
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut untuk memastikan keselamatan mereka tetap terjaga.
Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melakukan monitoring intensif terhadap kondisi pekerja migran Indonesia yang berada di kawasan Timur Tengah menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan perlindungan bagi para PMI tetap berjalan optimal. Menurutnya, Direktorat Jenderal Perlindungan telah menggelar rapat intensif dengan sejumlah perwakilan Indonesia di negara-negara Timur Tengah yang berpotensi terdampak konflik.
“Direktorat Jenderal Perlindungan sudah melakukan rapat-rapat intensif dengan perwakilan kita di beberapa negara Timur Tengah yang kira-kira terdampak. Kami juga sudah membuka hotline dan mendirikan crisis center untuk mitigasi serta menampung laporan bila terjadi kedaruratan,” ujar Christina di Tangerang, Kamis (5/3/2026).
KP2MI juga terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi dengan perwakilan Republik Indonesia di kawasan tersebut. Hingga saat ini, pemerintah belum menerima laporan adanya pekerja migran Indonesia yang mengalami insiden keselamatan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Jumlah PMI
“Sejauh ini belum ada aduan dari Direktorat Perlindungan terkait dampak ke PMI. Laporan yang masuk juga belum ada,” katanya. Christina menyebutkan bahwa terdapat sekitar 200 pekerja migran Indonesia, baik yang berstatus resmi maupun tidak resmi, yang berada di sekitar kawasan Teheran.
Namun ia menegaskan bahwa Iran sebenarnya bukan negara penempatan resmi bagi pekerja migran Indonesia. Karena itu, kemungkinan besar warga Indonesia yang berada di sana merupakan pekerja yang berpindah dari negara lain atau bekerja di lingkungan kedutaan.
“Kalau warga negara Indonesia yang ada di sana, termasuk yang bekerja di kedutaan di Teheran, jumlahnya tidak sampai 200 orang. Tapi itu bukan pekerja migran yang terdaftar dalam sistem kami,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, KP2MI tengah membentuk Tim Crisis Monitoring di Direktorat Jenderal Pelindungan. Tim ini akan melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan situasi sekaligus menyiapkan mitigasi risiko bagi para PMI.
Langkah lain yang disiapkan meliputi pemutakhiran data pekerja migran sebagai bagian dari kesiapsiagaan evakuasi, penyusunan panduan kewaspadaan, serta pengaktifan hotline pengaduan khusus kawasan Timur Tengah.
Pemerintah juga memastikan kesiapan untuk memfasilitasi kepulangan pekerja migran yang memilih atau harus kembali ke Indonesia sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Selain itu, KP2MI menyiapkan layanan pendampingan psikologis, termasuk konsultasi daring bagi para pekerja migran yang membutuhkan dukungan mental akibat situasi konflik yang berkembang.
Christina menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki pengalaman dalam mengevakuasi warga negara Indonesia dari wilayah konflik.
“Yang penting pemerintah siap jika sampai terjadi sesuatu dan bagaimana proses evakuasi dilakukan. Ini bukan yang pertama, Indonesia sudah beberapa kali melakukan evakuasi ketika terjadi perang atau konflik di berbagai negara,” ujarnya. (tb)
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Hadapi...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...
Dituduh “Diselundupkan” Aparat, Mama Sinta Tegaskan Datang ke Jakarta Mandiri
JAKARTA,NEWSREAL.id – Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta, membantah telah menerima fasilitas dari pihak tertentu untuk...