Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Wamen P2MI: PMI Harus Bermental Baja!

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 20 Juli 2025 12:01 WIB
Wamen P2MI: PMI Harus Bermental Baja!
NEWSREAL.ID - TES CALON PMI: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran (P2MI) Christina Aryani saat meninjau "Skill Test Calon PMI Program G to G ke Korsel", di Semarang, Sabtu (19/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani mengatakan, mental yang rapuh kerap jadi penyebab utama gagalnya pekerja migran bertahan di negara tujuan hingga berujung pada status ilegal yang merugikan diri sendiri dan mencoreng nama bangsa.

Dalam kunjungannya ke lokasi uji keterampilan calon PMI program G to G ke Korea Selatan di Semarang, Sabtu (19/7), Christina menyampaikan kekhawatiran terhadap rendahnya ketahanan mental sebagian calon pekerja, khususnya yang masih berusia muda.

“Banyak dari mereka semangatnya luar biasa, tapi daya tahan terhadap tekanan kerja belum siap. Akibatnya, saat menghadapi masalah kecil saja bisa langsung menyerah,” kata Wamen.

Christina menyoroti fenomena “kaburan” alias pekerja migran yang meninggalkan pekerjaan sebelum kontrak selesai. Tindakan ini tak hanya membuat status mereka berubah menjadi ilegal dan kehilangan seluruh hak perlindungan, asuransi, hingga fasilitas hukum, tetapi juga memberi dampak buruk terhadap reputasi tenaga kerja Indonesia secara keseluruhan.

Rentan Eksploitasi

“Begitu statusnya ilegal, perlindungan negara otomatis gugur. Mereka jadi rentan eksploitasi dan menyulitkan perlindungan hukum,” tegasnya.

Christina juga mengingatkan bahwa banyak calon PMI lain yang antre berharap lolos bekerja ke luar negeri, termasuk ke Korea Selatan. Dari total lebih dari 10.000 pendaftar program G to G, hanya sekitar 2.200 yang lolos ke tahap pengujian kemampuan.

Artinya, setiap kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Ia pun mengimbau para pekerja untuk tidak mengambil keputusan sepihak jika menghadapi kesulitan dalam pekerjaan. “Kalau ada masalah, bicarakan. Bisa konsultasi ke Kementerian P2MI. Jangan buru-buru mundur atau kabur,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, akan terus memperkuat pendampingan dan edukasi kepada calon PMI agar tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mental dan emosional dalam menghadapi realitas dunia kerja di luar negeri. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment