Internasional

Banjir Maut di Pakistan: 670 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang

Tim Redaksi, Admin
Senin, 18 Agustus 2025 23:03 WIB
Banjir Maut di Pakistan: 670 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang
NEWSREAL.ID - JEMBATAN DARURAT: Warga melintas di jembatan darurat yang terbuat dari bambu dan papan kayu di atas air hujan yang mengalir dari pegunungan melintasi area yang rusak, menyusul badai yang menyebabkan hujan lebat dan banjir di Bayshonai Kalay, Distrik Buner, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, Senin, (18/8). (Foto: Reuters)

NEWSREAL.ID, KARACHI- Duka mendalam kembali menyelimuti Pakistan. Banjir besar yang melanda provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan wilayah sekitarnya menelan korban jiwa hingga 670 orang. Tak hanya itu, setidaknya 200 warga masih dilaporkan hilang dan dikhawatirkan jumlah korban terus bertambah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NDMA) Pakistan, Letjen Inam Haider, dalam konferensi pers di Islamabad, Senin (18/8), menyebut lebih dari 1.000 orang mengalami luka akibat hujan deras dan banjir yang melanda sejak akhir Juni lalu.

“Upaya pemulihan terus dilakukan, termasuk pembersihan jalan dan pemulihan aliran listrik di distrik-distrik terdampak,” ujarnya.

Hujan deras sejak Jumat (15/8) memperparah kondisi, terutama di Peshawar, Swabi, dan Noshehra. Banjir juga mengancam distrik lain seperti Buner, Swat, Shangla, dan Mansehra. Di provinsi Balochistan, dua anak perempuan dilaporkan tewas akibat derasnya hujan di distrik Harnai.

Paling Terdampak

Faraz Mughal, juru bicara pemerintah Khyber Pakhtunkhwa, menyampaikan bahwa 200 orang yang hilang kebanyakan berasal dari distrik Buner, wilayah yang paling parah terdampak dengan total 220 korban jiwa sejak Jumat.

“Situasinya sangat menakutkan. Yang tersisa hanya puing-puing dan bongkahan batu besar yang dihanyutkan banjir,” kata Fazal Maabood, pejabat Yayasan Al-Khidmat, salah satu lembaga penyelamat terbesar di Pakistan.

Ia menambahkan, medan pegunungan dan curah hujan yang masih tinggi membuat tim penyelamat kesulitan menjangkau lokasi terdampak. Banyak korban hilang diduga tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang.

Sejumlah lembaga bantuan, termasuk NDMA dan Yayasan Al-Khidmat, telah menyalurkan logistik ke daerah bencana. Meski begitu, keterbatasan akses membuat distribusi bantuan dan evakuasi korban berjalan lambat.

Dengan musim hujan yang masih berlangsung, pemerintah Pakistan memperingatkan bahwa risiko banjir susulan masih tinggi. Warga diminta tetap waspada dan mematuhi arahan tim penyelamat di lapangan. (tb)

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment