Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Penurunan Tanah Kawasan Pantura Diwaspadai

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 10 Januari 2025 01:25 WIB
Penurunan Tanah Kawasan Pantura Diwaspadai
NEWSREAL.ID - SEMAKIN TENGGEAM: rumah milik warga di derah pesisir Sayung, Demak, Jateng yang semakin tenggelam akibat meningkatnya air laut. (Dok: Pemkab Demak)
  • Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya penanganan penurunan muka tanah (land subsidence) di kawasan pantai utara (Pantura) Pulau Jawa.

AHY menjelaskan, penurunan muka tanah yang terjadi di wilayah tersebut salah satunya disebabkan oleh pengambilan air tanah secara berlebihan oleh penduduk, terutama di Jakarta, yang mencapai jutaan jiwa.

“Kami mencoba untuk mengurangi dampak land subsidence akibat disedotnya air dalam tanah secara berlebihan oleh jutaan penduduk Jakarta,” kata AHY seusai rapat terbatas bersama lima kementerian jajarannya, di Jakarta, kemarin.

Upaya untuk mengatasi masalah ini, lanjutnya, termasuk mengurangi dampak dari penggunaan air tanah secara berlebihan dengan menyediakan pasokan air bersih dari berbagai sumber, seperti Jatiluhur dan Karian.

Selain itu, pemerintah juga tengah berupaya untuk melakukan normalisasi terhadap 13 sungai yang ada di Jakarta guna mencegah dampak lebih lanjut akibat penurunan muka tanah dan banjir rob di kawasan tersebut.

Meski demikian, Menko AHY tidak menyebutkan secara rinci ke-13 sungai yang bakal dinormalisasi tersebut. “Pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki sistem saluran air dan sistem drainase limbah (sewerage) yang ada di Jakarta, agar tidak terjadi permasalahan baru di masa depan,” ujar AHY.

Tanggul Raksasa

Dikatakannya lebih lanjut, jika semua langkah mitigasi ini berhasil, pembangunan tanggul raksasa di kawasan pantai akan lebih efektif dan tidak menambah masalah baru bagi masyarakat.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengurangi dampak penurunan muka tanah serta banjir rob yang merugikan banyak pihak, khususnya di kawasan pantura.

“Jadi semuanya diperbaiki, ‘sewerage’ sistemnya juga diperbaiki sehingga pada saatnya ketika memang benar-benar sudah harus dibangun tanggul raksasa, ini juga sudah dibereskan masalah-masalah lainnya, sehingga tidak menimbulkan masalah baru,” ucap putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini.

AHY tak merinci berapa laju penurunan permukaan tanah di Pantura Jawa saat ini. Namun berdasarkan data yang dihimpun menyebutkan, laju penurunan muka tanah di wilayah Pantura Jawa bervariasi antara satu hingga 20 sentimeter (cm) per tahun, tergantung pada lokasi spesifik, misalnya di Semarang, terjadi penurunan berkisar antara 12 cm per tahun, dengan rata-rata 5,6 cm per tahun.

Kemudian, di Pantura Jawa Tengah, terjadi penurunan antara 3-6 cm per tahun, dengan beberapa area mencapai satu cm per bulan. Bahkan, wilayah lain di pantura bisa antara lima hingga 20 cm per tahun.

Sebelumnya, Menko AHY menggelar rapat terbatas bersama lima kementerian yakni Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Transmigrasi dan Perhubungan.

Rapat terbatas dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Selain itu, tampak pula Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, serta jajaran sekretaris jenderal, dirjen, staf ahli dan staf khusus di lima kementerian. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment