Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Kemendag Genjot Kerja Sama Dagang Global Lewat Forum WTO di Kamerun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 30 Maret 2026 20:18 WIB
Kemendag Genjot Kerja Sama Dagang Global Lewat Forum WTO di Kamerun
NEWSREAL.ID - HADIRI KTM: Delegasi Indonesia yang dipimpin Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Johni Martha menghadiri Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 World Trade Organization yang digelar di Yaoundé, Kamerun, 26-29 Maret 2026. (Foto: KemendagRI)

NEWSREAL.ID, JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat hubungan perdagangan dan investasi internasional melalui serangkaian pertemuan bilateral dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-14 World Trade Organization yang digelar di Yaoundé, Kamerun, pada 26-29 Maret 2026.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag, Johni Martha menggelar pertemuan dengan sejumlah mitra dagang strategis, antara lain Jerman, Swedia, Arab Saudi, Belanda, serta Uni Eropa.

“Kami telah melakukan pertemuan bilateral untuk berbagi pandangan terkait isu-isu krusial sekaligus mendorong peningkatan kerja sama perdagangan,” ujar Johni dalam keterangannya, Senin, (30/3/2026).

Menurutnya, negara-negara mitra memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya peran WTO, termasuk perlunya reformasi agar organisasi tersebut tetap relevan dalam menghadapi dinamika perdagangan global saat ini.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia turut didampingi oleh Duta Besar RI untuk WTO Nur Rahman Setyoko serta Direktur Perundingan WTO Kemendag, Dina Kurniasari.

Selain membahas isu strategis dalam forum WTO, pertemuan bilateral juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Jalur Utama

Dengan Uni Eropa, Belanda, Swedia, dan Jerman, Indonesia sepakat memanfaatkan skema Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) sebagai jalur utama untuk mempercepat peningkatan hubungan dagang. Negara-negara tersebut juga mendorong agar implementasi I-EU CEPA dapat segera direalisasikan.

Tak hanya itu, kedua pihak juga sepakat mendorong peningkatan kolaborasi antar pelaku usaha melalui kegiatan business matching dan promosi dagang.

Sementara dengan Arab Saudi, Indonesia sepakat mempercepat penyelesaian perundingan Indonesia-Gulf Cooperation Council (GCC) CEPA guna memperluas akses pasar di kawasan Timur Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, delegasi Swedia juga menyampaikan rencana kunjungan Putri Mahkota Swedia, Victoria, ke Jakarta pada September 2026 untuk mendorong peningkatan investasi dan perdagangan bilateral.

Di sisi lain, Jerman mendorong agar pertemuan kedua Joint Economic and Investment Committee (JEIC) Indonesia-Jerman dapat segera dilaksanakan sebagai langkah konkret memperkuat kemitraan ekonomi kedua negara. (tb)

Berita Terbaru

Prabowo Kantongi Kerja Sama Rp370 Triliun dengan Jepang

NEWSREAL.ID, TOKYO- Presiden Prabowo Subianto menandatangani kerja sama ekonomi senillai 22 miliar dollar AS atau sekitar Rp370 triliun dengan Jepang dalam kunjungan resminya ke Tokyo,...

Sekjen Baru Kemenkeu Ditantang Tutup Kebocoran Negara

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penunjukan Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dinilai bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Di tengah tekanan global, ia langsung dihadapkan...

Bulog Gandeng BRIN, Stok Beras Dipoles Teknologi Biar Tahan Lama dan Bebas Kutu

NEWSRAL.ID, JAKARTA– Perum Bulog resmi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat pengelolaan stok cadangan beras pemerintah (CBP). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas...

Digugat ke PTUN, Mendag: Deal Dagang RI-AS Belum Diratifikasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) belum memasuki tahap...

Airlangga: Kebijakan WFH Segera Diumumkan, Berlaku Setiap Jumat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) sebelum akhir Maret 2026. Airlangga...

Bahlil: Evakuasi 2 Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz Masih Sulit

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui proses evakuasi dua kapal tanker milik PT Pertamina (Persero) dari Selat Hormuz masih menghadapi kendala serius di tengah...

Bahlil Pastikan Stok Solar Aman, Indonesia Stop Impor Sejak 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam kondisi aman dan terkendali. Menteri...

Aduan THR Membludak, Kemnaker Minta Pengawas Turun Tangan Cepat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tingginya laporan soal tunjangan hari raya (THR) bikin pemerintah nggak tinggal diam. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan setiap aduan pekerja langsung diproses, bukan sekadar...

Resmi Dilantik! Ini 7 Wajah Baru Pengisi Kursi Dewan Komisioner OJK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak tujuh anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dilantik usai mengucapkan sumpah jabatan di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA), Rabu (25/3/2026)....

WFH Tinggal Diumumkan, Menkeu: Keputusan Sudah Final!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan work from home (WFH) telah diputuskan oleh pemerintah dan akan segera diumumkan dalam waktu...

Garuda Indonesia Tekor Rp5,4 Triliun Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Maskapai pelat merah Garuda Indonesia kembali mencatat kinerja keuangan negatif sepanjang 2025. Perusahaan membukukan rugi bersih sebesar 319,39 juta dollar AS atau setara...

BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih Bertahan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak luas ke kawasan Asia Tenggara. Sejumlah negara kompak menaikkan harga bahan bakar...