Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

MBG Dongkrak Kehadiran Siswa hingga 95 Persen

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 31 Juli 2025 02:48 WIB
MBG Dongkrak Kehadiran Siswa hingga 95 Persen
NEWSREAL.ID - MAKAN BERGIZI GRATIS: Seorang pelajar sekolah dasar di Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah membawa paket makan bergizi gratis, beberapa waktu lalu. (Dok: Setpres)

NEWSREAL.ID,JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti membawa dampak signifikan terhadap kehadiran siswa di sekolah. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyebut, tingkat kehadiran siswa melonjak hingga 95 persen sejak program ini diluncurkan.

“Sebelum MBG, kehadiran siswa rata-rata hanya 70–80 persen. Sekarang meningkat menjadi 95 persen. Di Papua, bahkan ada cucu yang kini semangat bangun pagi sendiri karena ingin dapat makanan bergizi di sekolah,” ungkap Dadan di Jakarta, Rabu (30/7).

Tak hanya kehadiran, semangat dan konsentrasi belajar siswa juga meningkat, seperti yang terlihat di Warungkiara, Sukabumi, Jawa Barat. Namun, Dadan menegaskan BGN akan tetap menyerahkan evaluasi dampak MBG kepada lembaga independen agar penilaian berjalan objektif.

“Yang penting saat ini adalah menyuarakan suara penerima manfaat. Di wilayah 3T, terdepan, tertinggal, dan terluar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Hingga hari ini, Program MBG telah menjangkau 7,55 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, dengan dukungan dari 2.437 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Targetnya, pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025 mendatang, jumlah penerima ditingkatkan menjadi 20 juta orang, mulai dari siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

Satuan Tugas Lokal

Untuk mencapai target itu, BGN terus memperbarui data secara real-time. Dalam seminggu terakhir, tercatat penambahan hingga 800 ribu penerima manfaat. “Program ini sudah menjangkau 38 provinsi. Hanya tinggal 12 kabupaten lagi yang belum tersentuh, dan kami akan kejar itu. Setiap daerah akan membentuk satuan tugas lokal agar program berjalan optimal,” papar Dadan.

Setiap jam, BGN menerima sekitar 400 pendaftar mitra baru yang ingin terlibat dalam operasional SPPG. Seluruh mitra diverifikasi ketat demi menjaga kualitas layanan. Menariknya, untuk tahun 2026, BGN telah disiapkan pagu anggaran Rp286 triliun, menjadikannya salah satu badan dengan dana terbesar di Indonesia.

“Kami ingin penerima manfaat merasa terbantu, dan masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok pun sejahtera,” ujar Dadan.

BGN juga mendorong pemberdayaan masyarakat kelas bawah. Sedikitnya 30 persen tenaga kerja di SPPG berasal dari desil 1 dan 2, yaitu kelompok miskin dan sangat miskin, sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan rakyat. (tb)

Berita Terbaru

Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...

Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...

BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...

Nusron Beberkan Sikap Prabowo soal BoP: Pilih Jalur Diplomasi, Belum Bicara Keluar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait keanggotaan Indonesia dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP)....

Jusuf Kalla: Indonesia Jangan Netral, Harus Berpihak pada Negara yang Diserang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap netral dalam konflik internasional ketika ada negara yang diserang. Ia...

Leave a comment