
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos) maupun kebutuhan dasar masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu, (21/3/2026). Menurut Gus Ipul, efisiensi anggaran difokuskan pada pos belanja yang masih dapat ditunda atau tidak bersifat prioritas, seperti kegiatan seremonial dan pengeluaran yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.
“Efisiensi itu pada dasarnya untuk hal-hal yang masih bisa ditunda. Tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi,” ujarnya. Ia menegaskan, pemerintah tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pengelolaan anggaran negara.
Program-program yang berkaitan langsung dengan perlindungan sosial akan tetap dipertahankan, bahkan berpotensi diperkuat jika diperlukan. “Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial tidak akan ada efisiensi. Bahkan jika dibutuhkan, Presiden bisa menambah anggarannya,” tegasnya.
Gus Ipul menjelaskan, arahan Presiden sangat jelas, yakni memastikan setiap penggunaan anggaran negara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal, terutama di tengah dinamika global yang menuntut kehati-hatian dalam kebijakan fiskal.
Evaluasi Menyeluruh
Karena itu, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap belanja negara dengan memilah mana yang bersifat prioritas dan mana yang dapat ditunda. Fokus utama efisiensi, lanjutnya, adalah mengurangi pemborosan tanpa mengganggu program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa bantuan sosial tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya beli dan ketahanan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. “Bansos adalah bagian dari upaya negara hadir untuk masyarakat. Jadi itu tidak akan dikurangi,” kata Gus Ipul.
Lebih jauh, ia memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengorbankan program-program prioritas pemerintah, melainkan justru memperkuat efektivitas penggunaan anggaran agar lebih tepat guna.
Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan perlindungan sosial, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan ekonomi global.
Penegasan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat, dengan memastikan program bantuan sosial tetap berjalan optimal tanpa terdampak kebijakan efisiensi anggaran. (tb)
Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner
JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...
Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya
JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...
Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN
Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...
Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas
JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...
Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati
JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...
Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi
JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...
Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung
JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...
Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...
Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional
JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....
Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara
JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...
Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan
JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...