
- Perkuat Layanan Publlik Digital Terintegrasi
SEMARANG- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyusun peta jalan (road map) guna memperkuat layanan publik terintegrasi berbasis digital.
Hal itu diwujudkan pada kegiatan Harmonisasi Perencanaan Tahun 2026, Bidang Komunikasi dan Informatika di Gedung BPSDMD Jateng, Selasa (18/2). Hadir pada kegiatan tersebut, Direktur Akselerasi Pemerintah Digital Komdigi Aris Kurniawan, Direktur Kemanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN Danang Jaya, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Sekda Provinsi Jateng Slamet AK, Plt Kadiskominfo Jateng Dadang Somantri, para Kepala OPD dan Kadiskominfo dari 35 kabupaten/kota.
Pada sambutannya, Plt Asisten Administrasi Slamet AK menyampaikan pentingnya harmonisasi dalam bidang komunikasi dan informasi. Menurutnya, digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan, untuk mempermudah, mempercepat dan meningkatkan keandalan sajian informasi.
“Tekad dan hasil ditunjukkan oleh Pemprov Jateng dengan memperoleh indeks SPBE 4,42 dengan kategori memuasikan. Untuk kabupaten/ kota, indeks SPBE yang diraih pada kategori sangat baik yakni 3,76,” tuturnya.
Kadiskominfo Jateng Dadang Somantri mengatakan, acara itu untuk menyelaraskan peraturan pemerintah pusat hingga ke daerah. Harapannya, peran Diskominfo dalam mempermudah dan mempercepat layanan publik tercapai.
“Kenapa harus mengharmonisasikan 2026, karena tantanganan ke depan semakin besar semakin luas. Kebijakan pemerintah pusat berkembang, kita mencoba selaraskan kebijakan pemerintah pusat supaya seiring dengan daerah. Harapannya, pemerintah kita untuk wujudkan masyarakat sejahtera dan Indonesia emas, betul-betul bersinergi, tidak ada perbedaan,” paparnya.
Selain itu, untuk menghadapi tantangan keamanan digital ke depan, sinergi antardaerah perlu lebih digencarkan. Karenanya, dengan fasilitas Data Center yang telah dimiliki Provinsi Jawa Tengah, diharapkan memperkuat keamanan digital pada lingkup provinsi.
“Paling riskan dalam teknologi informasi ini, bagaimana menjaga keamanan siber. Kalau kita sama dalam satu kekuatan bareng, karena anggaran yang besar, tidak kecil, kalau kita bareng, misal dalam satu kegiatan dibagi 35 kabupaten dengan provinsi, anggaran dibagi dua. Sistem pengamanan kan paralel, itu bisa kita lakukan bersama,” ungkapnya.
Dua Tantangan
Direktur Akselerasi Pemerintah Digital Komdigi Aris Kurniawan mengatakan, ada dua tantangan yang akan dalam pemanfaatan Pusat Data Nasional, yang terintegrasi antara pusat dan daerah. Pertama terkait infrastruktur, dan kedua terkait integrasi aplikasi layanan publik.
“Kalau bicara infrastruktur, kita harus konsolidasi, apalagi ada efisiensi anggaran, penggunaan resources harus berbagi pakai, juga aplikasi. Termasuk pemanfaatan yang kita sebut sistem penghubung layanan pemerintah, ini yang paling penting soal integrasinya,” ujarnya.
Terkait Data Center yang dimiliki oleh Pemprov Jateng Aris menyambut positif. Ia berharap, data center tersebut akan terkoneksi pada pusat data nasional atau PDN, menjadi sebuah ekosistem yang saling mendukung. (tb)
Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...
Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...
Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu
SOLO,newsreal id – Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...
Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga
SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...
Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km
LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...
Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG
SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...
Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur
WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...
Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak
KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...
“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas
JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...
Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran
KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...
Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga
NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

