Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Olahraga

KOI Dorong Federasi Olahraga Terapkan Sistem Pemantauan Berlapis Lindungi Atlet

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 14 Maret 2026 14:27 WIB
KOI Dorong Federasi Olahraga Terapkan Sistem Pemantauan Berlapis Lindungi Atlet
NEWSREAL.ID - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari. (Foto: NOC)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari mendorong setiap federasi olahraga di Indonesia memiliki sistem pemantauan berlapis dalam proses pembinaan atlet guna mencegah terjadinya kekerasan maupun pelecehan seksual.

Menurut Oktohari, sistem monitoring yang baik sangat penting agar proses pelatihan dapat berjalan sesuai pedoman perilaku tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi atlet maupun pelatih.

“Sangat penting bagi setiap cabang olahraga memiliki sistem monitoring sehingga proses pelatihan yang dianggap sesuai dengan pedoman perilaku bisa dilakukan tanpa kekhawatiran baik dari atlet maupun pelatih,” ujar Oktohari di Jakarta, Sabtu.

Ia menyampaikan hal tersebut sebagai respons terhadap sejumlah kasus dugaan kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa atlet di beberapa cabang olahraga, seperti panjat tebing dan kickboxing.

Oktohari menilai kasus tersebut harus menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk meningkatkan sistem perlindungan bagi atlet, khususnya selama menjalani pembinaan di pemusatan latihan nasional.

Perlu Diawasi

Menurut dia, keberadaan atlet selama proses pembinaan perlu diawasi melalui sistem pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai pihak di dalam organisasi olahraga.

Sebagai contoh, Oktohari menyebut sistem yang pernah diterapkan saat memimpin Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), yakni dengan mengaktifkan pengawasan mulai dari pelatih, pelatih kepala, manajer tim, hingga bidang pembinaan prestasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pedoman perilaku atau aturan yang jelas di setiap federasi olahraga untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang. “Perlu ada proteksi yang jelas baik terhadap atlet maupun pelatih sehingga proses pelatihan dapat berjalan tanpa keraguan,” katanya.

Oktohari juga berharap kasus tersebut tidak mengganggu proses pembinaan prestasi di berbagai cabang olahraga, mengingat Indonesia masih memiliki banyak target prestasi yang harus dicapai di tingkat internasional.

“Harapan kita prestasi setiap cabang olahraga dapat terus meningkat dan proses pelatihannya berjalan sesuai aturan yang disepakati baik di tingkat nasional maupun federasi internasional,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Menpora Ajak Swasta Turun Tangan Majukan Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir terus mendorong keterlibatan sektor swasta untuk ikut membangun ekosistem olahraga nasional. Menurutnya, kemajuan olahraga Indonesia tidak bisa...

Komisi X Desak Hukuman Seumur Hidup untuk Pelaku Kekerasan Seksual Atlet

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing dalam...

Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing, Kemenpora: Jika Terbukti, Sanksi Seumur Hidup!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu tak sedap menerpa dunia olahraga nasional. Dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan pelatnas panjat tebing bikin publik kaget. Merespons hal...

Daud Yordan Resmi Jabat Ketua KONI Kalbar

NEWSREAL.ID, PONTIANAK– Petinju dunia asal Kalimantan Barat, Daud Yordan, resmi menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan pada...

Kemenpora Buka Beasiswa LPDP untuk Atlet dan Insan Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah membuka jalan baru bagi masa depan atlet Indonesia di luar arena pertandingan. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menyeleksi insan olahraga penerima...

NTB-NTT Deklarasi Tuan Rumah PON 2028

NEWSREAL.ID, MATARAM- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan kesiapan bersama menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun...

Kudus Runner Up Kejurprov Xiangqi

NEWSREAL.ID, KUDUS- Sebanyak 206 atlet dari 16 kabupaten/kota se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah Cabang Olahraga Xiangqi (Catur China) Bupati Kudus...

Menpora Apresiasi Prestasi Atlet di ASEAN Para Games 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kontingen Indonesia yang berhasil membawa pulang 135 medali emas dari ajang ASEAN...

Indonesia Tembus 101 Emas, Target APG Terlampaui Lebih Awal

NEWSREAL.ID, BANGKOK- Prestasi gemilang kembali ditorehkan kontingen Merah Putih di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand. Bahkan sebelum pesta olahraga ini ditutup, Indonesia sudah melampaui...

Deretan Atlet dengan Bonus Fantastis di SEA Games 2025, Martina Ayu Teratas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Apresiasi pemerintah terhadap prestasi atlet Indonesia di SEA Games 2025 bukan sekadar simbolis. Bonus ratusan miliar rupiah digelontorkan, dengan sejumlah atlet menerima nominal...

Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Atlet TNI Peraih Medali SEA Games

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Prestasi atlet Indonesia di SEA Games 2025 mendapat perhatian khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto. Selain bonus uang, Prabowo secara langsung meminta Panglima...

Borong Emas SEA Games 2025, Martina Ayu Kantongi Bonus Tertinggi Rp3,4 Miliar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Prestasi gemilang atlet triathlon putri Indonesia, Martina Ayu Pratiwi, berbuah manis. Ia tercatat sebagai atlet peraih bonus terbesar di SEA Games 2025 setelah...