
NEWSREAL.ID, BATANG- Desa Tumbrep di Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kini tengah disiapkan menjadi pusat agribisnis domba terpadu. Universitas Diponegoro (Undip) menggandeng masyarakat desa untuk mengembangkan sektor peternakan berbasis teknologi, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor daging.
Program yang diinisiasi oleh Tim Iptek Bagi Daerah Binaan Undip (IDBU) dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 41 Undip ini melibatkan warga dari delapan pedukuhan sebagai peserta pelatihan. Kegiatan dipimpin oleh Prof Dr Ir Bambang WHEP, MS, MAgr, IPU, Guru Besar Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) sekaligus Kepala Badan Pengelola Kampus di Luar Kampus Utama (BPK2U) Undip.
“Domba kami pilih karena mudah dipelihara, kebutuhan pakannya tersedia, dan memiliki pasar yang luas. Tujuan kami adalah mencetak peternak yang berjiwa wirausaha dan berbasis teknologi,” ujar Prof Bambang.
Tak sekadar pelatihan, Undip juga memberikan bantuan bibit domba unggul kepada peternak lokal serta mengenalkan sistem pengolahan pakan berbasis rekayasa nutrisi. Hal ini penting mengingat mayoritas peternak masih menggunakan jerami mentah sebagai pakan utama, padahal kandungan protein kasarnya hanya sekitar 4,21 persen.
Penelitian menunjukkan bahwa teknik suplementasi protein mampu meningkatkan pertumbuhan ternak secara signifikan. Pendekatan ini pula yang coba diterapkan Undip di lapangan, agar peternak bisa beralih dari pola semi-tradisional ke metode yang lebih modern dan efisien.
Impor Daging
Berdasarkan data Kementerian Pertanian, konsumsi daging nasional mencapai 2,56 juta ton per tahun, sementara produksi lokal baru menyentuh 2 juta ton. Kekurangan ini membuat Indonesia masih bergantung pada impor daging. Oleh karena itu, Undip mendorong pengembangan peternakan berbasis desa sebagai solusi nyata.
Program IDBU menyasar Kelompok Tani Ternak (KTT) sebagai mitra utama, dengan metode partisipatif agar masyarakat terlibat langsung dalam merancang dan menerapkan solusi. Menurut Prof Bambang, pemberdayaan yang berbasis riset kolaboratif lebih berkelanjutan dibandingkan sekadar bantuan instan.
Ke depan, Undip juga melihat potensi pengembangan agrowisata peternakan di Tumbrep. Kombinasi antara edukasi, konservasi, dan wisata kuliner bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus memperkenalkan produk peternakan lokal ke pasar yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, Undip berharap model agribisnis domba terpadu ini bisa direplikasi di berbagai daerah sebagai strategi nyata mewujudkan ketahanan pangan berbasis desa. (tb)
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...
Undip Lepas 2.102 Mahasiswa KKN
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip)kembali mengirim ribuan mahasiswanya ke tengah masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program pengabdian ini menjadi wadah aktualisasi ilmu sekaligus...
Ratusan Rektor Teken Kontrak Kinerja, Dorong Kampus Lebih Berdampak
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ratusan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menandatangani Kontrak Kinerja Perguruan Tinggi Berdampak 2026, sebagai upaya menyelaraskan pengelolaan kampus...
Kemendikti Terbitkan Permen Baru soal Dosen, Status Tetap dan Tidak Tetap Diperjelas
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 52 Tahun 2025 yang mengatur ketentuan baru terkait dosen di perguruan...
FK Unnes Gelar Layanan Kesehatan Gratis Warga Bener Meriah
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH– Tim medis Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) bekerja sama dengan Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menggelar...
Riset Ekspedisi Patriot Jadi Rujukan Kebijakan Kementerian Transmigrasi
NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya menjadikan hasil riset Tim Ekspedisi Patriot (TEP) sebagai rekomendasi utama dalam penyusunan kebijakan dan program transmigrasi ke depan, khususnya...
FK Unnes Kirim Bantuan Logistik dan Tim Medis ke Lokasi Terparah Banjir Aceh
NEWSREAL.ID, BENER MERIAH- Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menurunkan tim medis dan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah paling terdampak banjir dan longsor di...
Kemendiktisaintek Kucurkan Rp75,9 M Bantu Mahasiswa & Dosen Korban Bencana di Sumatera
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyiapkan anggaran hampir Rp76 miliar untuk membantu mahasiswa dan dosen yang terdampak banjir serta longsor di...
Gugun Gumilar Ajak Dosen PTKIS Perkuat Riset dan Penulisan Ilmiah
NEWSREAL.ID, MATARAM- Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mendorong para dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) untuk memperkuat mutu akademik melalui peningkatan kapasitas...
Sentra Sapi Bali Jadi Motor Baru Ekonomi Transmigran Maukaro
NEWSREAL.ID, ENDE- Program pemberdayaan transmigran di Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, memasuki babak penting. Universitas Diponegoro (Undip) bersama Kementerian Transmigrasi menargetkan kawasan ini...
Alumni UIN Diminta Jadi Penjaga Kerukunan dan Pemain Global
NEWSREAL.ID, PALANGKA RAYA- Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, mengingatkan para lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya untuk tidak hanya menjadi sarjana berijazah, tetapi...
Kemdiktisaintek: Standar yang Kuat Jadi Fondasi Lahirnya Inovasi Nasional
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa berharap pada inovasi tanpa terlebih dahulu membangun standar yang kuat dan...

