Ekonomi Bisnis

Mendag: Biaya Pemusnahan Pakaian Impor Bekas Ditanggung Importir, Bukan APBN

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 21 November 2025 19:57 WIB
Mendag: Biaya Pemusnahan Pakaian Impor Bekas Ditanggung Importir, Bukan APBN
NEWSREAL.ID - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perdagangan menegaskan bahwa proses pemusnahan pakaian bekas asal impor tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seluruh biaya pemusnahan, menurutnya, menjadi tanggung jawab importir yang melanggar ketentuan perdagangan.

Ia menjelaskan bahwa kewajiban menanggung biaya tersebut merupakan bagian dari sanksi bagi importir yang terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Permendag Nomor 40 Tahun 2024 terkait barang yang dilarang ekspor dan impor.

“Yang dimusnahkan itu tidak pakai APBN. Jadi yang memusnahkan itu adalah importir. Jadi kita kenakan sanksi,” tegas Budi di Jakarta, Jumat.

Sanksi dari Kementerian Perdagangan meliputi penutupan perusahaan distributor serta kewajiban memusnahkan seluruh barang impor ilegal tersebut. Importir juga wajib menanggung seluruh konsekuensi hukum dan administratif yang timbul.

“Dia yang harus memusnahkan. Nanti semua biaya dari importir,” ujarnya.

Hingga saat ini, pemerintah telah menutup dua perusahaan yang terindikasi mengimpor pakaian bekas. Selain penghentian operasional, keduanya diwajibkan membiayai proses pemusnahan barang hingga selesai sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Timbulkan Biaya

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan ulang mekanisme pemusnahan barang impor ilegal seperti pakaian dan tas bekas (balpres). Dalam taklimat media di Kemenkeu, Jumat (14/11), ia menilai metode pemusnahan konvensional justru menimbulkan biaya bagi negara.

Purbaya menyebut biaya pemusnahan satu kontainer balpres ilegal mencapai Rp12 juta, ditambah biaya penahanan pelaku. Karena itu, ia mengusulkan pendekatan baru dengan melakukan pencacahan ulang dan menjual sebagian barang kepada pelaku UMKM.

“Rugi. Habis itu masih beri makan orang yang ditahan. Rugi besar kita. Jadi, mau kami ubah,” ujarnya. Kebijakan baru tersebut terus dibahas sebagai upaya menghadirkan solusi yang lebih efisien tanpa menghilangkan efek jera bagi para pelanggar aturan impor. (tb)

Berita Terbaru

Ekspor Gas ke Negara tak Diperpanjang, HKI : Langkah Tepat

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyampaikan rencana pemerintah untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah tepat guna memastikan kebutuhan energi industri...

36 Investor Global Dikumpulkan OJK, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat virtual dengan 336 investor regional dan global, pada Senin (19/10/2026) lalu, guna...

Operasional KDKMP 1 Oktober, BUMN Pendukung Teken PKS dengan Agrinas

JAKARTA,NEWSREAL.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang...

Era Prabowo Subianto Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Dilunasi

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia...

Diwa Foundation Hadir di Gorontalo, Penuhi Undangan Bank Indonesia untuk Ramaikan Event HARFEST 2026

GORONTALO, NEWSREAL.ID – Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemprov Gorontalo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Festival Kuliner dalam rangkaian Hulonthalo Art...

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Leave a comment