Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 5 Maret 2026 19:29 WIB
KP2MI Pantau Ketat Nasib Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah
NEWSREAL.ID - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Memanasnya konflik di Timur Tengah membuat pemerintah Indonesia meningkatkan kewaspadaan. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) kini memantau kondisi para pekerja migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut untuk memastikan keselamatan mereka tetap terjaga.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melakukan monitoring intensif terhadap kondisi pekerja migran Indonesia yang berada di kawasan Timur Tengah menyusul eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan perlindungan bagi para PMI tetap berjalan optimal. Menurutnya, Direktorat Jenderal Perlindungan telah menggelar rapat intensif dengan sejumlah perwakilan Indonesia di negara-negara Timur Tengah yang berpotensi terdampak konflik.

“Direktorat Jenderal Perlindungan sudah melakukan rapat-rapat intensif dengan perwakilan kita di beberapa negara Timur Tengah yang kira-kira terdampak. Kami juga sudah membuka hotline dan mendirikan crisis center untuk mitigasi serta menampung laporan bila terjadi kedaruratan,” ujar Christina di Tangerang, Kamis (5/3/2026).

KP2MI juga terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi dengan perwakilan Republik Indonesia di kawasan tersebut. Hingga saat ini, pemerintah belum menerima laporan adanya pekerja migran Indonesia yang mengalami insiden keselamatan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Jumlah PMI

“Sejauh ini belum ada aduan dari Direktorat Perlindungan terkait dampak ke PMI. Laporan yang masuk juga belum ada,” katanya. Christina menyebutkan bahwa terdapat sekitar 200 pekerja migran Indonesia, baik yang berstatus resmi maupun tidak resmi, yang berada di sekitar kawasan Teheran.

Namun ia menegaskan bahwa Iran sebenarnya bukan negara penempatan resmi bagi pekerja migran Indonesia. Karena itu, kemungkinan besar warga Indonesia yang berada di sana merupakan pekerja yang berpindah dari negara lain atau bekerja di lingkungan kedutaan.

“Kalau warga negara Indonesia yang ada di sana, termasuk yang bekerja di kedutaan di Teheran, jumlahnya tidak sampai 200 orang. Tapi itu bukan pekerja migran yang terdaftar dalam sistem kami,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, KP2MI tengah membentuk Tim Crisis Monitoring di Direktorat Jenderal Pelindungan. Tim ini akan melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan situasi sekaligus menyiapkan mitigasi risiko bagi para PMI.

Langkah lain yang disiapkan meliputi pemutakhiran data pekerja migran sebagai bagian dari kesiapsiagaan evakuasi, penyusunan panduan kewaspadaan, serta pengaktifan hotline pengaduan khusus kawasan Timur Tengah.

Pemerintah juga memastikan kesiapan untuk memfasilitasi kepulangan pekerja migran yang memilih atau harus kembali ke Indonesia sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Selain itu, KP2MI menyiapkan layanan pendampingan psikologis, termasuk konsultasi daring bagi para pekerja migran yang membutuhkan dukungan mental akibat situasi konflik yang berkembang.

Christina menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki pengalaman dalam mengevakuasi warga negara Indonesia dari wilayah konflik.

“Yang penting pemerintah siap jika sampai terjadi sesuatu dan bagaimana proses evakuasi dilakukan. Ini bukan yang pertama, Indonesia sudah beberapa kali melakukan evakuasi ketika terjadi perang atau konflik di berbagai negara,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Sepuluh Tol Fungsional Disiapkan untuk Mudik Lebaran 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bersama kepolisian menyiapkan 10 ruas tol fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengoperasian sementara sejumlah ruas tol tersebut diharapkan...

Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG Wanti-wanti Dampaknya ke Pertanian hingga Karhutla

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini berpotensi memicu dampak berantai di berbagai sektor, mulai dari pertanian, cadangan air,...

Lebaran Makin Dekat, Pemerintah Pastikan Stok Pangan, BBM hingga Elpiji Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan stok pangan dan pasokan energi nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kepastian itu...

Diplomasi Agama, Gugun Gumilar Road Show Temui Dubes Timur Tengah hingga Eropa

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama, Gugun Gumilar menegaskan, tantangan diplomasi keagamaan Indonesia kian kompleks di tengah dinamika global. Namun demikian, arah...

Sinyal dari Istana: Indonesia Pertimbangkan Cabut dari BoP Gaza

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani memberi sinyal bahwa Indonesia berpotensi keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace (BoP). Sinyal itu...

7.782 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mencatat sebanyak 7.782 jemaah umrah telah kembali ke Tanah Air di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur...

Prabowo Bangun Forum Diskusi Nasional Antisipasi Gejolak Geopolitik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menginisiasi ruang diskusi nasional dengan melibatkan para pemimpin lintas generasi dan pimpinan partai politik guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik global...

Pakar Ingatkan RI Hati-hati di BoP, Jangan Terjebak Benturan Kepentingan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) kembali jadi sorotan. Pakar Hubungan Internasional Universitas Nasional, Hendra Maulana Saragih mengingatkan pemerintah...

Iran Buka Suara soal Desakan RI Keluar dari Board of Peace Bentukan Trump

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara soal desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP), badan bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang...

Prabowo Minta Harga Sembako “Jangan Ngegas” Jelang Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan harga sembilan bahan pokok tetap stabil selama bulan Ramadhan hingga Lebaran. Instruksi...

Tiga Hari Merah Putih Setengah Tiang, Negara Berduka untuk Try Sutrisno

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Sekretariat Negara mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia mengibarkan bendera negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut, mulai 2 hingga 4 Maret 2026....

Komisi VII DPR Soroti Perjanjian Dagang RI-AS, Minta Ditinjau Ulang

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesepakatan dagang Indonesia-Amerika Serikat atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) menuai sorotan. Komisi VII DPR RI meminta pemerintah meninjau ulang perjanjian yang diteken...