Ekonomi Bisnis

Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 29 November 2025 16:50 WIB
Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai
NEWSREAL.ID - SIDAK MENKEU: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak, Surabaya, beberapa waktu lalu. (Foto: Kemenkeu)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan ultimatum tegas kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Ia menyatakan telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan besar-besaran selama satu tahun ke depan. Jika perbaikan tak signifikan dan tingkat kepuasan publik tetap rendah, Bea Cukai terancam dibekukan.

“Biarkan, beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai. Kalau Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih tidak puas, Bea Cukai bisa dibekukan,” tegas Purbaya usai rapat dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (27/11).

Baca juga: Penerimaan Bea dan Cukai Tembus Rp 52,6 Triliun

Purbaya bahkan menegaskan kemungkinan mengulang langkah ekstrem era Presiden Soeharto pada 1985, yakni menggantikan seluruh fungsi bea cukai dengan perusahaan Swiss, Suisse Generale Surveillance (SGS).

“Diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi. Jadi, orang-orang Bea Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi,” ujarnya.

Perbaikan Kinerja

Meski demikian, ia mengklaim pegawai Bea Cukai kini mulai menunjukkan semangat memperbaiki kinerja. Pemerintah juga telah memasang sistem kecerdasan buatan (AI) di beberapa titik untuk mengurangi praktik nakal, seperti underinvoicing, yaitu pelaporan nilai barang impor-ekspor yang lebih rendah dari harga sebenarnya.

“Kita pelajari betul. Sekarang cukup baik kemajuannya. Saya pikir tahun depan sudah aman. Artinya Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional,” ucapnya optimistis.

Baca juga: Purbaya Terkejut, Barang Rp117 Ribu Dijual Rp50 Juta

Namun Purbaya tetap memberi tekanan: jika target reformasi gagal tercapai, sebanyak 16 ribu pegawai Bea Cukai terancam dirumahkan. “Orang Bea Cukai pintar-pintar dan siap mengubah keadaan,” tambahnya.

Langkah pembekuan Bea Cukai sendiri pernah terjadi pada 1985 ketika Presiden Soeharto memutuskan merumahkan seluruh pegawai instansi tersebut selama empat tahun untuk memerangi korupsi yang merajalela. Kala itu, fungsi bea cukai diserahkan kepada SGS sebagai pengganti.

Pemerintah kini berharap upaya reformasi dan pengawasan berbasis teknologi dapat mencegah pengulangan sejarah tersebut. (tb)

Berita Terbaru

Ekspor Gas ke Negara tak Diperpanjang, HKI : Langkah Tepat

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyampaikan rencana pemerintah untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah tepat guna memastikan kebutuhan energi industri...

36 Investor Global Dikumpulkan OJK, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat virtual dengan 336 investor regional dan global, pada Senin (19/10/2026) lalu, guna...

Operasional KDKMP 1 Oktober, BUMN Pendukung Teken PKS dengan Agrinas

JAKARTA,NEWSREAL.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang...

Era Prabowo Subianto Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Dilunasi

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia...

Diwa Foundation Hadir di Gorontalo, Penuhi Undangan Bank Indonesia untuk Ramaikan Event HARFEST 2026

GORONTALO, NEWSREAL.ID – Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemprov Gorontalo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Festival Kuliner dalam rangkaian Hulonthalo Art...

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Leave a comment