Hukum Kriminal

100 Napi Risiko Tinggi dari Sumut Dipindahkan ke Nusakambangan

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 15 Juni 2025 16:28 WIB
100 Napi Risiko Tinggi dari Sumut Dipindahkan ke Nusakambangan
NEWSREAL.ID - NAPI RISIKO TINGGI: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan 100 narapidana berisiko tinggi asal wilayah Sumatera Utara ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (14/6). (Foto: HO-Ditjenpas)

NEWSREAL, JAKARTA — Sebanyak 100 narapidana berisiko tinggi dari Sumatera Utara (Sumut) dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan tingkat pengamanan super maksimum di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Pemindahan dilakukan pada Sabtu (14/6) oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan, Rika Aprianti, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program akselerasi Menteri Imipas Agus Andrianto, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba di dalam lapas dan rumah tahanan (rutan).

“Selama kepemimpinan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, sekitar 1.000 warga binaan telah dipindahkan ke lapas berkeamanan tinggi,” ujar Rika dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (15/6).

Rika menjelaskan, narapidana yang dipindahkan merupakan pelaku kejahatan yang dinilai berisiko tinggi, terutama karena terlibat dalam jaringan peredaran narkoba dan penyalahgunaan alat komunikasi seperti telepon genggam di dalam lapas.

“Ini bukan sekadar pemindahan fisik. Kami ingin memberikan pengamanan yang lebih ketat sekaligus pembinaan yang tepat agar para napi bisa berubah menjadi lebih baik,” jelasnya.

Pengaruh Negatif

Ia menegaskan, pemindahan ini juga menjadi bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan, yakni mendorong narapidana untuk menyadari kesalahan mereka, tidak mengulanginya, serta tidak menimbulkan pengaruh negatif di lingkungan lapas.

“Zero narkoba dan zero handphone adalah harga mati. Itu sudah berulang kali ditegaskan oleh Menteri Imipas,” tegas Rika.

Proses pemindahan 100 napi ini melibatkan pengamanan ketat oleh 200 personel gabungan dari Ditjenpas, Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut, Lapas-lapas terkait, serta Satuan Brimob Polda Sumut. Seluruh narapidana yang dipindahkan telah melalui proses penyelidikan, penyidikan, dan asesmen sesuai prosedur standar operasional (SOP).

Sebelumnya, pada 30 Mei lalu, Ditjenpas juga memindahkan 100 napi risiko tinggi dari wilayah Riau ke Nusakambangan dengan alasan serupa—yakni keterlibatan dalam peredaran narkoba dan penggunaan perangkat ilegal di dalam lapas. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment