Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Berita Daerah

Virus PMK Kembali Serang Sapi Peternak di Jateng

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 3 Januari 2025 00:22 WIB
Virus PMK Kembali Serang Sapi Peternak di Jateng
NEWSREAL.ID - RESPONS CEPAT: Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bersama Dinas Peternakan merespons cepat kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terjadi di Desa Kedungguwo, Magetan, Jatim, Kamis (2/1). (Dok: ditjenpkh)

SRAGEN- Virus penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali menyerang ternak sapi di Kabupaten Sragen, Jateng, selama beberapa waktu terakhir. Berdasarkan data milik Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sragen, Jateng, hingga Kamis (2/1) penyebaran virus PMK sudah merata di 20 kecamatan.

Jumlah kasus aktif hingga saat ini mencapai 675 ekor dan kasus baru 21 ekor. Sedangkan jumlah sapi yang sembuh dari PMK sebanyak tujuh ekor. Sampai dengan saat ini ada 64 ekor sapi yang mati dengan indikasi terserang virus PMK.

Petugas Medic Veteriner Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sragen, Ana Margaretha mengatakan, kasus PMK di Sragen penyebarannya sangat cepat. Penyebaran virus ini dari berbagai media, baik melalui pengunjung kandang, lalu lintas ternak, alat transportasi, maupun pakan.

“Ini penyebarannya lebih cepat dari bakteri. Pokoknya sarana yang kontak dengan sapi itu menjadi sarana penularan. Droplet itu virus juga bisa menular melalui udara,” kata Ana. Menyikapi kondisi tersebut, Pemkab Sragen telah melakukan penanganan serius terhadap penularan virus.

Beberapa upaya yang dilakukan melalui komunikasi, informasi, dan edukasi kepada para peternak. Sejauh ini, pihaknya juga sudah melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan uji laboratorium melalui kerja sama dengan Balai Besar Veteriner Wates. “Kami juga menyelenggarakan pengobatan gratis. Namun baru beberapa karena kondisi dana juga kurang. Saat ini kami baru mengajukan dana di APBD P dan dibantu Baznas,” ucapnya.

Penyemprotan Disinfektan

Serangan virus PMK juga terjadi di Kabupaten Pati. Dinas Pertanian setempat mencatat 125 hewan ternak sapi terindikasi menderita penyakit mulut dan kuku atau PMK. Bahkan ada 20 ekor ternak yang mati.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Andi Hirawadi mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan ke sejumlah pasar di Pati mengantisipasi penyebaran virus PMK. Hari ini pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Margorejo Pati. “Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK sehingga tidak bisa menular ke ternak sapi yang ada di sini,” jelas Andi di Pati, Kamis (2/1).

Andi menjelaskan banyak laporan warga jika hewan ternak sapi milik warga terindikasi terserang PMK saat musim pancaroba seperti sekarang. Hewan ternak milik warga mengalami luka pada kaki dan mulut.

“Karena musim pancaroba ini pergantian musim banyak sekali laporan dari masyarakat ada tanda-tanda yang menyerupai gejala PMK seperti ada luka di kaki. Kita antisipasi agar tidak semakin parah kita mengadakan kegiatan ini,” jelasnya. (dtc,tb)

Share:

Berita Terbaru

BNPB: Pengungsi Banjir Demak Bertambah Jadi 2.839 Jiwa, Sebar di Sejumlah Titik

NEWSREAL.ID, DEMAK- BNPB melaporkan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Demak terus bertambah dan kini mencapai 2.839 jiwa. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi...

Banjir Demak Meluas, Ahmad Luthfi Dorong Penanganan Terpadu dari Hulu ke Hilir

NEWSREAL.ID, DEMAK- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan penanganan banjir di Kabupaten Demak harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Untuk itu, pihaknya akan segera...

Stok BBM dan LPG Jateng Aman, Warga Diimbau Tak Lakukan Panic Buying

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayahnya dalam kondisi aman. Masyarakat pun diminta tidak melakukan panic buying serta...

Sowan ke Ulama, Agustina Galang Dukungan Sukseskan MTQ Nasional 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng terus mematangkan persiapan jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Salah satunya dilakukan melalui silaturahmi ke...

WFH ASN Diterapkan Tiap Jumat, Pemkot Semarang Fokus Tekan Konsumsi BBM

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemkot Semarang bersiap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menyusul arahan pemerintah pusat yang mulai...

Sambangi Para Pendahulu, Agustina Dorong Pembangunan Semarang Berkelanjutan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan silaturahmi sekaligus halal bihalal ke sejumlah mantan Wali Kota Semarang dalam rangka menjaga kesinambungan pembangunan kota. Kegiatan yang...

Wali Kota Apresiasi ASN, Semarang Tetap Kondusif Selama Libur Lebaran

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wali Kota Agustina Wilujeng memberikan apresiasi kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap menjalankan tugas selama masa libur Lebaran, sehingga kondisi Kota...

Haul KH Sholeh Darat Jadi Momentum, Pemkot Semarang Usulkan Gelar Pahlawan Nasional

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pemkot Semarang terus mendorong pengakuan atas jasa ulama besar KH Sholeh Darat dengan mengusulkan beliau sebagai Pahlawan Nasional. Usulan tersebut kini telah disampaikan...

Pemkot Semarang Teken Kerja Sama PSEL Bareng Pemprov dan Pemkab Kendal

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Upaya serius Pemkot Semarang dalam menangani persoalan sampah memasuki tahap yang lebih konkret. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja...

Kota Lama Semarang Diserbu Wisatawan, Kunjungan Naik 24,7 Persen dan Hotel Nyaris Penuh

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi favorit selama libur Lebaran 2026. Lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan turut mendorong tingkat hunian...

Mahakarya & Sesaji Rewanda, Cara Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi Goa Kreo

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menghadirkan perpaduan unik antara seni modern dan tradisi sakral melalui gelaran Mahakarya Goa Kreo dan ritual Sesaji Rewanda di kawasan...

Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Semarang Perkuat Tanggul Kali Babon

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Semarang kembali memicu banjir di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Tembalang. Mengantisipasi dampak yang lebih luas,...

Leave a comment