Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Pakistan Gempur Pangkalan Militer dan Rudal India

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 10 Mei 2025 15:55 WIB
Pakistan Gempur Pangkalan Militer dan Rudal India
NEWSREAL.ID - TINGKATKAN PENJAGAAN: Personel Angkatan Darat India meningkatkan penjagaan di di New Delhi, India seiring meningkatnya perseteruan dengan Pakistan, kemarin. (Foto: Reuters)

ISLAMABAD- Pakistan menyatakan telah melancarkan operasi militer ke India pada Sabtu (10/5) pagi. Mereka mengakui menargetkan beberapa pangkalan militer, termasuk lokasi penyimpanan rudal di India utara.

Pakistan mengatakan serangan itu dilakukan setelah India menembakkan rudal ke tiga pangkalan udara, termasuk satu yang dekat dengan ibu kota, Islamabad, tetapi pertahanan udara Pakistan mencegat sebagian besar serangan tersebut.

“Lokasi penyimpanan BrahMos telah dihancurkan di wilayah Beas,” kata militer Pakistan dalam sebuah pesan seperti diberitakan Reuters, Sabtu (10/5). Mereka juga menambahkan bahwa lapangan udara Pathankot di negara bagian Punjab, India barat, dan Pangkalan Angkatan Udara Udhampur di Kashmir India juga terkena serangan.

Kementerian Pertahanan dan Luar Negeri India tidak segera berkomentar mengenai serangan terbaru dari Pakistan. Militer India diharapkan segera memberi keterangan kepada media, kata Kementerian Pertahanan India.

Menteri Informasi Pakistan mengatakan di X atau Twitter bahwa operasi militer itu diberi nama “Operasi Bunyanun Marsoos.” Istilah itu diambil dari Alquran yang berarti “struktur yang kokoh dan bersatu.”

Terpisah, Menteri Perencanaan Pakistan mengatakan di televisi lokal bahwa “tindakan khusus” diambil untuk menghindari warga sipil terdampak serangan. Mereka memastikan hanya menargetkan lokasi yang memang digunakan India untuk menargetkan serangan ke Pakistan.

Senjata Nuklir

Militer Pakistan mengatakan bahwa perdana menteri telah mengadakan pertemuan Otoritas Komando Nasional, badan tinggi pejabat sipil dan militer, yang mengawasi keputusan tentang persenjataan nuklirnya.

Suara ledakan dilaporkan di Srinagar dan Jammu, India, tempat sirene dibunyikan, kata seorang saksi mata Reuters. “India melalui pesawatnya meluncurkan rudal udara-ke-permukaan … pangkalan Nur Khan, pangkalan Mureed, dan pangkalan Shorkot dijadikan sasaran,” kata juru bicara militer Pakistan Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry.

Sementara itu, Kepala Menteri Kashmir India Omar Abdullah bahwa seorang pejabat pemerintah setempat telah tewas akibat penembakan di Rajouri, dekat garis kendali yang membagi wilayah yang disengketakan tersebut.

Satu dari tiga pangkalan udara yang menurut Pakistan menjadi sasaran India berada di kota garnisun Rawalpindi, tepat di luar ibu kota Islamabad. Dua lainnya berada di provinsi Punjab di Pakistan timur, yang berbatasan dengan India.

Juru bicara militer Pakistan mengatakan hanya beberapa rudal yang berhasil melewati pertahanan udara, dan rudal tersebut tidak mengenai “aset udara” apa pun, berdasarkan penilaian kerusakan awal.

India mengatakan serangannya pada Rabu (7/5), yang memulai bentrokan antara kedua negara, merupakan balasan atas serangan mematikan terhadap wisatawan Hindu di Kashmir India bulan lalu yang menewaskan 26 orang.

Pakistan berulang kali membantah tuduhan India bahwa mereka terlibat dalam serangan yang menewaskan turis tersebut. Sejak Rabu (7/5), kedua negara telah saling tembak dan tembak lintas batas, serta saling mengirim pesawat nirawak dan rudal ke wilayah udara masing-masing.

Sebagian besar pertempuran pada Jumat (9/5) terjadi di Kashmir India dan negara bagian yang berbatasan dengan Pakistan. India mengatakan telah menembak jatuh pesawat nirawak Pakistan. Sedikitnya 48 orang tewas sejak 7 Mei, menurut perkiraan korban di kedua sisi perbatasan yang belum diverifikasi secara independen.

G7 mendesak India dan Pakistan untuk menahan diri secara maksimal dan meminta mereka untuk terlibat dalam dialog langsung. Komisaris Tinggi Inggris untuk Pakistan Jane Marriott, melalui cuitan di X, mengatakan mereka memantau perkembangan tersebut dengan saksama. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Iran Klaim AS Gagal Pecah Belah Negara, Ali Larijani: Salah Perhitungan

NEWSREAL.ID, TEHERAN– Pemerintah Iran menilai strategi Amerika Serikat untuk melemahkan dan memecah belah negara itu justru berakhir dengan kegagalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Keamanan...

Tiongkok Mulai Bantu Iran, Rusia Diduga Suplai Citra Satelit untuk Serangan

NEWSREAL.ID, ANKARA- Peta geopolitik konflik Timur Tengah makin panas. Laporan terbaru menyebut Tiongkok mulai menunjukkan tanda-tanda dukungan terhadap Iran, sementara Rusia diduga ikut membantu lewat...

Upaya Batasi Kuasa Perang Trump Kandas di Senat AS, Resolusi soal Iran Ditolak

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Upaya Partai Demokrat di Amerika Serikat untuk membatasi kewenangan militer Presiden dalam konflik dengan Iran berakhir gagal. Senat AS menolak rancangan resolusi yang...

Tegas Tolak Gencatan Senjata, Menlu Iran: Tak Ada Alasan Negosiasi dengan AS

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata kepada Amerika Serikat maupun Israel di tengah konflik yang memanas. Teheran bahkan menyatakan siap menghadapi...

Investigasi Pentagon: Serangan yang Tewaskan 160 Siswi Iran Diduga Dilakukan Militer AS

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Penyelidikan internal militer Amerika Serikat mengarah pada dugaan bahwa pasukan AS berada di balik serangan udara yang menghantam sebuah sekolah perempuan di Iran...

Iran Ancam Kapal AS dan Sekutu di Selat Hormuz, Tiongkok-Rusia Dijamin Aman

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah Iran menyatakan hanya akan menargetkan kapal milik Amerika Serikat dan negara sekutunya di Selat Hormuz. Kapal-kapal...

Iran Tegas Tutup Pintu Mediasi dengan AS

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Iran kembali menegaskan sikap kerasnya di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Melalui duta besarnya di Jakarta, Teheran menyatakan tidak akan membuka ruang negosiasi...

Trump Ngamuk ke Spanyol: Ancam Putus Dagang Gara-Gara Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Drama geopolitik makin panas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras ke Spanyol: semua hubungan dagang bisa diputus. Penyebabnya? Madrid menolak memberi...

Rusia Sindir AS Usai Serangan ke Iran: Masih Serius Mau Negosiasi Nuklir?

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Rusia mempertanyakan keseriusan Amerika Serikat dalam melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran setelah serangan militer yang dilancarkan bersama Israel. Pernyataan itu disampaikan oleh Perwakilan...

Iran Balas Serangan, IRGC Hantam Kompleks Pemerintah Israel hingga Pusat Militer

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan rudal ke kompleks pemerintahan Israel di Tel Aviv, pusat militer dan keamanan di Haifa, serta wilayah...

Iran Minta D-8 Angkat Suara, Desak Kutukan Tegas atas Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap organisasi Developing-8 (D-8) dapat secara tegas mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap...

Leave a comment