Nasional

Setiap Hari 50 Nyawa Melayang karena Narkoba

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 4 November 2025 23:41 WIB
Setiap Hari 50 Nyawa Melayang karena Narkoba
NEWSREAL.ID - DISKUSI NARKOBA: Dari kiri ke kanan, Sekjen MN KAHMI Syamsul Qomar, Deputi Pencegahan BNN RI Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Zainul Muttaqin, serta Penasihat Ahli Kapolri Andi Subiakto dalam Diskusi Terbuka Tentang Bahaya Narkoba di Jakarta, Selasa (4/11). (Foto: KAHMI)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masih banyak yang menganggap narkoba hanya masalah kriminal, padahal faktanya jauh lebih kelam. Tiap hari, puluhan warga Indonesia kehilangan nyawa karena zat mematikan ini, dan sebagian besar korbannya adalah generasi muda.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, rata-rata 50 orang di Indonesia meninggal setiap hari akibat penyalahgunaan narkoba atau setara dengan 18 ribu kematian per tahun. Rentang usia korban paling banyak berada di kelompok 14 hingga 25 tahun, usia produktif yang seharusnya menjadi tulang punggung masa depan bangsa.

Deputi Pencegahan BNN RI, Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Zainul Muttaqin menjelaskan, saat ini terdapat 1.386 jenis narkoba baru di dunia, dengan 99 jenis di antaranya sudah beredar di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 94 jenis telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan.

Zainul juga mengingatkan bahwa cairan vape kini teridentifikasi mengandung narkotika jenis etomidate, senyawa anestesi yang di Taiwan dikategorikan sebagai narkotika golongan satu.

“Dampak narkoba sudah luar biasa. Bahkan, lebih dari separuh penghuni lembaga pemasyarakatan, tepatnya 52,97 persen, adalah narapidana kasus narkotika,” ujarnya dalam Diskusi Terbuka Tentang Bahaya Narkoba di Jakarta, Selasa (4/11).

Sebagai langkah pencegahan, BNN meluncurkan program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) agar pendidikan antinarkoba masuk ke sistem pembelajaran sejak dini.

Persoalan Global

Zainul juga menyebut, ancaman narkotika bukan hanya persoalan nasional. Secara global, sebanyak 585 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyalahgunaan narkoba, atau rata-rata 52 kematian per jam. “Angka ini bahkan lebih tinggi dibanding korban akibat konflik bersenjata dan terorisme,” tegasnya.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof Suparji Ahmad menilai, penanganan narkoba di Indonesia masih belum optimal. “Kita perlu membedakan antara pengguna dan pengedar. Pengguna harus direhabilitasi, sementara bandar wajib dipenjara. Kesalahan normatif dalam sanksi membuat upaya penanggulangan jadi tidak efektif,” katanya.

Sementara itu, Penasihat Ahli Kapolri, Andi Subiakto mengingatkan, jika peredaran narkoba tidak ditangani serius, cita-cita menuju Generasi Emas 2045 bisa gagal total. Ia menyoroti adanya rumah tahanan yang justru menjadi pusat produksi narkoba, serta meningkatnya praktik jual beli narkoba, judi, dan prostitusi daring.

“Bahaya narkoba sudah melampaui isu kriminal. Ini sudah jadi ancaman geopolitik dan geodemografi. Pendekatan lunak tak lagi relevan, kita butuh tindakan tegas,” ujarnya.

BNN mencatat, jumlah narapidana dan tahanan kasus narkoba mencapai 141.016 orang. Dari total itu, 76.712 orang merupakan bandar dan pengedar, sementara 64.304 lainnya adalah pengguna.

Provinsi dengan jumlah kasus tertinggi antara lain Sumatra Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Riau, dan DKI Jakarta. Tingginya angka kematian dan meluasnya peredaran narkoba menjadi alarm keras bagi bangsa ini.

Jika langkah pencegahan dan penegakan hukum tidak diperkuat, bonus demografi yang diharapkan membawa kemajuan bisa berubah menjadi bencana sosial berkepanjangan. (tb)

Berita Terbaru

Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama

JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...

Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...

Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina

JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Next Indonesia: Perluasan Jargas dan Reformasi Subsidi Kunci Pembengkakan Subsidi...

Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM

JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...

Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...

Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa

JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...

Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA

JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...

Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...

Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan

SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...

Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot

JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...

Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....

12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”

JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...

Leave a comment