
- Mudik Gratis Pemprov Jateng
JAKARTA- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melepas 14.374 pemudik dari Jakarta yang memanfaatkan layanan mudik gratis yang diadakan Pemprov Jateng, Rabu (26/3). Bertempat di area Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta, ratusan bus membawa para perantau dengan pekerjaan sektor informal, menuju kampung halaman masing-masing di penjuru Jateng.
Para pemudik tampak bersuka cita mengikuti program mudik gratis ini. Sebab mereka bisa bertemu dengan keluarga di kampung halaman, tanpa harus mengeluarkan uang untuk membeli tiket bus.
“Kalau tidak gratis, tiket bus Rp500 ribu, dan bisnis atau eksekutif bisa Rp600 ribu. Mudik gratis sangat membantu. Jatah beli tiket bisa buat lebaran,” tutur peserta mudik gratis tujuan Blora, Karyanto.
Peserta mudik gratis lain, Santi tujuan Wonogiri menyampaikan, kegiatan mudik gratis sangat membantunya yang setiap hari bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART). Untuk tiket bus bila tidak gratis, harganya Rp 500 ribu.
“Saya kan ART, kalau pulang dua minggu sebelum Lebaran, majikan belum izinin. Kalau pulang mepet, tiket mahal sampai Rp 500 ribu. Harga itu tidak terjangkau bagi kami ART,” tutur Santi, ditemui di dalam bus tujuannya.
Pemudik lain, Dewi, yang hendak mudik ke Kota Tegal, sangat bersyukur bisa ikut program mudik gratis karena kegiatan sangat membantu pedagang kecil seperti dirinya. Maklum, pekerjaanya sebagai pedagang sembako di Jakarta, belum memberikan pendapatan yang menjanjikan.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu sekali bagi warga Jateng yang akan melakukan mudik gratis. Dengan mudik gratis ini akan meringankan beban warga Jateng. Sangat membantu meringankan pengeluaran. Jadi bisa meringankan pengeluaran dari puluhan ribu hingga ratusan ribu,” ungkap Dewi, yang mengaku bisa berhemat hingga Rp 300 ribu untuk beli tiket bus bila tak ikut mudik gratis.
Hal serupa juga disampaikan pemudik tujuan Kudus, yaitu Usmanto dan Fitri. Keduanya bisa mengikuti program mudik gratis. Dengan begitu mereka bisa hemat uang beli tiket bus Rp 600 ribu.
Sementara, Afidah, peserta mudik yang kesehariannya bekerja sebagai buruh pabrik, berharap tahun depan kegiatan mudik gratis tetap ada, dengan fasilitas yang lebih bagus. Sebab, kegiatan itu sangat membantunya, mengingat pendapatan buruh pabrik selama ini hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan data Badan Penghubung Jateng, untuk mudik kali ini disediakan bus dengan tujuan 35 kabupaten/kota dengan total 289 bus dengan kapasitas total 14.374 pеnumpang dari Jakarta.
Selain bantuan dari Pemprov Jateng sebanyak 47 bus dan pemerintah kabupaten/ kota sebanyak 166 bus, bantuan juga berasal dari PT Bank Jateng sebanyak 53 bus, PT Semen Gresik (7), PT Jasa Raharja (15) dan bantuan Perum Perumnas sebanyak 1 bus.
Bus yang diberangkatkan dari Kodiklat AD, Bandung, Jawa Barat, sebanyak 22 bus dan kapasitas total 1.096 penumpang, dengan rincian dari Baznas Provinsi Jateng sebanyak 13 bus, Kabupaten Cilacap 4 bus, Kabupaten Wonogiri 1 bus, Kabupaten Sukoharjo 2 bus, dan Dewan Kehormatan PRJT BAN 2 bus.
Kegiatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemprov Jateng terhadap warga Jateng dan perantau asal Jateng yang bekerja di sektor informal, yaitu ART, buruh bangunan, buruh pabrik, pedagang asongan dan pekerjaan informal lainnya, di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, serta wilayah Bandung.
Kegiatan mudik gratis ini juga didukung oleh Bejo Jahe Merah (PT Bintang Todjoe), Danone-Aqua, PT Gojek Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe), PT Rans Nikmat Sejahtera (Ransfood), PT Bakrie Pipe Industries, Adyawinsa Group, dan Lunalife.
Sangu Utuh
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan masyarakat pekerja informal untuk melakukan mudik. Sehingga, masyarakat bisa menghemat uangnya untuk kebutuhan lain, baik itu pemudik dengan bus atau kereta api (KA).
“Harapannya, sangu utuh. Kalau sangu utuh nanti bisa mbangun desa,” pesan Luthfi saat melepas para pemudik. Ditambahkan, pihaknya juga menyediakan balik gratis untuk bus dan KA.
Masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang perjalanan arus balik gratis, melalui website Badan Penghubung Jateng.
“Untuk warga Jateng manakala nanti balik di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan, sudah tidak usah (tidak usah balik). Bangun desanya sendiri saja bersama bupati/ wali kota. Tidak usah bawa teman. Tapi kalau sudah ada pekerjaaan tetap, tidak apa-apa. Kalau belum ada pekerjaaan, cukup membangun desanya masing-masing, bersama bupati/wali kota semuanya sudah bertanggung jawab semua,” pesan mantan Kapolda Jateng ini. (tb)
Warga Bibis Baru Solo Desak STOP Operasional Tower BTS, Diwa : Nyawa dan Keselamatan Warga Lebih Berharga
SOLO,NEWSREAL.id — Kantor Satpol Kota Solo, Jawa Tengah di geruduk belasan warga dari Kampung Bibis Baru, Nusukan RT 01 dan RT 02, RW 24, Banjarsari,...
Soroti Kasus Pencuri Tewas Dikeroyok Massa, Diwa Foundation: Tegakkan Hukum dan Keadilan
DiwaJAKARTA, NEWSREAL.com– Di balik peristiwa yang kini menjadi perhatian publik, tangis seorang anak menjadi pengingat bahwa setiap tindak kekerasan meninggalkan dampak panjang bagi keluarga yang...
Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...
Gubernur Jateng Tunjuk Eko Sapto Purnomo Jadi Plt Bupati Sukoharjo
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal setelah Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditetapkan sebagai...
Cegah “Bullying”, Mendikdasmen Imbau Identitas Terduga Pelaku Teror Bom SDN Jaksel Tak Diumbar
JAKARTA,NEWSREAL.id-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meminta seluruh pihak menjaga kerahasiaan identitas terduga pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta...
Dorong Keadilan Korektif, LOGIS 08 Minta Penanganan Dugaan Korupsi Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
JAKARTA,NEWSREAL.id – Organisasi LOGIS 08 mendorong aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan keadilan korektif (corrective justice) dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Pendekatan tersebut dinilai tidak...
Soal Perlindungan Lahan Pertanian dan Penanganan Sampah, Pemprov Jateng Targetkan 26 Daerah Ini
SEMARANG,NEWSREAL.id-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya penyelesaian dua persoalan lingkungan yang dinilai semakin mendesak, yakni alih fungsi lahan pertanian dan pengelolaan sampah, terutama di kawasan...
Kronologi dan Fakta Lengkap Kecelakaan Maut di Indramayu, 13 Tewas
INDRAMAYU, NEWSREAL.id – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, setelah kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap pengangkut rombongan pengantar pengantin dan truk tronton...
Perkuat Pendidikan Inklusif, Pemerintah Percepat Revitalisasi SLB hingga Digitalisasi Pembelajaran
KENDAL, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pembangunan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus melalui revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut menjadi bagian...
4 Juta Anak Belum Sekolah, Kemensos Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah terus dipercepat. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan Presiden memberikan...
KPK Bergerak di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Terjaring OTT
SOLO,NEWSREAL.id– Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/7/2026). Namun demikian, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum...
Bupati Kendal Tegaskan Keterbukaan Informasi Wajib Jadi Budaya di Seluruh Sekolah Dasar
KENDAL, NEWSREAL.id – Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat tata kelola pendidikan yang transparan melalui penguatan budaya keterbukaan informasi di lingkungan sekolah dasar. Bupati Kendal Dyah...