Nasional

Wakil Kepala BGN Menangis, Minta Maaf Atas Ribuan Kasus Keracunan Program MBG

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 26 September 2025 19:37 WIB
Wakil Kepala BGN Menangis, Minta Maaf Atas Ribuan Kasus Keracunan Program MBG
NEWSREAL.ID - MENANGIS: Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang (tengah) menangis usai menyampaikan permohonan maaf atas banyaknya kasus keracunan yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah akibat mengonsumsi MBG, Jumat (26/9). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Air mata Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tumpah ketika menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kasus keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah.

“Dari hati saya yang terdalam, saya mohon maaf atas nama BGN, atas nama seluruh SPPG di Indonesia. Saya seorang ibu, melihat gambar anak-anak sakit membuat hati saya hancur,” ucap Nanik dengan suara bergetar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/9).

Ia menegaskan, kasus keracunan MBG tidak bisa dianggap sekadar angka statistik, melainkan menyangkut nyawa. “Satu anak pun sakit, itu sudah menjadi tanggung jawab kami. Kesalahan kami sebagai pelaksana harus diperbaiki secara total,” tegasnya.

Sebelum menangis, Nanik menyatakan BGN menerima penuh kesalahan atas insiden pangan tersebut. Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang. “BGN bertanggung jawab penuh atas kesalahan ini,” katanya.

Terus Meningkat

Kasus keracunan MBG terus meningkat dalam tiga pekan terakhir. Dua daerah, yakni Kabupaten Bandung Barat (Jawa Barat) dan Kabupaten Mamuju (Sulawesi Barat), bahkan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Data resmi BGN per 22 September mencatat sedikitnya 4.711 korban keracunan tersebar di seluruh Indonesia. Rinciannya, 1.281 orang di wilayah Sumatra, 2.606 di Jawa, serta 824 di Kalimantan, Bali, Sulawesi, NTT, Maluku, dan Papua.

Namun catatan dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) lebih tinggi. Per 21 September, JPPI menyebut jumlah korban mencapai 6.452 orang, dengan sebaran terbesar di Jawa Barat (2.012 orang), DI Yogyakarta (1.047), Jawa Tengah (722), Bengkulu (539), dan Sulawesi Tengah (446).

Jumlah tersebut kembali bertambah setelah temuan terbaru di Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat (26/9). Sebanyak 103 siswa di Kecamatan Ujungjaya dilaporkan keracunan setelah menyantap makanan MBG.

Dengan lonjakan kasus yang kian masif, BGN dituntut segera memperketat pengawasan kualitas makanan, sekaligus memperbaiki manajemen dapur umum MBG di lapangan. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment