Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Aneksasi AS Memanas, Sekutu Eropa Bahas Pasukan NATO di Greenland

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 11 Januari 2026 21:26 WIB
Aneksasi AS Memanas, Sekutu Eropa Bahas Pasukan NATO di Greenland
NEWSREAL.ID - KAYA SUMBER DAYA ALAM: Greenland, pulau terbesar di Bumi yang memiliki beberapa cadangan sumber daya alam terkaya di dunia, salah satunya litium dan unsur tanah jarang (REE) yang penting untuk teknologi ramah lingkungan. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MOSKOW– Kekhawatiran Eropa terhadap wacana aneksasi Greenland oleh Amerika Serikat mendorong pembahasan serius di internal NATO.

Inggris dilaporkan membuka komunikasi dengan sejumlah sekutu Eropa untuk membicarakan kemungkinan penempatan pasukan aliansi di pulau strategis tersebut.

Harian The Telegraph melaporkan bahwa pejabat Inggris telah menggelar pertemuan dengan mitra dari Prancis dan Jerman guna membahas langkah awal rencana tersebut. London disebut tengah mempertimbangkan berbagai opsi, mulai dari pengerahan personel militer hingga pengiriman kapal perang dan pesawat ke kawasan Arktik.

Alasan utama yang dikemukakan adalah meningkatnya kekhawatiran keamanan, khususnya terkait aktivitas Rusia dan Tiongkok di kawasan tersebut. Negara-negara Eropa berharap kehadiran NATO yang lebih kuat dapat meredam ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sekaligus meyakinkan Washington bahwa penguasaan Greenland bukanlah keharusan demi kepentingan pertahanan AS.

Laporan ini muncul di tengah isu yang lebih sensasional, setelah Daily Mail menyebut Trump telah memerintahkan para komandan pasukan operasi khusus AS untuk menyiapkan rencana invasi ke Greenland. Penasihat kebijakan Trump, Stephen Miller, disebut-sebut sebagai salah satu pendukung utama gagasan tersebut.

Pekan lalu, Trump kembali memicu kontroversi dengan pernyataannya kepada majalah The Atlantic. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat “mutlak” membutuhkan Greenland, dengan alasan pulau tersebut “dikepung oleh kapal-kapal Rusia dan Tiongkok”.

Reaksi Keras

Pernyataan itu langsung menuai reaksi keras dari Denmark, negara yang hingga kini memegang kedaulatan atas Greenland. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen secara terbuka mendesak Trump untuk menghentikan ancaman aneksasi terhadap wilayah otonom tersebut.

Meski memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, kebijakan luar negeri dan pertahanan Greenland masih berada di bawah kendali Kopenhagen.

Sebagai pulau terbesar di dunia, Greenland memiliki posisi strategis di kawasan Arktik dan menyimpan kekayaan sumber daya alam yang besar. Faktor inilah yang membuat wilayah tersebut kerap menjadi titik panas dalam persaingan geopolitik global.

Secara historis, Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953 dan tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark meski telah memperoleh status otonomi pada 2009. (tb)

Berita Terbaru

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Israel Dituding Terapkan Lebanon Selatan Seperti Gaza

OVIEDO, NEWSREAL.id – Kebijakan Israel dalam menerapkan strategi di Lebanon Selatan dikritik habis oleh Pemerintahan Spanyol. Jika hal itu terus dilakukan Israel tidak bisa mempertahankan...

Kloter Pertama Jamaah Haji Mendarat di Madinah 22 April

*Manfaatkan Fast Track MADINAH,newsreal.id — Persiapan penyambutan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci memasuki tahap akhir. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh...

AS Cegat Kapal Iran Terobos Blokade di Teluk Oman

WASHINGTON, newsreal.id – Kapal dagang berbendera Iran bernama Touska dicegat oleh militer Amerika Serikat karena berusaha menerobos blokade angkatan laut AS di Teluk Oman, Minggu...

Nasib Dua kapal Pertamina Terkini, Kabar Terakhir Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

JAKARTA,newsreal.id – Dua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PT Pertamina...

Jalur Pelayaran Strategis Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Mentah Turun Tajam

JAKARTA,newsreal.id – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kembali dibuka untuk aktivitas komersial. Hal itu dikatakan Abbas Araghchi...

Blokade AS Aktif, Kapal Tanker Iran Diinformasikan Melenggang Teluk via Selat Hormuz

TEHERAN,newsreal.id – Meski dibawah sanksi ketat Amerika Serikat (AS) berupa blokade laut, tersiar informasi kapal-kapal tanker Iran bebas melenggang memasuki perairan Teluk melalui Selat Hormuz....

Ini Kabar Teranyar Nasib Dua Kapal Tanker RI Tertahan di Selat Hormuz

JAKARTA, newsreal.id– Upaya negosiasi tanpa pantang menyerah dan berani yang dilakukan diplomat-diplomat Indonesia untuk pembebasan dua kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz menunjukkan sinyal positip....

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...