
NEWSREAL.ID, DENPASAR- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memasang target besar: sebanyak 700 ribu pekerja migran Indonesia dapat diberangkatkan ke berbagai negara pada 2026, seiring program perluasan pasar kerja luar negeri yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Target tersebut naik signifikan dibanding capaian tahun ini yang menembus 260 ribu PMI. “Setahun ini target kita 259 ribu dan sudah mencapai 260 ribu. Tahun depan target reguler sekitar 300 ribu, ditambah quick win 500 ribu di 2026. Mudah-mudahan 700 ribu tercapai,” ujar Mukhtarudin dalam acara pelepasan peserta pelatihan wellness therapist di Denpasar, Bali, Kamis (4/12).
Baca juga: KemenP2MI Gandeng Kadin Berdayakan Pekerja Migran Indonesia
Program quick win tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperluas kesempatan kerja profesional bagi warga Indonesia. Para calon PMI akan ditempah melalui pelatihan kompetensi agar siap mengisi pasar tenaga terampil di luar negeri.
Dari total 500 ribu kuota quick win, sekitar 300 ribu dialokasikan bagi lulusan SMK melalui program SMK Go Global, sementara 200 ribu sisanya dibuka untuk lulusan pendidikan lain.
Mukhtarudin menyebut calon pekerja dapat mengakses informasi negara tujuan, jenis pekerjaan, perusahaan penempatan, persyaratan, hingga gaji di situs resmi Cisco P2MI.
Meningkat Pesat
Pada kesempatan yang sama, pemerintah melepas puluhan lulusan pelatihan wellness therapist yang disiapkan untuk bekerja di industri kesehatan holistik global. Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani mengatakan kebutuhan tenaga profesional di sektor wellness meningkat pesat sehingga pemerintah merancang kurikulum baru yang lebih komprehensif daripada spa konvensional.
Sebagai bagian dari pelatihan, peserta dibekali peran sebagai duta pariwisata oleh Politeknik Pariwisata, serta kemampuan meracik aromatherapy dan essential oils bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.
Baca juga: KP2MI Fasilitasi Perusahaan Jepang Rekrut Pekerja Indonesia
Tahap awal penempatan akan dilakukan ke resor-resor kelas dunia di Maladewa. Dari 40 peserta, delapan orang akan diberangkatkan dalam waktu dekat sebelum gelombang berikutnya menyusul ke negara lain.
Christina menyebut program ini akan menjadi model baru penempatan PMI terampil, seperti pola penempatan caregiver ke Singapura. “Penempatan akan mempertimbangkan negara tujuan yang tepat, remunerasi yang baik dan perlindungan yang jelas,” ujarnya.
Ia berharap inisiatif ini tidak hanya menambah peluang kerja, tetapi juga meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global. (ct)
Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...
Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...
Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun
BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...
Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari
JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

