Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Titiek Soeharto Desak Bapanas Segera Salurkan Stok Beras Bulog 3,9 Juta Ton

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 4 September 2025 22:30 WIB
Titiek Soeharto Desak Bapanas Segera Salurkan Stok Beras Bulog 3,9 Juta Ton
NEWSREAL.ID - KUNKER KOMISI IV: Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto (kiri) melakukan kunjungan kerja bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Gudang Bulog Siron, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, beberapa waktu lalu. (Foto: Bapanas)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyoroti keras Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi terkait tumpukan beras Bulog yang tak kunjung mengalir ke pasar.

Ia menilai kebijakan pemerintah yang hanya menyimpan stok hingga terlihat “jumbo” justru berpotensi merugikan negara.Dalam rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Bapanas, Kamis (4/9), Titiek meminta Arief tidak hanya memberi masukan, tapi menggunakan kewenangan penuh sebagai pimpinan lembaga pangan untuk mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP) dari gudang Bulog.

“Saya sudah berulang kali, sejak Februari, mengingatkan bahwa stok beras di Bulog itu harus berputar. Jangan disimpan di gudang sampai lebih dari satu tahun,” tegas Titiek.

Rugikan Negara

Menurut perhitungannya, setiap 100 ribu ton beras yang terbuang akibat tidak disalurkan akan menyebabkan kerugian negara hingga Rp1,2 triliun. Karena itu, ia mendesak Bapanas segera menggelontorkan stok yang ada ke pasar agar harga beras tidak terus meroket.

“Jangan hanya bilang mengusulkan, Bapak punya wewenang untuk itu. Jadi, segera lakukan koordinasi supaya stok Bulog ini tidak ditimbun,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Arief hanyamenjawab, “Baik Bu, dilaksanakan.”

Bapanas sendiri mencatat, hingga 3 September 2025 cadangan beras Bulog mencapai 3,95 juta ton, terdiri dari 3,94 juta ton CBP dan 15 ribu ton stok komersial. Namun, distribusi beras ke pasar terbilang lambat. Data menunjukkan, penyaluran baru 0,7 juta ton per 12 Agustus 2025, atau yang terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Arief mengakui ada kendala di lapangan yang membuat aliran beras Bulog tidak optimal. Hal itu sejalan dengan laporan masyarakat dan keluhan DPR bahwa harga beras mahal akibat minimnya pasokan di pasaran.

“Yang kita dorong sekarang adalah percepatan penyaluran beras Bulog. Ini harus kita lakukan bersama-sama,” kata Arief. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment