Hukum Kriminal

Hampir 2 Ribu Napi Risiko Tinggi Digeser ke Nusakambangan

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 28 Desember 2025 14:34 WIB
Hampir 2 Ribu Napi Risiko Tinggi Digeser ke Nusakambangan
NEWSREAL.ID - PEMIDNAHAN NARAPIDANA: Sepanjang 2025 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan hampir dua ribu warga binaan risiko tinggi dari berbagai wilayah ke Lapas Nusakambangan, Jateng. (Foto: Ditjenpas)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mencatat sebanyak 1.882 narapidana berisiko tinggi dari berbagai daerah di Indonesia telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan dengan pengamanan maksimum dan super maksimum di Nusakambangan, Jawa Tengah, hingga akhir 2025.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan pemindahan tersebut merupakan langkah strategis untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lapas dan rumah tahanan (rutan).

Baca juga: 41 Napi “Kelas Berat” Asal Jakarta Dipindah ke Nusakambangan

“Sampai menjelang tutup tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk kami pindahkan ke Nusakambangan. Kami berharap langkah ini berdampak besar pada peningkatan keamanan dan ketertiban, khususnya mewujudkan lapas zero narkotika dan handphone,” ujar Mashudi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, (28/12/2025).

Ia menegaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto terkait pengetatan pengawasan terhadap warga binaan berisiko tinggi.

Pembinaan Perilaku

Selain aspek keamanan, Mashudi menyebut pemindahan ke Nusakambangan juga bertujuan untuk pembinaan perilaku. Harapannya, para narapidana dapat menyadari kesalahan dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik sebelum kembali ke masyarakat.

Pemindahan terbaru dilakukan pada Sabtu (27/12/2025). Sebanyak 130 narapidana risiko tinggi dari wilayah Jambi, Riau, dan Banten dipindahkan ke sejumlah lapas di Nusakambangan.

Baca juga: 100 Napi Risiko Tinggi dari Sumut Dipindahkan ke Nusakambangan

Rinciannya, lima orang ditempatkan di Lapas Batu, 31 orang di Lapas Karanganyar, 17 orang di Lapas Besi, 30 orang di Lapas Gladakan, 17 orang di Lapas Narkotika, serta 30 orang lainnya di Lapas Ngaseman.

Kepala Lapas Batu yang juga Koordinator Wilayah Nusakambangan, Irfan, mengatakan proses pemindahan mendapat pengawalan ketat dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, petugas Kanwil Ditjenpas di daerah asal, serta kepolisian. “Seluruh proses penerimaan dilakukan sesuai SOP, termasuk pemeriksaan kesehatan dan administrasi,” ujar Irfan. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....