Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

DPR Ingatkan Kemendikdasmen: Anggaran Pendidikan 2026 Harus Tepat Sasaran

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 16 September 2025 14:14 WIB
DPR Ingatkan Kemendikdasmen: Anggaran Pendidikan 2026 Harus Tepat Sasaran
NEWSREAL.ID - DEMO GURU: Ratusan guru swasta yang tergabung dalam Forum Guru Prioritas Swasta Jawa Tengah (Jateng) menggelar aksi damai menuntut kejelasan status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman DPRD Jateng, akhir Mei 2025 lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi X DPR RI menegaskan agar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) benar-benar mengawal pemanfaatan anggaran pendidikan tahun 2026.

Anggota Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih, menyoroti pentingnya anggaran diarahkan untuk kebutuhan mendesak, mulai dari kesejahteraan guru hingga bantuan pendidikan bagi siswa.

Menurut Fikri, pengawasan ketat perlu dilakukan meski penyaluran dana nantinya melalui Kementerian Keuangan. “Catatan-catatan yang diberikan itu supaya dikawal. Walaupun alokasinya tidak langsung ke Kemendikdasmen, tetap harus ada jaminan anggaran pendidikan digunakan tepat sasaran,” ujarnya di Jakarta, Selasa (16/9).

Dalam rapat kerja Komisi X DPR bersama Kemendikdasmen sehari sebelumnya, Fikri menekankan perlunya memperluas manfaat Program Indonesia Pintar (PIP), termasuk untuk jenjang PAUD dan TK.

Status Guru

Selain itu, ia mendesak pemerintah segera menuntaskan status ribuan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang sudah lulus seleksi, tetapi belum memperoleh Surat Keputusan (SK).

“Alokasi anggaran untuk mereka sudah tersedia, namun masih ada guru P3K yang belum mendapatkan SK. Ini hak mereka, jadi harus segera direalisasikan,” tegasnya.

Fikri juga menyoroti isu gaji guru honorer non-ASN. Saat ini mereka menerima sekitar Rp300 ribu per bulan, dan ada wacana dari Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkannya menjadi Rp500 ribu. Menurut Fikri, kebijakan itu patut diprioritaskan agar kesejahteraan guru meningkat seiring kebutuhan pendidikan yang kian besar.

Selain kesejahteraan guru, DPR juga menekankan perhatian pada infrastruktur pendidikan. Banyak laporan masuk mengenai sekolah-sekolah yang rusak hingga roboh. Politikus PKS asal daerah pemilihan Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes) itu menilai, janji Presiden untuk merampungkan revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dalam tiga tahun ke depan harus benar-benar diwujudkan.

“Sekolah ambruk masih banyak terjadi. Harapan kami, komitmen Presiden untuk membenahi sarana pendidikan bisa terealisasi dan terus dikawal bersama,” pungkasnya. (ct)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment