Internasional

Perdana, Konklaf 2025 Diikuti 133 Kardinal Elektor

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 2 Mei 2025 14:43 WIB
Perdana, Konklaf 2025 Diikuti 133 Kardinal Elektor
NEWSREAL.ID - TIBA DI SAINT PETER: Para kardinal tiba di St Peter's Basilica di Vatikan, Selasa (29/4). (Foto: AFP)

ROMA- Pemilihan Paus baru atau konklaf tahun ini untuk pertama kalinya akan diikuti 133 kardinal elektor di Kapel Sistina, Vatikan, pada 7 Mei mendatang.
Media Vatikan, Vatican News, melaporkan konklaf itu perdana mengikutsertakan 133 elektor. Namun, jumlah ini bukan pertama kali Dewan Kardinal atau konsistori melampaui batas 120.

Dewan Kardinal pada Rabu (30/4) mengeluarkan deklarasi untuk mengakui hak semua elektor di tahun ini sesuai Konstitusi Apostolik Universi Dominici Gregis agar para kardinal berpartisipasi dalam konklaf mendatang.

“Kardinal Gereja Roma Suci yang sudah diangkat dan diterbitkan dalam konsistori, berdasarkan fakta itu, punya hak memilih Paus,” demikian pasal 36 dalam konstitusi itu.
Konstitusi Apostolik itu juga menyebut kardinal mana saja yang belum diberhentikan secara kanonik atau meninggalkan jabatan kardinal dengan persetujuan paus bisa mengambil bagian dalam pemilihan pemimpin gereja Katolik.

Sudah Dihapus

Di kesempatan ini, Dewan Kardinal juga menyebut ketentuan legislatif UDG diam-diam sudah dihapus Paus saat batas yang ditetapkan terlampaui. Berdasarkan Konstitusi Apostolik UDG yang dikeluarkan Paus Yohanes Paulus II pada 1996, batas jumlah kardinal yang berhak memilih yakni 120.

Jauh sebelum itu, dalam konsistori atau pertemuan dewan kardinal pada 1969, Dewan Kardinal mencapai 134 elektor. Lalu pada Oktober 1975, Paus Paulus VI untuk pertama kalinya merilis Romano Pontifici Eligendo yang menyebut “jumlah maksimum kardinal tak boleh melebihi 120.”

Usai Paus Yohanes Paulus II wafat, Vatikan menggelar konklaf pada 18 April 2005. Saat itu tercatat ada 183 Kardinal dengan 117 elektor dan 66 non-elektor. Saat Benediktus XVI mengundurkan diri pada 2013 dan dengan konklaf berikutnya, Dewan Kardinal terdiri dari 207 Kardinal. Dari jumlah tersebut 117 merupakan elektor.

Paus Fransiskus meninggal pada 21 April karena stroke, henti jantung, hingga koma. Dia sempat dirawat di rumah sakit selama 38 hari karena pneumonia ganda pada pertengahan Februari.

Kepergian Paus menyisakan duka bagi dunia. Selama memimpin, dia dikenal sebagai sosok yang rendah hati, sederhana, penuh kasih sayang, dan mengeluarkan kebijakan yang progresif. (cnnind,tb)

Share:

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment