Politik

Politikus PAN Syafrudin Budiman Dukung Pembentukan Koalisi Besar, Calonnya Bisa Prabowo – Zulhas atau Prabowo – Erick 

Tim Redaksi, newsreal.id
Rabu, 12 April 2023 22:24 WIB
Politikus PAN Syafrudin Budiman Dukung Pembentukan Koalisi Besar, Calonnya Bisa Prabowo – Zulhas atau Prabowo – Erick 
NEWSREAL.ID - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bersama Erick Thoir dalam sebuah kegiatan di Semarang Belum lama ini. (Foto/newsreal.id)

JAKARTA, newsreal.id – Pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menjadi langkah awal pembentukan koalisi besar partai politik. Selain itu menjadi sinyal terbentuknya koalisi capres-cawapres Prabowo  – Zulkifli Hasan (Zulhas), Prabowo – Erick Thohir (ET) atau Prabowo – Airlangga Hartarto (AH).

Pernyataan ini disampaikan Syafrudin Budiman SIP Politisi Muda PAN yang juga Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia melalui rilis media, Rabu (12/04/2023) di Jakarta. Hal ini juga disikapi sebagai respon rencana bersatunya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dari PAN, Partai Golkar dan PPP, dengan Koalisi Kebangsaan Indonesia Raya (KKIR) dari Partai Gerindra dan PKB.

“Pertemuan Bang Zulhas di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu, 8 April 2023 kemarin menjadi langkah awal pengagasan koalisi besar. Bisa jadi akan muncul pasangan Prabowo – Zulkifli Hasan, Prabowo – Erick Thohir atau Prabowo Airlangga,” kata Syafrudin Budiman SIP yang biasa disapa Gus Din ini.

Menurut Bacaleg PAN DPR RI Dapil DKI Jakarta I Jakarta Timur ini, nama-nama Zulkifli Hasan, Erick Thohir dan Airlangga Hartarto sudah masuk dalam 9 kandidat capres-cawapres PAN. Apalagi kata Gus Din, koalisi besar ini jika terwujud akan semakin kuat dan kompak, seperti apa yang disampaikan Presiden Jokowi di acara Silaturahim PAN, Minggu (02/04/2023) lalu.

“Presiden Jokowi aja mendukung dan memuji jika terbentuk koalisi besar KIB dan K-KIR. Apalagi juga didukung partai non parlemen lainnya yang menyatakan siap bergabung pada koalisi besar,” ucap pengusaha dan konsultan media ini.

Ia juga menambahkan, penentuan nama-nama bisa dibicarakan lebih teknis menjelang pendaftaran kandidat capres-cawapres pada 19 Oktober 2023. Nama-nmaa kandidat juga bisa berubah, apabila PDI Perjuangan ikut bergabung dalam koalisi besar.

“Kalau saya pribadi sebagai kader PAN lebih cocok Prabowo – Zulkifli Hasan atau Prabowo – Erick Thohir. Apalagi Presiden Jokowi sudah memberi sinyal selalu mengajak Prabowo, Zulkifli Hasan dan Erick Thohir saat kunjungan kerja,” tutup Ketua Umum Jokowi Relawan Barisan Pembaharuan ini.

Penjajakan Koalisi Besar Zulkifli Hasan Kunjungi Kediaman Prabowo Subianto 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan tiba di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, tepat pukul 15.00 WIB, Sabtu, (08/04/2023. Ia didampingi Wakil Ketua Umum Viva Yoga Mauladi, Asman Abnur, dan Yandri Susanto.

Hadir juga Ketua Majelis Penasehat Partai Hatta Rajasa, Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno, Bendahara Umum Totok Daryanto, serta Mahkamah Partai Bara Hasibuan. Juga Ketua Fraksi DPR Saleh P. Daulay, Ketua Perempuan Amanat Intan Fauzi juga Wakil Sekjen Ine Hakim.

Koalisi Besar

Prabowo langsung menjabat tangan pria yang akrab disapa Zulhas itu. Penyambutan Prabowo tampak hangat. Perpaduan biru dari PAN dan Putih dari Prabowo memadati pelantaran rumah Menteri Pertahan Republik Indonesia itu.Adapun Prabowo didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Andre Rosiade, Sufmi Dasco Ahmad dan Budi Djiwandono.

Parpol di koalisi pemerintahan sedang santer menggaungkan wacana koalisi besar, kolaborasi Koalisi Indonesia Raya (KIR) digawangi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Koalisi Indonesia Bersatu (PKB) oleh PAN, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas usai acara silaturahmi bersama Presiden Jokowi dengan Ketum Partai Gerindra, Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) beberapa waktu lalu.

Zulhas tidak menampik wacana koalisi besar yang belakangan banyak dibicarakan. “Saudara-saudara lihat, kompak (dan) harmonis kami tadi. Nanti tentu ada diskusi lanjutan mengenai koalisi besar,” ucap Zulhas, di Jakarta, Minggu (02/04/2023).

Menurutnya, pembicaraan mengenai koalisi besar ini masih memiliki banyak waktu, termasuk soal pemilihan calon presiden (capres) yang akan diusung. “Capresnya bagaimana, itu ada perjalanannya, ada waktunya,” ujar Zulhas. (Bun)

Berita Terbaru

Berdiskusi dengan Duta Mario Ignacio, Stafsus Menag Gugun Gumilar Perkuat Hubungan Indonesia-Chili

JAKARTA,NEWSREAL.id – Hubungan Indonesia–Chili semakin dipererat secara harmonis. Sebuah pertemuan hangat dan akrab berlangsung antara Mario Ignacio Artaza Loyola, Duta Besar Chili untuk Indonesia, ASEAN,...

Serangan Terstruktur dan Masiv Diarahkan ke Prabowo, Ini Kata Pengamat Intelejen

Serangan kepada Prabowo Subianto dilihat di berbagai platform digital seperti Facebook, X, YouTube, Instagram, hingga Threads. Pemerintah diminta waspada terhadap serangan modern ini. Amir Hamzah menyebut operasi semacam itu dikenal sebagai psychological operation atau psyops digital.

Keterwakilan Perempuan Minimal 30 Persen! Ormas G-Nesia : Keputusan MK Wajib Didukung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Mahkamah Konstitusi menyatakan partai politik dapat digugurkan atau tidak diikutsertakan dalam pemilu di daerah pemilihan tertentu apabila tidak memenuhi kuota caleg perempuan sebesar 30...

Kurban Presiden Pakai APBN, Stafsus Menang :Sah Secara Agama dan Hukum Negara

JAKARTA,NEWSREAL.id – Program bantuan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan viral di medsos belakangan ini, bukan sesuatu...

Danantara Disorot, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

JAKARTA,NEWSREAL.id – Ketua Umum Relawan Pemenangan Prabowo– Gibran saat Pilpres 2024 Logis 08, Anshar Ilo menyoroti belum terlihatnya perkembangan yang signifikan terkait realisasi proyek Perkampungan...

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini...

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Leave a comment