Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 22 Maret 2026 16:14 WIB
Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos
NEWSREAL.ID - SALAT IDULFITRI: Menteri Sosial, Saifullah Yusuf melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu, (21/3/2026). (Foto: Kemensos)

NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos) maupun kebutuhan dasar masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu, (21/3/2026). Menurut Gus Ipul, efisiensi anggaran difokuskan pada pos belanja yang masih dapat ditunda atau tidak bersifat prioritas, seperti kegiatan seremonial dan pengeluaran yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.

“Efisiensi itu pada dasarnya untuk hal-hal yang masih bisa ditunda. Tetapi yang menyangkut kepentingan rakyat, pasti tidak akan ada efisiensi,” ujarnya. Ia menegaskan, pemerintah tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam pengelolaan anggaran negara.

Program-program yang berkaitan langsung dengan perlindungan sosial akan tetap dipertahankan, bahkan berpotensi diperkuat jika diperlukan. “Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial tidak akan ada efisiensi. Bahkan jika dibutuhkan, Presiden bisa menambah anggarannya,” tegasnya.

Gus Ipul menjelaskan, arahan Presiden sangat jelas, yakni memastikan setiap penggunaan anggaran negara tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal, terutama di tengah dinamika global yang menuntut kehati-hatian dalam kebijakan fiskal.

Evaluasi Menyeluruh

Karena itu, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap belanja negara dengan memilah mana yang bersifat prioritas dan mana yang dapat ditunda. Fokus utama efisiensi, lanjutnya, adalah mengurangi pemborosan tanpa mengganggu program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa bantuan sosial tetap menjadi instrumen penting negara dalam menjaga daya beli dan ketahanan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. “Bansos adalah bagian dari upaya negara hadir untuk masyarakat. Jadi itu tidak akan dikurangi,” kata Gus Ipul.

Lebih jauh, ia memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak akan mengorbankan program-program prioritas pemerintah, melainkan justru memperkuat efektivitas penggunaan anggaran agar lebih tepat guna.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan perlindungan sosial, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Penegasan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat, dengan memastikan program bantuan sosial tetap berjalan optimal tanpa terdampak kebijakan efisiensi anggaran. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...

Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...