
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sinkronisasi dan pembaruan data antar-kementerian dinilai menjadi kunci efektivitas program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi pekerja migran Indonesia.
Hal itu ditegaskan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani usai menghadiri rapat koordinasi lintas kementerian di Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, kemarin.
Menurut Christina, KemenP2MI bersama sejumlah kementerian lain seperti Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, Kementerian Koperasi, serta Badan Pusat Statistik (BPS), tengah memperkuat kolaborasi agar data pekerja migran benar-benar akurat dan dapat dijadikan landasan kebijakan.
“Dengan data yang sinkron, kita bisa memastikan program pemberdayaan berjalan efektif. Bagi KemenP2MI, tugas utama kami adalah menyiapkan migrasi yang aman, membuka peluang kerja baru, sekaligus meningkatkan kompetensi pekerja migran sesuai kebutuhan pasar global,” jelas Christina.
Migran Center
Ia menambahkan, KemenP2MI memiliki sejumlah program pengembangan sumber daya manusia, mulai dari pembentukan Migran Centre di universitas-universitas hingga pendirian Desa Migran Emas. Migran Centre akan berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat terkait peluang karier di luar negeri, termasuk kompetensi yang dibutuhkan serta jalur penempatan resmi yang aman.
“Melalui Desa Migran Emas, pekerja migran maupun purna migran bisa mengakses berbagai program pemberdayaan. Prinsipnya, kami tidak bekerja sendiri, melainkan bersama banyak kementerian dan lembaga agar pekerja migran terlindungi sekaligus berdaya,” ujar politikus Partai Golkar itu.
Christina menegaskan, tujuan akhir program ini sejalan dengan tagline KemenP2MI, yakni Pergi Migran, Pulang Juragan. “Kami ingin para pekerja migran ketika kembali bisa memetik hasil kerja kerasnya, entah lewat UMKM, investasi, atau usaha lain yang membuat kehidupan mereka semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya sinkronisasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan. “Kita ingin mengatasi pengangguran, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat UMKM, dan memastikan penempatan tenaga kerja di luar negeri lebih berkualitas. Semua ini butuh basis data yang kuat dan konsolidasi lintas kementerian,” ucapnya.
Cak Imin juga menegaskan pemerintah berkomitmen mendorong kelompok masyarakat di desil 5 agar naik kelas melalui peningkatan kapasitas SDM, permodalan, akses pasar, dan ketersediaan bahan baku. “Konsolidasi dan sinergi ini yang terus kita lakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM Pimpinan...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...