
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan peran strategis organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh masyarakat dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang Bersinar atau Bersih Narkoba.
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, keterlibatan ormas menjadi kunci dalam menjaga aset bangsa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum.
“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, terutama bagi anak muda sebagai generasi penerus. Tanpa dukungan ormas dan tokoh masyarakat, upaya BNN tidak akan maksimal dalam menjaga aset bangsa,” ujar Suyudi, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan saat BNN menerima audiensi Pengurus Besar (PB) Al Washliyah di Jakarta, Jumat (9/1). Dalam pertemuan itu, Suyudi juga mengungkapkan keprihatinannya atas meningkatnya angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Terpapar Narkotika
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi penyalahguna narkoba tercatat meningkat menjadi 2,11 persen dari sebelumnya 1,73 persen. Angka tersebut setara dengan sekitar 4,1 juta masyarakat Indonesia yang terpapar narkotika.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum PB Al Washliyah, Kiai Haji Masyhuril Khamis, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung program-program BNN dalam pencegahan narkoba secara masif dan berkelanjutan.
Ia menyebut Al Washliyah memiliki infrastruktur dan jaringan yang luas, mulai dari kepengurusan di 35 provinsi dan 327 kabupaten/kota, pengelolaan 10 perguruan tinggi dan 721 unit sekolah di 13 provinsi, hingga ribuan guru dan dai pedesaan yang siap dilibatkan dalam edukasi anti narkoba.
“Kami sudah mulai mengintegrasikan modul kurikulum anti-narkotika di beberapa sekolah. Kami ingin anak-anak memahami bahaya narkoba sejak dini, termasuk ancaman narkoba jenis baru seperti cairan pada rokok elektrik,” ujar KH Masyhuril.
Sebagai langkah konkret, BNN dan PB Al Washliyah sepakat menyusun Nota Kesepahaman (MoU) yang akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Kerja sama tersebut ditujukan agar program pencegahan narkoba dapat langsung diimplementasikan di lingkungan pendidikan dan kegiatan dakwah.
Audiensi ini turut dihadiri jajaran pejabat tinggi madya BNN RI, di antaranya Deputi Pencegahan, Deputi Rehabilitasi, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Plt. Deputi Pemberantasan, Plt. Deputi Peran Serta Masyarakat, serta Kepala Biro Humas dan Protokol.
Sementara dari pihak Al Washliyah, Ketua Umum PB Al Washliyah didampingi jajaran pengurus bidang hukum, luar negeri, kajian strategis, serta Sekretaris Jenderal Ikatan Sarjana Al Washliyah. (tb)
Mensos Tekankan Peran Perangkat Desa dalam Pembaruan Data Bansos
NEWSREAL.ID, SIDOARJO– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya peran perangkat desa dalam proses digitalisasi dan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional...
Perkuat Kerja Sama, Albanese Bertemu Prabowo di Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan ini menjadi penegasan komitmen kedua negara...
Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...
Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...
Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...
Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...
Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...
BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...
Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...
Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...
Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...
Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

