Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Prabowo Wajibkan Semua Dapur MBG Pakai Test Kit

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 29 September 2025 19:20 WIB
Prabowo Wajibkan Semua Dapur MBG Pakai Test Kit
NEWSREAL.ID - SIAPKAN MBG: Sejumlah pekerja tengah menyiapkan sajian makan bergizi gratis (MBG) di salah satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar seluruh dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG) wajib memiliki alat uji makanan (test kit) sebelum makanan dibagikan ke sekolah-sekolah, balita, dan ibu hamil.

Langkah ini ditempuh setelah muncul puluhan kasus keracunan massal yang menimpa ribuan penerima program MBG sepanjang 2025.

“Semua dapur MBG harus punya test kit. Sebelum distribusi, makanan diuji dulu. Ini bagian dari SOP yang wajib dipatuhi agar kasus keracunan tidak terulang,” tegas Prabowo dalam pidatonya di Jakarta, Senin (29/9).

Baca : DPR Semprot Kepala BGN: Jangan Anggap Korban Keracunan MBG Cuma Angka

Menurut Prabowo, prosedur ini menjadi bagian dari upaya menertibkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang selama ini mengelola dapur MBG. Selain penggunaan test kit, dapur juga diwajibkan menggunakan peralatan modern untuk menjaga kebersihan serta membunuh bakteri pada makanan.

Program MBG yang diluncurkan sejak 6 Januari 2025 kini telah menjangkau 30 juta penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, hingga ibu hamil. Namun, Prabowo menekankan target sesungguhnya masih jauh lebih besar, yakni 82,9 juta penerima hingga akhir 2025.

“Kita boleh bangga dengan capaian 30 juta, tetapi saya masih sedih karena masih ada 50 juta lebih anak-anak dan ibu hamil yang menunggu. Kita tidak bisa paksakan terlalu cepat, karena justru bisa timbul lebih banyak penyimpangan,” ujarnya.

Pelanggaran SOP

Pernyataan Prabowo merujuk pada pelanggaran SOP di sejumlah daerah yang memicu 70 insiden keamanan pangan dari Januari–September 2025. Data Badan Gizi Nasional menyebut total 5.914 penerima MBG terdampak, sebagian besar akibat makanan yang tercemar bakteri berbahaya.

Rinciannya, sembilan kasus terjadi di wilayah I (Sumatera) dengan 1.307 korban; 41 kasus di wilayah II (Jawa) dengan 3.610 korban; serta 20 kasus di wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara) dengan 997 korban.

Bakteri yang ditemukan dalam kasus keracunan tersebut antara lain E-coli pada air, nasi, tahu, dan ayam; Staphylococcus aureus pada tempe dan bakso; Salmonella pada ayam, telur, dan sayur; Bacillus cereus pada mie; serta sejumlah bakteri lain seperti coliform, klebsiella, dan proteus dari air terkontaminasi.

Prabowo menegaskan, standar baru dengan test kit dan SOP ketat ini wajib ditaati oleh seluruh dapur MBG di Indonesia. “Ketika SOP dilanggar, dampaknya bisa ribuan korban. Maka pencegahan harus jadi prioritas. Dengan disiplin, kita bisa pastikan program ini benar-benar menyehatkan bangsa,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG

NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...

Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...

Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...

Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

Puncak Mudik Via Laut Tembus 28 Ribu Penumpang, Pelni Lampaui Target

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Lonjakan pemudik via jalur laut mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), dengan jumlah penumpang kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menembus lebih dari 28...

Diserbu Pemudik! 730 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes Terjual

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Minat masyarakat untuk mudik naik kereta api melonjak tajam. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 734.293 tiket KA jarak...

BGN Gandeng Kejagung Awasi Program MBG

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menggandeng Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk memperkuat pengawasan penggunaan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini tersebar di...

Istana Ingatkan Pejabat Tak Berlebihan Gelar Open House

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi mengimbau seluruh instansi negara untuk menahan diri dalam menggelar acara open house maupun halal bihalal pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Menteri...

Prabowo Pertahankan Keanggotaan RI di Board of Peace

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan alasan Indonesia tetap mempertahankan keanggotaannya dalam Board of Peace (BoP) adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara....

Prabowo Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi Motor Ekonomi Rakyat

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam mendorong...

Mendagri Targetkan Tak Ada Lagi Pengungsi Tenda Saat Lebaran di Aceh

NEWSREAL.ID, BADA ACEH- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menargetkan tidak ada lagi warga terdampak bencana yang tinggal di tenda pengungsian saat Lebaran IdulFitri...

Leave a comment