Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Politik

Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo

Tim Redaksi, newsreal.id
Senin, 11 Mei 2026 09:54 WIB
Cerita Hercules Pada HUT GRIB JAYA, DItawari Uang Setengah Triliun Agar Tak Dukung Prabwo
NEWSREAL.ID - Perayaan HUT GRIB Jaya ke-15 di Istora Kawasan GBK Jakarta. (Dok)

JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB ) Jaya merayakan ulang tahun ke-15 nya, Minggu (10/5/2026). Puncak peringatan milad ormas terbesar di Indonesia ini di pusatkan di Istora kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta dengan dihadiri tamu undangan dan puluhan ribu anggota Ormas.

Nampak hadir dalam acara tersebut tamu undangan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, perwakilan tokoh agama, perwakilan TNI-Polri, pengurus pusat, provinsi, daerah dan sekitar 28.000 anggota GRIB Jaya.

Ribuan kader memadati area sejak pagi, dalam perayaan HUT yang diisi Award 2026 dan hiburan dari sejumlah artis tersebut. Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules memimpin acara peringatan HUT GRIB Jaya dan memberikan ajakah dan arahan konsolidasi

Ketum GRIB Jaya ini menegaskan kepada seluruh anggotanya yang hadir dan tidak agar mengedepan hukum dalam kesehariannnya. Namun demikian, ia meminta anggota GRIB Jaya juga memonitor seluruh proses penegakan hukum di Indonesia ini.

“Saya pastikan, Hercules dan anggota GRIB Jaya tidak kebal hukum. TNI dan Polri harus didukung karena mereka alat negara,” tegasnya.

Ia menyatakan organisasinya selalu membersamai Presiden Prabowo Subianto. Saat mantan Danjen Kopassus ini dari dulu sampai duduk sebagai presiden. Ia pun blak-blakan menyampaikan bahwa di hatinya hanya ada dua, yakni Merah Putih dan Prabowo Subianto. Bahkan, dukungan Hercules ini sepenuhnya diberikan semenjak Prabowo Subianto maju dalam pilpres dalam beberapa dekade lalu.

“Alhamdulillah GRIB sebagai petarung, empat kali bertarung, alhamdulillah kita mengantarkan Bapak Presiden Bapak Haji Prabowo Subianto masuk Istana Negara,” kata Hercules.

Ia pun membeberkan bahwa perjuangannya murni dari hati, semnagat pantang menyerah dan kerja kelas. Modal pun terbilang kecil tanpa uang yang berlimpah. “Itu saya ingatkan GRIB Jaya, GRIB Jaya juga bagian peran besar tanpa dimodali dengan siapa-siapa. Dengan loyalitas GRIB, kekompakan, kesetiaan, hati merah putih,” ujarnya.

Ditawari Uang

Dalam perjuangan itu, Hercules mengungkapkan, bahwa dirinya sering ditawar macam-macam oleh lawan dan kawan. Bahkan, oleh Prabowo Subianto sendiri pernah ditawari tinggal di Hambalang. Hal itu disampaikan ke dirinya karena keamanan dan nyawa Hercules dan keluarga sering terancam.

“Teman-teman, saya ditawarkan, ditawarkan suruh tinggal di Hambalang. Karena saya pidato keras, semua lawan-lawan politik aku tantang semua, aku tantang semua. Jadi dia khawatir takutnya saya diapa-apain orang, dibunuh orang,” kata Hercules.

Hercules mengaku terharu dengan adanya tawaran yang dimaksud. Sebab, tawaran itu juga untuk anak dan istrinya. Hercules mengungkapkan, tawaran tersebut dia tolak. “Saya bilang, ‘Bapak Prabowo, kalau saya dukung Bapak, saya takut mati, saya nggak usah dukung Bapak’,” ujarnya. Hercules menambahkan, “Terima kasih buat Bapak. Bapak punya perhatian buat saya luar biasa. Perhatian buat saya dan anak istri saya luar biasa. Saya tidak bisa lupakan.”

Bahkan, besarnya dukungan kepada Prabowo yang militan ini sempat dipertaruhkan. Hercules menceritakan sewaktu pilpres ada tamu jenderal bintang dua dan beberapa orang datang ke kantornya. Saat itu, ia menerima tamu tersebut yang ternyata menawarkan sejumlah uang dan jabatan bila tidak mendung Prabowo.

“Jujur saya sampai ditawari 500 miliyar untuk tidak mendukung Prabowo. Saya tolak itu semua,” beber Hercules.
Ia pun berulang kali menceritakan hal ini kepada pengurus, kolega dan keluarga. Bahwa uang bukan segala-galanya. Karena kehormatan, loyalutas dan harga diri lebih tinggi dari hanya harta kekayaan untuk pribadi.

Butuh Ormas

Pad bagian lain, Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menegaskan organisasi kemasyarakatan (ormas) memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah meningkatnya tekanan global yang kini dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia.

Dalam sambutannya, Bamsoet mengatakan kondisi dunia saat ini semakin kompleks dan penuh ketidakpastian. Konflik geopolitik antarnegara, perang dagang, ancaman siber, hingga polarisasi sosial disebut menjadi tantangan nyata yang ikut berdampak terhadap stabilitas nasional.

Ormas haru jadi kekuatan moral Menurutnya, Indonesia membutuhkan soliditas nasional yang kuat agar stabilitas politik, ekonomi, dan sosial tetap terjaga di tengah situasi global yang terus berubah.

“Ormas harus menjadi kekuatan moral dan sosial yang memperkuat ketahanan nasional. Ketika dunia menghadapi ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi global, bangsa Indonesia membutuhkan soliditas seluruh elemen masyarakat agar tetap kuat dan mampu menjaga stabilitas nasional,” ujar Bamsoet. (Bun)

Berita Terbaru

Marahnya JK, Hingga Sebut-sebut Termul

JAKARTA, newsreal.id – Nada tinggi Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terdengar di hadapan wartawan saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta...

MBG Berdampak baik bagi Ekonomi Masyarakat, Ini Penilaian Gubernur Lemhanas

JAKARTA,newsreal.id – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah menuai reaksi pro dan kontra. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace...

PDIP Desak PBB Lebih Tegas ke Israel Usai Delapan Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PDI Perjuangan (PDIP) menilai insiden yang menimpa delapan prajurit TNI di Lebanon harus menjadi momentum bagi PBB untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel....

DPR Dorong Perlindungan Pekerja Kreatif, Kasus Amsal Jadi Sorotan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mendorong kementerian-kementerian strategis untuk berkolaborasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kreatif, menyusul kasus yang menimpa videografer...

Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif, Kontras: Kondisi Belum Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Indria Fernida, mengungkapkan kondisi Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air...

DPR Usul Pelanggaran THR Dijerat Pidana, Bukan Sekadar Sanksi Administratif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong pelanggaran pembayaran tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan agar dipertimbangkan masuk ranah pidana, tidak lagi...

Prabowo-Megawati Bertemu Dua Jam di Istana, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Kamis (19/3). Pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu...

PKS Jateng Buka Sembilan Posko Mudik

NEWSREAL.ID, SEMARANG- PKS Jawa Tengah menyiapkan sembilan posko mudik Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko ini disiapkan buat bantu pemudik yang melintas...

Megawati Pilih DPP PDIP untuk Open House Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan menggelar open house Lebaran Idulfitri tahun ini di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta. Baca Juga PDIP...

Kasus Bupati Cilacap, Cak Imin Ingatkan Kepala Daerah PKB: Jangan Dekati Korupsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus korupsi yang menjerat Bupati Cilacap menjadi peringatan keras di internal Partai Kebangkitan Bangsa. Ketua Umum PKB Cak Imin meminta seluruh kepala daerah...

RUU Hak Cipta Disiapkan DPR, Karya Jurnalistik Bakal Punya Royalti

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Karya jurnalistik tak lagi bisa sembarangan disadur atau disebarluaskan tanpa izin. DPR tengah menyiapkan revisi Undang-Undang Hak Cipta yang bakal memberi perlindungan sekaligus...

Haji 2026 Ditunda karena Perang? DPR: Belum Ada Pengumuman dari Arab Saudi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar soal kemungkinan ibadah haji 2026 ditunda gara-gara situasi panas di Timur Tengah sempat bikin banyak calon jemaah deg-degan. Tapi sampai sekarang, pemerintah...

Leave a comment