Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

BNN Peringatkan Bahaya “Gas Tertawa”, Efek Singkat Risiko Mematikan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 27 Januari 2026 13:15 WIB
BNN Peringatkan Bahaya “Gas Tertawa”, Efek Singkat Risiko Mematikan
NEWSREAL.ID - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Di balik sensasi euforia sesaat yang ramai diperbincangkan di media sosial, “gas tertawa” atau Whip Pink menyimpan ancaman serius bagi kesehatan, bahkan nyawa. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan agar masyarakat tidak pernah mencoba mengonsumsi zat tersebut dalam bentuk apa pun.

Masyarakat diminta untuk menjauhi penyalahgunaan gas tertawa (Whip Pink) yang mengandung Dinitrogen Oksida (N2O), menyusul maraknya perbincangan publik terkait dugaan keterkaitan zat tersebut dengan wafatnya seorang selebgram.

Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjelaskan, N2O merupakan gas tidak berwarna dan tidak mudah terbakar yang memiliki aroma serta rasa sedikit manis. Meski lazim digunakan dalam konteks medis, zat ini tidak diperuntukkan untuk konsumsi rekreasi.

“Efek euforia yang ditimbulkan memang singkat, tetapi risikonya bisa fatal dan permanen,” ujar Suyudi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, (27/1/2026). Ia menerangkan, istilah gas tertawa muncul karena perilaku pengguna yang tampak senang hingga tertawa setelah menghirup N2O.

Namun, di luar penggunaan medis, zat ini kerap disalahgunakan sebagai inhalan untuk memperoleh sensasi relaksasi, euforia singkat, hingga halusinasi ringan. Menurut Suyudi, penyalahgunaan N2O sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kekurangan oksigen (hipoksia), kerusakan saraf, hingga berujung pada kematian.

Dampak jangka panjangnya pun tak kalah mengkhawatirkan. “Penyalahgunaan dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen, defisiensi vitamin B12 yang parah, serta meningkatkan risiko kematian,” tegasnya.

Peran Orang Tua

BNN juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali bentuk penyalahgunaan gas tertawa yang umumnya menggunakan tabung kecil atau cartridge, serta balon yang dihirup. Orang tua diminta lebih waspada terhadap lingkungan pergaulan anak dan remaja.

Apabila menemukan indikasi peredaran gelap atau penggunaan N2O untuk disalahgunakan, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan BNN di nomor 184 atau ke kantor kepolisian terdekat. “Jika ada anggota keluarga yang sudah terlanjur terlibat, segera hubungi layanan konseling dan rehabilitasi BNN. Layanan ini bersifat rahasia dan gratis,” tambah Suyudi.

BNN menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan zat adiktif, baik narkotika, narkoba jenis baru (New Psychoactive Substances), maupun zat berbahaya lain seperti N2O. Upaya pencegahan, penegakan hukum, dan rehabilitasi akan terus diperkuat demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). (tb)

Berita Terbaru

Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...

Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...

Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...

Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...