
CILACAP- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berupaya untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat nelayan di wilayah pesisir Jawa Tengah, baik di pesisir Utara maupun Selatan. Termasuk di antaranya mempermudah akses nelayan untuk mendapatkan pasokan solar.
Upaya itu ia sampaikan langsung saat menanggapi curhatan perwakilan masyarakat nelayan saat acara Ngopi Barang Pak Luthfi (Ngopfi) yang digelar di Garasi Alat Berat PT Elcander Duta Sarana (EDS), Desa Karangkandri, Kesugihan, Cilacap, Rabu (12/3).
Mulanya, seorang perwakilan nelayan bernama Yoga menyampaikan bahwa nelayan di Cilacap iri dengan para petani yang banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Ia menjelaskan, setiap bulan nelayan di Cilacap kekurangan solar untuk kebutuhan melaut.
“Kami mohon karena sebentar lagi bulan empat. Setiap bulan kami melaut sering kekurangan solar. Saya mewakili teman-teman nelayan minta tolong agar solar subsidi ditambah, karena sering sekali rebutan solar,” ujarnya saat berdialog dengan Gubernur Ahmad Luthfi.
Tidak hanya itu, Yoga juga mengeluhkan kalau solar yang sering dipakai nelayan kualitasnya kurang baik. Akibatnya mesin kapal mudah rusak. “Mumpung ada Pak Gubernur dan Bupati, ada dari Pertamina juga, tolong diperhatikan,” ungkapnya.
Mendengar curahan itu, Ahmad Luthfi langsung menanggapi. Ia mengatakan, solar subsidi memang harus dimaksimalkan tetapi penting juga untuk mendorong agar bagaimana nelayan ini berdaya. Pasalnya, hasil panen petani dan nelayan tidak bisa bersaing, sehingga ada kekurangan yang harus dieksplorasi.
Prioritas Pemprov
“Solar itu merupakan prioritas kita. Solar bersubsidi itu kan kebijakan pemerintah, nanti akan kita cek ke lapangan apakah itu sudah tepat sasaran apa belum,” kata Luthfi.
Mantan Kapolda Jateng itu menyampaikan, pemerintah akan berupaya untuk membuat SPBU yang dekat dengan tempat-tempat di mana nelayan berada. “Ada beberapa tempat yang memang SPBU-nya di tempat umum sehingga nelayan kita mencari solar di kota, itu kan salah. Jadi akan ada beberapa SPBU yang kita tempatkan di muara dan lain sebagainya. Petanya susah ada termasuk di wilayah kita,” jelasnya.
Selain masalah solar bagi nelayan, Luthfi juga menyerap aspirasi dari masyarakat di pesisir Cilacap lainnya. Sudarno, warga Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap menyampaikan tentang pemanfaatan lahan seluas 18 hektare bekas tambak udang. Lahan itu diketahui milik TNI yang sebelumnya sempat dikelola oleh pengusaha udang namun saat ini terbengkalai.
“Dalam rangka ketahanan pangan, bolehkah lahan yang sementara ini belum dikelola itu bisa dimanfaatkan oleh para petani,” ucapnya kepada Ahmad Luthfi. Mengenai hal ini, Ahmad Luthfi akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar lahan tersebut bisa digunakan menjadi lebih produktif. Khususnya agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. “Kalau itu milik Kodam, kami akan berkoordinasi dengan mereka,” kata Luthfi menanggapi.
Selain itu, Ahmad Luthfi juga menjelaskan, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan KKP telah memiliki program pemanfaatan tambak yang tidak terpakai. Setidaknya untuk wilayah Jawa Tengah akan mendapatkan bantuan sekitar 15 ribu hektare pemanfaatan kembali tambak terbengkalai. “Kami sudah koordinasi dengan kementerian untuk di Pantura dan daerah pantai lainnya di Jawa Tengah akan dibantu 15 hektare tambak tidak terpakai untuk dimanfaatkan ternak Nila Salim. Itu program pemerintah pusat,” tegas Luthfi. (tb)
Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...
Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG
NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...
Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...
Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir
NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...
Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...
UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...
Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...
Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci
NEWSREAL.ID, TEGAL– Kawasan Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jateng diterjang banjir bandang akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Gung, Sabtu (20/12/2025)...
Wamensos Ajak Publik “Patungan” Empati untuk Korban Bencana Sumatera
NEWSREAL.ID, MUNGKID- Banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menyisakan luka mendalam. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono pun...
Dua Kubu Raja Keraton Solo Bertemu di Balai Kota, Bahas Peresmian Museum dan Songgobuwono
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Dua kubu yang mengklaim sebagai pemegang hak takhta Keraton Solo menggelar pertemuan tatap muka di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (15/12) siang....
Terdampak Banjir, Pemprov Jateng Dorong Solusi Terpadu Penanganan Jalur KA di Grobogan
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai penanganan dampak banjir pada jalur kereta api di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, membutuhkan solusi jangka panjang dan lintas...
Kubu Pakoe Boewana XIV Purbaya Klarifikasi Penggantian Gembok Museum Keraton
NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pihak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV Purbaya membantah tudingan pengusiran terhadap pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa...

