Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Efisiensi Anggaran Kemendagri 2025 hingga 50 Persen

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 3 Februari 2025 13:53 WIB
Efisiensi Anggaran Kemendagri 2025 hingga 50 Persen
NEWSREAL.ID - RAPAT KERJA: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2). (Dok: Antara)

JAKARTA– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan efisiensi pagu anggaran Kementerian Dalam Negeri tahun 2025 mencapai 50 persen. Kebijakan tersebut menyusul dikeluarkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Mendagri merinci bahwa semula pagu anggaran Kemendagri tahun 2025 sebesar Rp4.792.328.518.000, lalu dilakukan efisiensi menjadi sebesar Rp2.038.635.518.000. “Dari total yang semula pagu anggaran yang sudah disampaikan Rp4,7 triliun atau efisiensinya lebih kurang 57,46 persen sehingga sisa pagu Kemendagri Rp2 triliun lebih atau 42,54 persen,” kata Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2).

Merespons Inpres tertanggal 22 Januari 2025 tersebut, pihaknya melakukan simulasi (exercise) terhadap 16 item dalam anggaran Kemendagri tahun 2025 untuk diefisiensi. “Supaya bisa masuk di pagu Rp2,038 triliun tersebut ini kami buatkan exercise dengan pedoman efisiensinya di 16 item ini,” ucapnya.

Dia lantas merinci efisiensi terhadap 16 item di Kemendagri itu mencakup: alat tulis kantor (90 persen); kegiatan seremonial (56,9 persen); rapat, seminar dan sejenisnya (45 persen); kajian dan analisis (51,5 persen); diklat dan bimtek (29 persen); honor output kegiatan dan jasa profesi (40 persen); percetakan dan souvenir (75,9 persen); sewa gedung, kendaraan, peralatan (73,3 persen).

Selain itu, lisensi aplikasi (21,6 persen); jasa konsultasi (45,7 persen); bantuan pemerintah (16,7 persen); pemeliharaan dan perawatan (10,2 persen); perjalanan dinas (53,9 persen); peralatan dan mesin (28 persen); infrastruktur (34,3 persen); belanja lainnya (59,1 persen).

Sementara itu, Tito menjelaskan bahwa pagu anggaran Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) tahun 2025 mulanya sebesar Rp267.135.531.000, lalu dilakukan efisiensi menjadi sebesar Rp150.800.000.000.

“Diefisiensikan menjadi Rp150 miliar lebih atau efisiensinya sebesar 56,45 persen. Inilah yang dimanfaatkan oleh BNPP karena dipatok Rp150 miliar dan ini juga sedang di-exercise oleh BNPP lebih rinci lagi,” ujar Tito yang mengampu jabatan sebagai Kepala BNPP itu.

Lakukan Penyesuaian

Dikatakan pihaknya sampai saat ini masih akan terus melakukan penyesuaian dan menyisir setiap komponen pos-pos anggaran Kemendagri dan BNPP tahun 2025 untuk dilakukan efisiensi.

“Hal-hal sebanyak mungkin yang bisa diefisiensikan, diefisiensikan dengan tentunya patokan pada 16 item untuk dipedomani yang berasal dari Kemenkeu,” tuturnya. Meski efisiensi dilakukan pada sejumlah program-program prioritas, dia menekankan bahwa efisiensi yang dilakukan pada prinsipnya tetap akan mengoptimalkan target yang hendak dicapai oleh Kemendagri dan BNPP.

“Prinsip hal-hal yang basic, yang mendasar, untuk running-nya program Kemendagri tugas sebagai pembina dan pengawas Pemerintah Daerah sekaligus juga untuk pelaksana pendidikan IPDN, dan juga pelatihan-pelatihan yang operasionalisasi Dukcapil ini tetap bisa berjalan. Itu prinsip utamanya,” jelasnya.

Dia lantas melanjutkan, untuk BNPP khusus hal-hal yang pokok seperti belanja pegawai, kemudian penanganan operasionalisasi pos lintas batas negara, yang ada di 15 pos lintas batas negara tetap harus berjalan operasional. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Dipakai MBG Digugat, Dosen-Guru Minta MK Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemanfaatan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai penolakan. Kali ini, gugatan resmi diajukan dosen dan guru ke Mahkamah Konstitusi...

Awal Puasa 2026 Bisa Berbeda, BRIN Prediksi Ramadan Mulai 19 Februari

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Potensi beda awal puasa kembali muncul tahun depan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 19...

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta Orang, Lulusan SMK Paling Banyak Nyari Kerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jumlah pengangguran di Indonesia memang turun, tapi angkanya masih bikin mikir. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 7,35 juta orang yang belum bekerja...

Soal Iuran Board of Peace, Seskab: Nggak Wajib

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Isu iuran miliaran dolar ke Board of Peace akhirnya dijelaskan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian itu...

Prabowo Gaspol Urusan Sampah, Riset Diminta Turun Tangan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Masalah sampah tak mau lagi dibiarkan jadi cerita lama yang berulang. Presiden RI Prabowo Subianto meminta persoalan sampah dibereskan lewat riset dan teknologi...

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Mulai April 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, akan berakhir pada Februari...

Menteri PU Laporkan Serapan Anggaran 2025 Tembus 95 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2025 mencapai 95,23 persen atau setara Rp106,78 triliun dari total...

Jelang Lebaran 2026, Mentan Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pasokan pangan...

Ramadan 2026, Baznas Gulirkan 29 Program dari Zakat hingga Layanan Mudik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyiapkan puluhan program unggulan yang dirancang untuk memperluas manfaat zakat,...

Bahas Board of Peace Gaza, Prabowo Panggil Ormas Islam ke Istana

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Isu keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP) segera dibawa ke meja diskusi Istana. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu...

Prabowo Tantang Kritikus: Tak Suka? Bertemu di Pilpres 2029

NEWSREAL.ID, BOGOR- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbedaan sikap terhadap kepemimpinannya adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar ketidaksukaan itu tidak disalurkan...

Soal Dewan Perdamaian, MUI Tunggu Penjelasan Langsung Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Majelis Ulama Indonesia (MUI) belum buru-buru menyimpulkan sikap terkait keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Organisasi keagamaan ini...

Leave a comment