Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 28 Desember 2025 14:23 WIB
Thailand dan Kamboja Sepakat Gencatan Senjata
NEWSREAL.ID - GENCATAN SENJATA: Menteri Pertahanan Kamboja Tea Seiha (kiri) dan Menteri Pertahanan Thailand Nattaphon Narkphanit memegang dokumen perjanjian gencatan senjata selama pertemuan khusus Komite Perbatasan Umum di pos pemeriksaan perbatasan di provinsi Chanthaburi, Thailand, Sabtu (27/12/2025). (Foto: AFP)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Thailand dan Kamboja sepakat melakukan gencatan senjata, Sabtu (27/12). Dalam pernyataan bersama, dua negara setuju menghentikan pertempuran yang telah berlangsung berminggu-minggu itu mulai pukul 12.00 siang waktu setempat.

“Kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata setelah penandatanganan pernyataan bersama ini, yang berlaku mulai pukul 12.00 siang pada tanggal 27 Desember 2025,” demikian bunyi pernyataan yang diteken oleh menteri pertahanan kedua negara dilansir dari AFP.

Baca juga: Kamboja Mudur dari SEA Games 2025

Gencatan senjata ini berlaku untuk semua jenis senjata, serta serangan terhadap warga sipil, objek dan infrastruktur sipil, dan target militer dari kedua belah pihak di semua wilayah dan dalam semua kondisi.

Kedua belah pihak juga sepakat untuk membekukan semua pergerakan pasukan serta mengizinkan warga sipil di daerah perbatasan kembali pulang. Lebih lanjut, kedua negara Asia Tenggara juga setuju untuk bekerja sama membersihkan ranjau dan memerangi kejahatan siber.

Pertemuan Darurat

Gencatan senjata ini tercapai setelah Thailand dan Kamboja menggelar pembicaraan selama tiga hari, menyusul pertemuan darurat para menteri luar negeri ASEAN pada 22 Desember 2025.

ASEAN telah mendesak dua negara anggota itu duduk bersama guna menghentikan perang. Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok juga ikut turun tangan mendamaikan kedua negara.

Baca juga: Thailand Siap Bersihkan Ranjau di Perbatasan, Minta ASEAN Jadi Saksi Netral

Thailand dan Kamboja kembali berperang sejak 8 Desember pasca Bangkok mengeklaim tentaranya tewas dalam baku tembak di perbatasan. Kedua negara saling menuding soal siapa yang memulai serangan lebih dulu. Berdasarkan data resmi, sedikitnya 47 orang tewas dan lebih dari satu juta orang mengungsi imbas pertempuran selama tiga minggu ini.  (tb)

Berita Terbaru

Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...

Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

Israel Tutup Al-Aqsa Saat Idulfitri, Umat Muslim Dilarang Shalat Ied

NEWSREAL.ID, YERUSALEM– Otoritas Israel dilaporkan melarang umat Islam menunaikan salat Id di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, dengan alasan keamanan di tengah konflik regional. Sejumlah sumber...

Iran Minta Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, ISTANBUL– Iran mendesak negara-negara di kawasan untuk tidak memberikan akses wilayah maupun fasilitas militer bagi Amerika Serikat dan Israel dalam melancarkan serangan. Juru bicara...

Rudal Iran Hujani Israel, Kilang Minyak Haifa Terdampak

NEWSREAL.ID, HAIFA– Serangan rudal bertubi-tubi dari Iran ke Israel terus berlanjut. Salah satu dampaknya, kilang minyak Bazan di Haifa dilaporkan mengalami kerusakan akibat pecahan proyektil...

AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah, Iran Santai: “Belajar dari Kekalahan di Vietnam”

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan memanas setelah Amerika Serikat mengerahkan ribuan personel militernya ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini memicu spekulasi soal potensi operasi lanjutan, termasuk upaya...

Bos Kontraterorisme AS Mundur, Sebut Serangan ke Iran Dipicu Informasi Menyesatkan

NEWSREAL.ID, WASHINGTON– Pejabat tinggi kontraterorisme Amerika Serikat, Joe Kent, resmi mengundurkan diri di tengah memanasnya konflik dengan Iran. Dalam surat pengunduran dirinya, ia mengklaim serangan...

Iran Gempur Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Drone Hantam Hanggar Pesawat

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-57 Operasi “Janji Sejati 4” dengan menyasar target strategis milik Amerika Serikat...

Iran Ancam Serang Perusahaan AS di Timur Tengah, Konflik Makin Memanas

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam akan menyerang perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Timur Tengah. Melalui pernyataan resmi di Sepah...

Eropa Kompak Tolak Ajakan AS Kirim Pasukan ke Selat Hormuz

NEWSREAL.ID, BRUSSELS- Negara-negara Eropa menolak seruan Amerika Serikat untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik dengan Iran. Kepala Kebijakan Luar Negeri...

Luka Usai Serangan AS-Israel, Putin Disebut Kirim Pesawat Militer Bawa Mojtaba Khamenei ke Moskow

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, disebut diam-diam diterbangkan ke Rusia menggunakan pesawat militer setelah mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan...

Stok Pencegat Rudal Israel Menipis Dihantam Serangan Iran, Tel Aviv Minta Bantuan AS

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Perang Iran-Israel memasuki fase yang makin panas. Di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan, Israel dilaporkan mulai kehabisan persediaan pencegat rudal dan...