
KALIWUNGU- Permasalahan degradasi lahan pertanian di Desa Jeruk Giling, Kaliwungu Selatan, Kendal mendorong dilakukannya pendekatan kolaboratif antara masyarakat tani dengan tim akademisi dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip).
Melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, para petani diarahkan untuk beralih ke sistem pertanian organik berbasis pemanfaatan limbah ternak, sebagai upaya pemulihan kesuburan tanah dan peningkatan efisiensi ekonomi.
Karakteristik tanah yang keras pada musim kemarau dan lengket saat musim penghujan menjadi hambatan utama dalam proses pengolahan lahan. Menurut salah satu petani, Nazirul (42), upaya intensifikasi dengan peningkatan dosis pupuk kimia (urea dan poska) tidak menunjukkan hasil signifikan terhadap peningkatan produktivitas lahan.
Merespons kondisi tersebut, tim dosen dari Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan (INP) FPP Undip melaksanakan kegiatan rembug tani di Balai Desa Jeruk Giling. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat umum. Dengan tujuan memberikan solusi aplikatif terkait permasalahan yang terjadi.
Koordinator Laboratorium INP, Dr Ir Mulyono, MSi menyampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen akademik universitas untuk menghadirkan teknologi tepat guna yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh masyarakat.
“Kehadiran Undip di tengah masyarakat diharapkan memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung transformasi pertanian menuju sistem yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua Tim Pengabdian, Dr Ir Marry Christiyanto, MP, IPM menjelaskan, penyebab utama degradasi lahan pertanian adalah ketergantungan petani terhadap pupuk kimia sintetis.
“Secara tradisional, petani terbiasa menggunakan pupuk kandang sebagai sumber unsur hara organik. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, praktik tersebut bergeser ke penggunaan pupuk kimia yang berlebihan sehingga mengakibatkan penurunan kualitas tanah,” paparnya.
Sebagai solusi, tim pengabdian mendorong petani untuk melakukan diversifikasi praktik pertanian dengan memanfaatkan limbah peternakan, seperti kotoran dan urine kambing atau domba, menjadi pupuk organik padat dan cair melalui proses fermentasi.
Turunkan Ketergantungan
Pendekatan ini tidak hanya memperbaiki struktur tanah, tetapi juga menurunkan ketergantungan terhadap pupuk kimia komersial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Formulasi Ransum Ekonomis Guna Meningkatkan Produktivitas Domba di Desa Jeruk Giling, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin pertama, yaitu “Mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk dan di manapun.”
Anggota tim, Agung Subrata, SPt, MP menambahkan, peningkatan pendapatan petani-peternak dapat dicapai melalui dua pendekatan. Pertama, efisiensi pakan ternak dengan formulasi konsentrat mandiri, dan optimalisasi limbah ternak sebagai sumber pupuk organik. “Dengan demikian, sistem pertanian dan peternakan dapat saling menopang dalam satu siklus produksi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Kepala Desa Jeruk Giling, Abdul Ghofur menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi akademik Tim Pengabdian Masyarakat FPP Undip yang dinilai mampu menjembatani kesenjangan antara ilmu pengetahuan dan praktik pertanian di lapangan.
“Kami berharap kegiatan ini berlanjut hingga tahap pelatihan teknis pembuatan pupuk organik, agar masyarakat dapat memproduksi sendiri dan memperoleh nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Rukun, Mukhamad Ali Maksum juga menekankan pentingnya tindak lanjut program pendampingan. Menurutnya, pelatihan berbasis praktik langsung akan mempercepat adopsi teknologi oleh masyarakat.
Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, Desa Jeruk Giling kini mulai mengimplementasikan paradigma baru pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan, berorientasi pada efisiensi sumber daya, dan mendukung tercapainya pertanian berkelanjutan di tingkat lokal. (tb)
Prabowo Minta Kampus Gerak Cepat Cari Cara Hemat BBM, Target Rampung April
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi segera menyusun kajian cepat untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah tingginya harga energi global....
Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri, Kebut Pengembangan PLTSa
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melibatkan perguruan tinggi dan sektor industri dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) berbasis kajian ilmiah...
Resmi! Puasa Mulai 19 Februari, Tarawih Digelar Rabu Malam
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diumumkan Kementerian Agama usai menggelar Sidang Isbat...
Undip Dampingi Peternak Kadirejo Dorong Produktivitas Ternak
PABELAN- Upaya meningkatkan kesejahteraan petani-peternak terus digencarkan. Baru-baru ini sejumlah dosen dari Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Balai Desa Desa Kadirejo,...
Prabowo Siap Bangun 10 Kampus Baru 2026
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 10 universitas baru pada tahun ini. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi besar memperkuat kualitas birokrasi sekaligus...
Mendiktisaintek: Kampus Harus Jadi Motor Pemajuan Kebudayaan Indonesia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga sekaligus mengembangkan kebudayaan nasional. Pandangan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian...
Kemdiktisaintek Genjot Hilirisasi Sepanjang 2025
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah terus mendorong agar hasil riset tidak berhenti di laporan atau jurnal. Sepanjang tahun anggaran 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek)...
Mutu Riset Jadi Kunci Kampus Indonesia Tembus Peringkat Dunia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas serta dampak penelitian perguruan tinggi di Indonesia menjadi faktor kunci dalam...
Undip Gandeng King’s College London dan Puskesmas Rowosari Kuatkan Psikoedukasi Pasien Diabetes
NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pendekatan pengelolaan diabetes kini tak lagi hanya berfokus pada aspek medis semata. Dukungan psikologis dan kemampuan merawat diri menjadi kunci penting dalam meningkatkan...
Kemenag Buka Beasiswa S2 Gelar Ganda Indonesia-Australia
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesempatan studi lanjut ke luar negeri kembali dibuka bagi insan pendidikan keagamaan. Kementerian Agama resmi meluncurkan pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree yang menggabungkan...
Gandeng Kampus Top Inggris, RI Siap Bangun Universitas STEM dan Kedokteran
NEWSREAL.ID, LONDON- Presiden RI Prabowo Subianto menjajaki penguatan kerja sama pendidikan dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris Raya. Salah satu rencana besarnya adalah pembangunan kampus kedokteran...
Istana Ungkap Isi Diskusi Prabowo dengan 1.200 Akademisi
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Istana Kepresidenan mengungkap sejumlah topik strategis yang dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama sekitar 1.200 akademisi dalam forum diskusi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis...

