Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

BNN Amankan 1.259 Orang dalam Operasi Serentak

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 10 November 2025 18:10 WIB
BNN Amankan 1.259 Orang dalam Operasi Serentak
NEWSREAL.ID - BARANG BUKTI: Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto memperlihatkan barang bukti yang disita dalam operasi gabungan pada 5-7 November 2025 pada konferensi pers di Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (10/11). (Foto: BNN)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Dalam waktu tiga hari, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan 1.259 orang dari hasil operasi gabungan di 53 titik rawan narkotika di seluruh Indonesia.

Operasi besar ini menjadi langkah tegas sekaligus peringatan keras bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. BNN mengungkapkan, hasil Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Rawan Narkotika yang digelar serentak pada 5-7 November 2025. Dalam operasi tersebut, sebanyak 1.259 orang diamankan dari berbagai daerah di Tanah Air.

Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyampaikan, dari total jumlah tersebut, 830 orang berjenis kelamin laki-laki dan 429 perempuan. Mereka diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Tetapkan Tersangka

“Dari hasil pemeriksaan awal, 395 orang positif mengonsumsi narkoba, 37 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan 359 orang lainnya direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi,” ujar Suyudi di Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (10/11).

Ia menegaskan bahwa langkah rehabilitasi menjadi bagian penting dari strategi BNN dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba. “BNN tidak hanya fokus pada pemberantasan, tapi juga berkomitmen memperkuat rehabilitasi, pencegahan, dan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Operasi gabungan tersebut melibatkan 4.720 personel dari unsur BNN, TNI, Polri, dan masyarakat. Dari hasil operasi, petugas menyita berbagai barang bukti, antara lain, 126,3 kilogram sabu, 12,7 kilogram ganja, 1.428 butir ekstasi serta 120 butir obat keras jenis Trihex dan Tramadol.

Selain itu, tim juga menemukan dan mengamankan uang tunai Rp1,54 miliar, uang diduga palsu Rp5,5 juta, serta 19 pucuk senjata api (pabrikan dan rakitan), 64 senjata tajam, tiga mesin penghitung uang, dan bahkan sebuah drone yang diduga digunakan untuk memantau aktivitas aparat di lokasi rawan narkotika.

Suyudi berharap operasi besar ini tidak berhenti pada penindakan semata, melainkan menjadi pintu masuk bagi penguatan program pencegahan berkelanjutan. “Saya mengajak semua pihak untuk menjadikan perang melawan narkoba sebagai perjuangan bersama demi menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya. (ct)

Berita Terbaru

MAKI Kecam KPK Soal Tahanan Rumah Yaqut, Beda Perlakuan dengan Lukas Enembe

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masyarakat Antikorupsi Indonesia melontarkan kritik keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi atas keputusan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan...

KPK Tegaskan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Bukan karena Sakit, Ini Alasannya

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pengalihan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah tidak berkaitan dengan kondisi kesehatan. Juru...

157 Warga Binaan Lapas Purwodadi Dapat Remisi Lebaran, Tiga Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, PURWODADI- Sebanyak 157 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi menerima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3/2026). Pemberian remisi ini menjadi...

155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi Lebaran, 1.162 Orang Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia menerima remisi khusus Idul Fitri 1447 H/2026. Kebijakan ini ditegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk penghargaan...

KPK Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3/2026) malam. Juru Bicara...

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Leave a comment