Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Potensi Hujan Lebat Masih Tinggi

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 16 April 2025 00:46 WIB
Potensi Hujan Lebat Masih Tinggi
NEWSREAL.ID - CUACA EKSTREM: Hujan lebat mengguyur Jakarta, beberapa waktu lalu. BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang April ini. (Dok: Ist)

JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia sepanjang bulan April.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani di konfirmasi di Jakarta, Selasa (15/4), mengatakan bahwa periode tersebut masih berada dalam rentang musim siklon tropis di belahan selatan yang berlangsung dari November hingga April ini.

Secara klimatologis, kondisi itu turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan, terutama di wilayah timur dan selatan Indonesia.

“Jadi selama sepekan ke depan, wilayah Indonesia berpotensi dipengaruhi oleh aktivitas <I>Madden Julian Oscillation<P> (MJO) yang diprediksi aktif di Samudera Hindia barat Sumatera, Papua Selatan, dan Laut Arafura bagian selatan,” kata Andri.

Dia menjelaskan, kombinasi MJO dengan gelombang atmosfer lainnya seperti gelombang Kelvin, gelombang Rossby Ekuator, dan gelombang Low Frequency diprediksi memengaruhi sebagian besar wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur. Kombinasi fenomena tersebut meningkatkan aktivitas konvektif dan pembentukan pola sirkulasi siklonik.

BMKG juga memantau pertumbuhan dua bibit siklon tropis, yakni 96S dan 97S. Andri menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 96S diperkirakan mengalami penguatan dalam 48 hingga 72 jam ke depan dengan kecepatan angin lebih dari 35 knot dan pergerakan ke arah barat hingga barat daya menjauhi wilayah Indonesia.

“Potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada pada kategori sedang hingga tinggi,” kata Andri.

Bibit Siklon

Lebih lanjut dia menambahkan, Bibit Siklon Tropis 97S terpantau stasioner di sekitar Laut Arafura dengan potensi perkembangan menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam ke depan masih berada dalam kategori rendah.

Selain bibit siklon, sirkulasi siklonik juga terpantau oleh BMKG sedang berada di perairan selatan Banten, Laut Natuna, dan Papua Selatan bagian selatan.

Kondisi tersebut, kata dia, mampu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin yang memanjang dari Samudera Hindia barat Banten hingga barat Lampung serta di Laut China Selatan, sekaligus membentuk daerah pertemuan angin dari Samudera Hindia hingga Laut Jawa bagian barat.

Labilitas atmosfer yang kuat dan mendukung proses konvektif skala lokal terpantau di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, berbagai wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, serta wilayah Papua.

Dengan demikian BMKG memetakan kondisi cuaca di sejumlah daerah berpotensi mengalami hujan dan cuaca ekstrem untuk beberapa hari ke depan, setidaknya periode 15-21 April.

Pada periode 15–17 April 2025, BMKG mendeteksi cuaca di Indonesia umumnya didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Adapun daerah yang berpotensi diterpa angin kencang meliputi Maluku dan Papua Selatan.

Kemudian pada periode 18–21 April 2025, kondisi cuaca relatif sama, dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

Sementara itu daerah yang berpotensi diterpa angin kencang meliputi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

“Masyarakat diharapkan terus memperbarui informasi cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca signifikan, serta memperbaiki kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi,” kata Andri. (Ant,tb)

Share:

Berita Terbaru

KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia...

Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengoperasian sementara sejumlah ruas tol tersebut diharapkan...

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air,...

Lebaran Makin Dekat, Pemerintah Pastikan Stok Pangan, BBM hingga Elpiji Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepastian itu...

Diplomasi Agama, Gugun Gumilar Road Show Temui Dubes Timur Tengah hingga Eropa

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama, Gugun Gumilar menegaskan, tantangan diplomasi keagamaan Indonesia kian kompleks di tengah dinamika global. Namun demikian, arah...

Sinyal dari Istana: Indonesia Pertimbangkan Cabut dari BoP Gaza

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani memberi sinyal bahwa Indonesia berpotensi keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Sinyal itu...

7.782 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mencatat sebanyak 7.782 jemaah umrah telah kembali ke Tanah Air di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur...

Prabowo Bangun Forum Diskusi Nasional Antisipasi Gejolak Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menginisiasi ruang diskusi nasional dengan melibatkan para pemimpin lintas generasi dan pimpinan partai politik guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global...

Pakar Ingatkan RI Hati-hati di BoP, Jangan Terjebak Benturan Kepentingan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) kembali jadi sorotan. Pakar Hubungan Internasional Universitas Nasional, Hendra Maulana Saragih mengingatkan pemerintah...

Iran Buka Suara soal Desakan RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara soal desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), badan bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang...

Prabowo Minta Harga Sembako “Jangan Ngegas” Jelang Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan harga sembilan bahan pokok tetap stabil selama bulan Ramadhan hingga Lebaran. Instruksi...

Tiga Hari Merah Putih Setengah Tiang, Negara Berduka untuk Try Sutrisno

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Sekretariat Negara mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia mengibarkan bendera negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai 2 hingga 4 Maret 2026....

Leave a comment