Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Haji 2026 Ditunda karena Perang? DPR: Belum Ada Pengumuman dari Arab Saudi

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 12 Maret 2026 18:15 WIB
Haji 2026 Ditunda karena Perang? DPR: Belum Ada Pengumuman dari Arab Saudi
NEWSREAL.ID - PUNCAK HAJI: Jamaah haji asal Purbalingga, Jateng bersiap melaksanakan puncak ibadah haji di Arofah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), tahun lalu. (Dok: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar soal kemungkinan ibadah haji 2026 ditunda gara-gara situasi panas di Timur Tengah sempat bikin banyak calon jemaah deg-degan. Tapi sampai sekarang, pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan pengumuman resmi apa pun. Artinya, rencana keberangkatan haji masih berjalan seperti biasa.

Komisi VIII DPR RI menyatakan, hingga kini belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah Arab Saudi terkait kemungkinan penundaan ibadah haji 2026. Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri mengatakan, informasi mengenai penundaan haji belum pernah disampaikan oleh otoritas Saudi, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas.

Ketegangan kawasan meningkat setelah konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. “Kerajaan Arab Saudi belum memberikan penjelasan resmi mengenai dugaan penundaan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah terus dipantau ketat,” kata Abidin, Rabu (11/3/2026).

Karena belum ada pengumuman resmi, DPR optimistis pelaksanaan haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal dan jemaah dari Indonesia dapat berangkat seperti yang telah direncanakan. Menurut Abidin, situasi ini berbeda dengan masa pandemi Covid-19, ketika pemerintah Arab Saudi secara resmi mengeluarkan kebijakan pembatasan bahkan penundaan keberangkatan jemaah dari berbagai negara.

Jalin Komunikasi

Meski demikian, DPR meminta pemerintah tetap aktif menjalin komunikasi dengan otoritas Saudi agar kepastian informasi bisa segera disampaikan kepada masyarakat. “Komisi VIII berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar ibadah haji tahun 1447 H/2026 M dapat meningkatkan layanan dan dilaksanakan dengan aman serta nyaman bagi seluruh calon jemaah Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga telah menyiapkan dua skenario terkait penyelenggaraan haji 2026. Opsi pertama adalah tetap memberangkatkan jemaah sesuai jadwal, sementara opsi kedua adalah menunda keberangkatan jika situasi keamanan dinilai berisiko.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan opsi penundaan masih dipertimbangkan demi keselamatan jemaah. Jika skenario penundaan dipilih, pemerintah harus melakukan negosiasi dengan Arab Saudi agar berbagai biaya yang sudah dibayarkan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan di kawasan masyair, tidak hangus dan bisa dialihkan untuk pelaksanaan haji tahun berikutnya.

“Skenario kemungkinan Pemerintah Saudi membuka, namun Indonesia membatalkan keberangkatan karena risiko keamanan dinilai terlalu besar bagi keselamatan jemaah,” kata Irfan dalam rapat bersama Komisi VIII DPR. Untuk saat ini, pemerintah dan DPR masih menunggu perkembangan situasi di Timur Tengah, sambil memastikan seluruh persiapan haji tetap berjalan sebagaimana mestinya. (tb)

Berita Terbaru

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Prabowo-Megawati Bertemu Dua Jam di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3). Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu...

PKS Jateng Buka Sembilan Posko Mudik

NEWSREAL.ID, SEMARANG- PKS Jawa Tengah menyiapkan sembilan posko mudik Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko ini disiapkan buat bantu pemudik yang melintas...

Megawati Pilih DPP PDIP untuk Open House Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan menggelar open house Lebaran Idulfitri tahun ini di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta. Baca Juga Ekonom...

Kasus Bupati Cilacap, Cak Imin Ingatkan Kepala Daerah PKB: Jangan Dekati Korupsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus korupsi yang menjerat Bupati Cilacap menjadi peringatan keras di internal Partai Kebangkitan Bangsa. Ketua Umum PKB Cak Imin meminta seluruh kepala daerah...

RUU Hak Cipta Disiapkan DPR, Karya Jurnalistik Bakal Punya Royalti

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Karya jurnalistik tak lagi bisa sembarangan disadur atau disebarluaskan tanpa izin. DPR tengah menyiapkan revisi Undang-Undang Hak Cipta yang bakal memberi perlindungan sekaligus...

DPR Gas Pembahasan 5 RUU, Mulai dari PPRT sampai Perampasan Aset

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang libur panjang Idulfitri 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia tancap gas menyelesaikan sejumlah rancangan undang-undang. Total ada lima RUU yang kini dikebut...