KATAKAN yang benar meskipun itu pahit. Sabda Rasulullah SAW ini menjiwai ketegaran Asiyah, istri Fir’aun, sejak ribuan tahun silam ketika suaminya yang angkuh itu memaksannya menanggalkan kebenaran.
Dalam kitab ‘Uqudul Lujjain, Syekh Nawawi al-Bantani menceritakan hikayat awal keimanan Asiyah dari kesuksesan Nabi Musa AS mengalahkan tukang sihir suruhan Fir’aun. Penguasa otoriter yang mendaku dirinya sebagai Tuhan ini menantang Nabi Musa adu kebenaran dengan saling “unjuk kebolehan”.
Baca : Raja Salman Hibakan 100 Ton Kurma, Wamen: Bukti Kecintaan dan Perhatian Raja Salman kepada Indonesia
Asiyah yang menyaksikan peristiwa tersebut akhirnya jatuh cinta pada ajaran Nabi Musa. Mukjizat telah terbentang, dan kebatilan terbukti gugur di hadapan kebenaran tauhid. Istri Fir’aun ini pun mantab menyatakan beriman.
Fir’aun betul-betul tidak terima dengan keputusan istrinya. Ia mengikat kedua tangan dan kaki Asiyah pada empat buah tiang. Tubuhnya dipaksa menatap sengatan matahari. Fir’aun dan pengikutnya lantas meninggalkan Asiyah begitu saja bak bangkai kadal yang terkapar di atas pasir. Penderitaan perempuan malang ini belum berakhir. Karena beberapa saat kemudian, Fir’aun memerintahkan anak buahnya melemparinya dengan batu besar. Dalam perih, Asiyah berutur, “Wahai Tuhanku, dirikanlah rumah untukku di sisimu di dalam surga.”
Seketika itu ia melihat sebuah rumah yang terbuat dari marmer putih. Lalu nyawanya dicabut, sebelum tubuhnya ditimpa batu besar hingga ia tidak merasakan sakit.
Baca : 6 Benda Tercepat yang Pernah Diciptakan Manusia
Fir’aun dalam kisah ini memperlihatkan kezaliman yang tiada batas. Ia tak segan-segan menyiksa, bahkan membunuh, setiap orang yang berseberangan dengan dirinya, tak terkecuali istrinya sendiri.
Perilaku Fir’aun ini juga menandai adanya struktur kekuasaan yang hegemonik dalam kehidupan bernegara sehingga akses kritik atau berpendapat secara bebas menjadi buntu. Dalam konteks kehidupan rumah tangga, Fir’aun sedang memamerkan dominasi laki-laki atas perempuan yang menjadi faktor ketidakharmonisan dan kekerasan dalam sebuah keluarga.
Sebaliknya, Asiyah mengajarkan kepada kita semua tentang kesabaran dalam menghadapi cobaan berat. Siksaan hebat dari Fir’aun tak menggoyangkan pilihannya terhadap ajaran tauhid. Berkat ketabahan dan keteguhannya menggenggam prinsip ini, Asiyah justru mendapat perlindungan dan kemuliaan. (Mahbib Khoiron)
Baca : Laron Masuk Gerbong, Penumpang KRL Commuter Jakarta Kota – Bogor Kalang Kabut
Doa Lintas Agama Perkuat Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI
JAKARTA,NEWSREAL.id – Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada...
Kunjungi Umat Buddha di Lampung, Staf Khusus Menag RI Tegaskan Kerukunan Jadi Fondasi Visi Presiden Prabowo
LAMPUNG,NEWSREAL.id – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar melakukan kunjungan silaturahmi ke Amurwa Bhumi Graha Temple, Lampung. Kunjungan ini sebagai bagian dari penguatan...
Gugun Gumilar Dukung Pendidikan Agama Hindu yang Inovatif dan Berakar pada Nilai Kerukunan
JAKARTA,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, menghadiri peluncuran Program Studi Magister Pendidikan Agama Hindu (PAH) STAH Dharma Nusantara Jakarta, Jumat (24/7). Kehadirannya menjadi...
Cerita Inspiratif, Pulih Usai Kecelakaan Maut, Diah Warih Tumbuhkan Harapan bagi Penyandang Disabilitas
YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari (46), menceritakan, sebuah kecelakaan maut sempat mengubah arah hidupnya. Kecelakaan itu bahkan nyaris membuat Diwa, sapaan...
Gugun Gumilar Tekankan Kebebasan Beragama dan Beribadah sebagai Hak Konstitusional
BANDUNG,NEWSREAL.id – Stafsus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menggelar pertemuan dengan Jemaat Rumah Doa Methodis Injili Jemaat...
Stafsus Menag terima Patriot Garda Indonesia Hibahkan Koleksi Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal
JAKARTA,NEWSREAL.id-Dalam upaya mempererat tali silaturahmi antarumat beragama dan memperkaya khazanah literasi lintas iman, PGI (Patriot Garda Indonesia) secara resmi menyerahkan bantuan hibah berupa 181 eksemplar...
Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...
Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar
SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...
Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter
JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput. Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng...
Perbedaan Sunni – Syiah Bagian Fitrah, Gugun Gumilar : We are brother and sister in Islam. We are Muslim !
JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di...
Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan
SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara...
Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...
