Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Ribuan Lahan Tambang Ilegal Kembali Dikuasai Negara

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 7 Oktober 2025 12:38 WIB
Ribuan Lahan Tambang Ilegal Kembali Dikuasai Negara
NEWSREAL.ID - BARANG RAMPASAN: Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan aset Barang Rampasan Negara kepada PT Timah Tbk dalam perkara korupsi tata niaga komoditas timah. Acara penyerahan tersebut digelar di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (6/10). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gerak cepat Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) membuahkan hasil. Ribuan hektare kawasan hutan yang selama ini dikuasai tambang ilegal resmi direbut kembali oleh negara. Totalnya mencapai 5.209,29 hektare lahan yang tersebar di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

“Per 1 Oktober 2025, Satgas PKH telah berhasil melakukan penguasaan kembali terhadap kawasan hutan seluas 5.209,29 hektare atas 39 entitas perusahaan,” ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/10).

Tak berhenti di situ, Satgas PKH juga mengidentifikasi 5.342,58 hektare lahan lain yang masih beroperasi tanpa izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Temuan ini memperlihatkan masih adanya praktik tambang ilegal yang mengabaikan aturan pengelolaan lingkungan.

Baca : Lima Tambang Ilegal di Babel Diproses Hukum

Sawit Ilegal

Selain tambang, Satgas PKH juga menindak tegas lahan sawit ilegal di kawasan hutan. Dari hasil operasi mereka, total 3,4 juta hektare lahan berhasil dikuasai kembali. Dari jumlah itu, 1,5 juta hektare kebun sawit telah diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui empat tahap penyerahan.

Sementara sisanya, 1,8 juta hektare lahan, kini masih dalam proses verifikasi untuk diserahkan pada tahap berikutnya.

Baca : Lawan Mafia Timah, Prabowo Instruksikan Penertiban Tambang Ilegal di Babel

“Satgas PKH sedang melakukan verifikasi untuk penyerahan tahap selanjutnya kepada PT Agrinas Palma Nusantara,” jelas Burhanuddin.

Sebagai informasi, Satgas PKH dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan yang diteken langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Januari 2025.

Langkah tegas ini disebut jadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian hutan dan memberantas praktik ilegal yang merusak lingkungan dan menggerogoti aset negara. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment