
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok dan Phnom Penh mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Thailand dan Kamboja untuk mencermati kondisi keamanan menyusul eskalasi konflik militer di perbatasan kedua negara.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul terjadinya bentrokan bersenjata antara pasukan Thailand dan Kamboja di wilayah sengketa, yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, termasuk dari kalangan warga sipil.
KBRI Bangkok meminta WNI di Thailand untuk mengikuti perkembangan dari sumber resmi dan menaati arahan pemerintah setempat. WNI juga diminta meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, dan menghindari perjalanan ke area perbatasan.
“Cermati perkembangan kondisi keamanan dari sumber-sumber resmi dan ikuti instruksi pemerintah setempat,” tulis KBRI Bangkok melalui akun Instagram resmi @indonesiainbangkok, Kamis (24/7).
Bagi WNI yang tinggal di Thailand lebih dari enam bulan, KBRI menganjurkan untuk melaporkan diri melalui portal Peduli WNI di www.peduliwni.kemlu.go.id untuk mempermudah komunikasi dalam keadaan darurat.
WNI yang memerlukan bantuan darurat dapat menghubungi hotline Konsuler KBRI Bangkok di nomor +66 92-903-1103.
Batasi Perjalanan
Kedutaan Besar RI di Phnom Penh juga mengeluarkan pernyataan serupa. Melalui unggahan di akun @indonesiainphnompenh, KBRI meminta WNI di Kamboja untuk menghindari atau membatasi perjalanan ke Provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear, yang terdampak langsung konflik.
“WNI diminta tetap tenang, waspada, tidak panik, dan mengikuti perkembangan situasi dari sumber-sumber resmi,” tulis KBRI Phnom Penh.
Untuk keperluan darurat, WNI di Kamboja dapat menghubungi KBRI Phnom Penh melalui hotline di nomor +855 12 813 282 atau +855 61 844 661 untuk layanan kekonsuleran.
KBRI Phnom Penh juga mendorong WNI agar segera mengisi laporan diri di portal Peduli WNI agar data tervalidasi dan komunikasi dapat dilakukan dengan cepat bila terjadi keadaan darurat.
Eskalasi kekerasan antara Thailand dan Kamboja pecah pada Kamis (24/7), dipicu bentrokan senjata di zona sengketa perbatasan. Kedua belah pihak melaporkan korban jiwa dan luka-luka.
Menurut media lokal The Nation, pemerintah Thailand telah mengevakuasi penduduk di empat provinsi yang berbatasan langsung dengan Kamboja.
Sumber ketegangan berasal dari sengketa perbatasan di zona netral yang belum terselesaikan, sesuai Nota Kesepahaman tentang Survei dan Demarkasi Batas Darat. Ketegangan pertama kali memuncak pada 28 Mei lalu, saat bentrokan terjadi antara tentara kedua negara.
Sejak itu, Thailand telah memperketat keamanan di titik perlintasan perbatasan, memperpendek jam operasional, dan menempatkan area tersebut di bawah pengawasan militer penuh. (ct)
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...
Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...
Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied
NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...
Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel
NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...
Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak
NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...
AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...
Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan
NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...
Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

