dimulai lagi, dampaknya akan jauh lebih parah,” ujar Trump. Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran pasar global terhadap kemungkinan meluasnya konflik di Timur Tengah. Pada hari yang sama, pasar saham global sempat mengalami tekanan.

Harga minyak dunia bahkan melonjak hingga menyentuh sekitar 119 dolar AS per barel, level tertinggi sejak Juli 2022. Situasi semakin memanas setelah Iran menunjuk Mojtaba Khamenei, putra dari mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, sebagai pengganti ayahnya yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Penunjukan tersebut disertai dengan peluncuran sejumlah rudal ke wilayah Israel dan beberapa negara Arab. Langkah itu juga diikuti dengan penutupan Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia, oleh Iran sehari setelah serangan tersebut.

Penutupan selat itu sempat memicu lonjakan harga energi global dan kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak dunia. Meski demikian, pernyataan Trump yang menyebut konflik akan segera berakhir sempat meredakan kepanikan pasar. Bursa saham Wall Street kembali menguat, sementara pasar saham di Tokyo dan Seoul juga dibuka dengan tren positif. Harga minyak dunia pun mulai turun sekitar lima persen setelah sebelumnya melonjak tajam. (tb)

Berita Terbaru

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan

NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...

Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan

NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...